Sama jg dgn lu, lu percaya ke auloh tukang tipu, akhirnya lu akan kecele.
 
Dungu sih lu ini, tukang tipu aja lu percaya.
 

From: rezameutia <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Wednesday, March 7, 2012 7:13 AM
>Subject: [proletar] Re: Sial! Rp 80 Juta Hilang, Anak pun Tak Jadi PNS
>
>
>  
>seharusnya ngomong aja ama si item, biar dia bisa ngibul lagi ngasih duit 
>puluhan juta ke orang yang nggak dikenal.
>
>hehehe....
>
>--- In [email protected], "Sunny" <ambon@...> wrote:
>>
>> http://regional.kompas.com/read/2012/03/04/0531339/Sial.Rp.80.Juta.Hilang.Anak.pun.Tak.Jadi.PNS
>> 
>> Sial! Rp 80 Juta Hilang, Anak pun Tak Jadi PNS
>> | Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Minggu, 4 Maret 2012 | 05:31 WIB 
>> K24-11 Ilustrai pegawai negeri sipil 
>> CIREBON, Kompas.com - Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa itu sepertinya 
>> pantas disematkan kepada Subandi (56), warga Jalan Olahraga II, Kota 
>> Cirebon. Subandi yang ingin anaknya jadi pegawai negeri sipil (PNS), rela 
>> mengeluarkan uang Rp 80 juta dengan harapan anaknya benar-benar bisa menjadi 
>> PNS di lingkungan Pemkab Cirebon.
>> 
>> Sayang niat Subandi tak bisa terwujud. Anak kesayangannya tak kunjung 
>> menjadi PNS dan uangnya sebesar Rp 80 juta pun hilang dibawa calo.
>> 
>> Berdasarkan informasi, ketika akan ada penerimaan calon pegawai negeri sipil 
>> (CPNS) di lingkungan Pemkab Cirebon, Oktober 2010, Subandi didekati seorang 
>> pria yang mengaku bernama DM (49). Kepada Subandi, DM mengatakan bisa 
>> membantu mewujudkan keinginannya menjadikan anak sebagai PNS. Subandi pun 
>> tertarik, apalagi sejak lama, dia memang sudah punya niat menjadikan anaknya 
>> sebagai PNS.
>> 
>> Namun agar niatnya mulus, Subandi diminta menyerahkan uang senilai Rp 80 
>> juta. Menurut Subandi, DM mengatakan uang tersebut untuk mempermudah proses 
>> perekrutan, sehingga anak Subandi pun langsung diterima sebagai CPNS.
>> 
>> Pada 8 Oktober 2010, Subandi menyerahkan uang Rp 80 juta kepada DM. Mereka 
>> bertemu di rumah makan Padang Kurnia Jaya, Jalan Kartini, Kota Cirebon.
>> 
>> Namun setelah uang diserahkan dan anak Subandi ikut tes CPNS, ternyata anak 
>> Subandi tidak masuk ke dalam daftar peserta yang lulus tes CPNS. Subandi pun 
>> kecewa dan menanyakan hal itu kepada DM. Saat didesak, DM mengatakan agar 
>> Subandi bersabar dulu. DM berkilah tes CPNS akan kembali digelar pada tahun 
>> depan dan anak Subandi dijamin akan lulus CPNS.
>> 
>> Ditunggu sampai Maret 2012, ternyata tak kunjung ada tes CPNS. Subandi pun 
>> semakin curiga terhadap DM. Dia kembali menanyakan perihal nasib anaknya. 
>> Namun DM kembali meminta Subandi bersabar. Sementara ditanya tentang uang Rp 
>> 80 juta, DM mengatakan uang itu akan dipegang dulu olehnya, untuk kebutuhan 
>> CPNS mendatang.
>> 
>> Karena merasa telah ditipu, akhirnya Subandi memilih melaporkan DM ke Markas 
>> Kepolisian Resor Cirebon Kota dengan tuduhan penipuan. Kini kasusnya pun 
>> telah ditangani polisi.
>> 
>> "Dia berjanji akan membantu saya, tapi nyatanya tidak. Anak saya tak jadi 
>> PNS dan uang pun tak dikembalikan," kata Subandi saat melapor ke Markas 
>> Kepolisian Resor Cirebon Kota, Jumat (2/3/2012).
>> 
>> 
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke