seharusnya ngomong aja ama si item, biar dia bisa ngibul lagi ngasih duit puluhan juta ke orang yang nggak dikenal.
hehehe.... --- In [email protected], "Sunny" <ambon@...> wrote: > > http://regional.kompas.com/read/2012/03/04/0531339/Sial.Rp.80.Juta.Hilang.Anak.pun.Tak.Jadi.PNS > > Sial! Rp 80 Juta Hilang, Anak pun Tak Jadi PNS > | Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Minggu, 4 Maret 2012 | 05:31 WIB > K24-11 Ilustrai pegawai negeri sipil > CIREBON, Kompas.com - Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa itu sepertinya > pantas disematkan kepada Subandi (56), warga Jalan Olahraga II, Kota Cirebon. > Subandi yang ingin anaknya jadi pegawai negeri sipil (PNS), rela mengeluarkan > uang Rp 80 juta dengan harapan anaknya benar-benar bisa menjadi PNS di > lingkungan Pemkab Cirebon. > > Sayang niat Subandi tak bisa terwujud. Anak kesayangannya tak kunjung menjadi > PNS dan uangnya sebesar Rp 80 juta pun hilang dibawa calo. > > Berdasarkan informasi, ketika akan ada penerimaan calon pegawai negeri sipil > (CPNS) di lingkungan Pemkab Cirebon, Oktober 2010, Subandi didekati seorang > pria yang mengaku bernama DM (49). Kepada Subandi, DM mengatakan bisa > membantu mewujudkan keinginannya menjadikan anak sebagai PNS. Subandi pun > tertarik, apalagi sejak lama, dia memang sudah punya niat menjadikan anaknya > sebagai PNS. > > Namun agar niatnya mulus, Subandi diminta menyerahkan uang senilai Rp 80 > juta. Menurut Subandi, DM mengatakan uang tersebut untuk mempermudah proses > perekrutan, sehingga anak Subandi pun langsung diterima sebagai CPNS. > > Pada 8 Oktober 2010, Subandi menyerahkan uang Rp 80 juta kepada DM. Mereka > bertemu di rumah makan Padang Kurnia Jaya, Jalan Kartini, Kota Cirebon. > > Namun setelah uang diserahkan dan anak Subandi ikut tes CPNS, ternyata anak > Subandi tidak masuk ke dalam daftar peserta yang lulus tes CPNS. Subandi pun > kecewa dan menanyakan hal itu kepada DM. Saat didesak, DM mengatakan agar > Subandi bersabar dulu. DM berkilah tes CPNS akan kembali digelar pada tahun > depan dan anak Subandi dijamin akan lulus CPNS. > > Ditunggu sampai Maret 2012, ternyata tak kunjung ada tes CPNS. Subandi pun > semakin curiga terhadap DM. Dia kembali menanyakan perihal nasib anaknya. > Namun DM kembali meminta Subandi bersabar. Sementara ditanya tentang uang Rp > 80 juta, DM mengatakan uang itu akan dipegang dulu olehnya, untuk kebutuhan > CPNS mendatang. > > Karena merasa telah ditipu, akhirnya Subandi memilih melaporkan DM ke Markas > Kepolisian Resor Cirebon Kota dengan tuduhan penipuan. Kini kasusnya pun > telah ditangani polisi. > > "Dia berjanji akan membantu saya, tapi nyatanya tidak. Anak saya tak jadi PNS > dan uang pun tak dikembalikan," kata Subandi saat melapor ke Markas > Kepolisian Resor Cirebon Kota, Jumat (2/3/2012). > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
