Tp kalo duit sih ga ada sensornya, hehehe... From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Thursday, March 8, 2012 4:45 AM >Subject: [proletar] Rok Mini di Mata DPR > > > >Refl: Rupanya kalau wanita pakai rok mini membuat mata para anggota laki-laki >DPR bertergoda ajakan ke alam surga dunia. Bagaimana kalau disuruh laki-laki >anggota DPR memakai kacamata hitam, apakah bisa membantu menenangkan >konsentrasi pikiran. > >http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/07/303585/70/13/Rok-Mini-di-Mata-DPR > >Rok Mini di Mata DPR > >Rabu, 07 Maret 2012 00:00 WIB DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) punya nafsu besar >untuk memperbaiki citra mereka yang sudah terjun bebas ke titik nol. Saking >besarnya nafsu itu, DPR mampu melihat semut di seberang lautan sehingga gajah >di pelupuk mata mereka tidak terlihat atau pura-pura tidak terlihat. > >Lembaga tempat berkumpul para wakil rakyat itu kini getol mengatur dua hal, >yaitu peliputan wartawan dan rok mini. Mengenai peliputan wartawan, DPR bahkan >sudah rampung menyusun Rancangan Peraturan tentang Tata Tertib Peliputan Pers >pada Kegiatan Dewan Perwakilan Rakyat. > >Itulah instrumen DPR untuk membatasi ruang gerak wartawan yang selama ini >dinilai menonjolkan tabiat buruk dewan dalam pemberitaan. Aturan peliputan itu >menuai reaksi keras sehingga untuk sementara pemberlakuannya ditunda. > >Bukan hanya wartawan yang hendak diatur DPR, melainkan juga perihal berpakaian >staf anggota dewan. DPR membuat aturan baru, yaitu melarang staf anggota dewan >mengenakan rok mini. > >Argumentasi di balik aturan itu ialah banyaknya pemerkosaan karena banyak >perempuan mengenakan rok mini. Alasan yang dangkal, yang menimbulkan >pertanyaan bumerang, mengapa anggota DPR begitu sensitif terhadap rok mini >staf anggota dewan? Apakah dirty mind anggota DPR sudah begitu kotornya >sehingga bisa memerkosa gara-gara rok mini? > >Semua itu membuat DPR tampak kian konyol karena lebih sibuk mengurus rok mini >pegawai daripada memperbaiki integritas diri sendiri. Padahal, banyak benar >kelakuan buruk anggota DPR yang harus diperbaiki. > >Contohnya, DPR yang waras mestinya malu jika ruang rapat paripurna lebih >banyak diisi kursi kosong. Tidakkah lebih baik DPR melecut anggota DPR yang >malas daripada mengurus rok mini? > >Contoh lain, DPR mestinya introspeksi mengapa jumlah anggota dewan yang >digiring ke bui akibat korupsi meningkat dari tahun ke tahun. > >Contoh lain lagi, bisakah DPR mengakhiri tabiat buruk pelesir ke luar negeri >yang dibungkus studi banding? Saat ini Komisi III DPR sedang ke Prancis dan >Jerman dengan alasan studi banding mengenai lembaga pemberantasan korupsi >sejenis KPK di kedua negara itu. Hasilnya akan dijadikan masukan untuk revisi >UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. > >KPK berharap studi banding itu bertujuan memperkuat kewenangan KPK, bukan >sebaliknya memereteli kewenangan KPK. > >Mengapa DPR sensitif terhadap rok mini orang, tetapi tidak menyadari bahwa >studi banding ke luar negeri itu hanya akal-akalan untuk menghambur-hamburkan >uang negara? > >Semua itu merupakan masalah-masalah 'gajah' di depan mata yang justru tak >terlihat. Yang tampak malah rok mini. > >Bangsa ini sangat membutuhkan lembaga perwakilan rakyat yang cerdas mencari >akar persoalan bangsa dan negara serta cerdas pula menawarkan alternatif >solusi. Bukan DPR yang sibuk mengurus rok mini. > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > >
[Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
