--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: > > Apa ngeservis KPK di hotel itu termasuk ngebonsai KPK? > Â
Elu pernah juga "ngeservis bonsai nya" KPK di hotel, tem? Hehehe.... > > From: Sunny <ambon@...> > >To: Undisclosed-Recipient@... > >Sent: Friday, March 9, 2012 4:33 AM > >Subject: [proletar] Membonsai KPK > > > > > >Â > >http://www.mediaindonesia.com/read/2012/03/08/303834/70/13/Membonsai-KPK- > > > >Membonsai KPK > > > >Kamis, 08 Maret 2012 00:01 WIB > >PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia terus-menerus mendapat pukulan balik dari > >para koruptor. Seakan tidak pernah kehabisan amunisi, mereka menyusup dan > >merangsek dengan beragam cara dari berbagai penjuru untuk menghentikan > >perang melawan korupsi. > > > >Salah satu penyusupan paling baru ialah upaya memangkas kewenangan Komisi > >Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 > >tentang KPK. Dengan undang-undang hasil revisi, nantinya KPK digiring untuk > >lebih banyak melakukan pencegahan ketimbang penindakan. > >Celakanya, DPR sebagai pemilik mandat pembuat undang-undang sangat antusias > >menghela pengebirian kewenangan itu. > > > >Komisi III DPR yang diberi tugas menyiapkan revisi bahkan sampai mengirim > >puluhan anggota mereka untuk melakukan studi banding ke luar negeri. > >Sebanyak 10 anggota Komisi III yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III Aziz > >Syamsuddin telah bertolak ke Prancis, akhir pekan lalu. > > > >Menurut rencana, rombongan kedua yang juga berjumlah 10 orang, dipimpin > >Wakil Ketua Komisi III Tjatur Sapto Edy, akan ke Hong Kong atau Australia > >pada April. > > > >Mereka menutup mata akan fakta bahwa berbagai negara mengapresiasi kinerja > >KPK. Malaysia, Korea Selatan, Timor Leste, Thailand, Brunei, Afghanistan, > >Yaman, Pakistan, dan Bhutan bahkan mengadopsi Undang-Undang 30 Tahun 2002 > >tentang KPK yang hendak direvisi itu. > > > >Namun, apresiasi itu rupanya tidak menyurutkan nafsu Komisi III DPR merombak > >UU KPK dengan mengacu ke negara lain. Beberapa anggota DPR bahkan > >terang-terangan menuding penindakan korupsi oleh KPK, termasuk penindakan > >sejumlah anggota DPR, tidak lebih daripada sekadar pencitraan. > > > >Wajar bila kemudian mereka berteguh hati agar lembaga antikorupsi itu lebih > >banyak, atau bahkan hanya, mengurusi pencegahan. Mereka lalu menyebut > >segepok alasan, salah satunya penilaian bahwa KPK telah gagal mencegah > >karena terlalu fokus ke penindakan. > > > >Padahal, suasana kebatinan yang melingkupi pembentukan KPK pada 2003 itu > >ialah kondisi Indonesia yang sudah berada di jalur darurat korupsi. Karena > >itu, harus ada terapi kejut bagi para koruptor lewat penindakan yang cepat > >dari sebuah lembaga superbodi independen. > > > >Karena itu pula, menjadi sangat aneh dan tidak lucu bila khitah dasar kerja > >KPK lewat penindakan dibonsai menjadi berfokus ke pencegahan. Kalau sekadar > >pencegahan, buat apa repot-repot membentuk KPK? > > > >Bukankah fungsi itu cukup dimainkan inspektorat jenderal di tiap-tiap > >kementerian dan lembaga? Anggota dewan seperti tidak mau menengok sejarah > >bahwa selain KPK yang dibentuk pada 2003, terdapat enam lembaga > >pemberantasan korupsi yang sudah dibentuk di Republik ini sejak 1957. Itu > >pun korupsi masih merajalela. > > > >Dengan melihat kenyataan itu, tidak ada pilihan lain bahwa revisi UU KPK > >harus dikubur dalam-dalam. Justru yang harus dilakukan ialah memperkuat > >jaminan bahwa UU itu dapat dilaksanakan tanpa pandang bulu. > > > >Perang melawan korupsi tidak boleh berhenti. Karena itu, dibutuhkan daya > >tahan dan energi luar biasa untuk menjaganya > > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
