enak di bacanya, karena isinya informasi... thanks..
--- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: > > Bagi orang Indonesia yg sudah menjadi warganegara bukan Indonesia dan tidak > memiliki informasi Indonesia saat ini, maka akan selalu menganggap bahwa > Cina di Indonesia masih di diskriminasi dan kondisi Indonesia masih tidak > aman. > > Pandangan tsb memang tidak salah bila ybs tidak mau tahu berita berita > sederhana, dan lebih fokus ke berita berita politik, kriminal dan yg jelek > jelek melulu. > > Sekarang kita lihat dari kaca mata berbeda ( jangan dari kacamata orang > kampung di Indonesia, karena umumnya mereka terlalu lugu dan polos. ) > > Yg pertama di bidang seni, tahun lalu Java Jazz bisa mengundang Santana, > padahal Santana waktu itu tidak mau datang dengan sebab informasi yg di > dapat menyatakan bahwa Indonesia tidak aman, ketika dipastikan aman, > setengah ogah ogah an akhirnya ybs datang. > Ketika manggung Santana kaget dan terharu karena ternyata fans nya dari > beragam usia dan beragam etnis, sampai sampai Santana keceplosan ( ? ) > mengucapkan Thanks to Yesus, padahal yg datang menonton konsernya banyak yg > berjilbab. > > Kitaro biarpun sudah gaek mau hadir karena tahu bahwa Indonesia aman. > > Jason Beiber ( sorry utk penyanyi ini namanya aku tidak bisa menulis dengan > benar ) tiket di uber uber sampai sampai calo bisa menjual tiket seharga 500 > rb menjadi lebih dari 1 juta, padahal umumnya calo menjual tiket lebih murah > dari harga aslinya, > > Linkind Park group band kelas sangar bisa manggung, Java Jazz tahun ini > Stevie Wonder dengan tiket seharga 2 juta habis ludes, sampai sampai warga > Malaysia sengaja datang ( jangan di tanya dari Sumatra, Kalimantan dan pulau > lainnya ), Dave Kozz, penyanyi kocak be happy ( lupa namanya juga padahal > lagunya aku demen banget ). > > Dan yg akan datang Lady Gaga dengan peralatan tidak tanggung tanggung 3 > pesawat jumbo dan seperempat lapangan Gelora Bung Karno sudah dipastikan > menjadi tempat aksi panggungnya, padahal orang Kristen fanatik menyatakan > bahwa Lady Gaga jelmaan iblis. > Dan jangan kaget fans Lady Gaga sudah ngantri sejak jam 5 subuh utk membeli > tiketnya, aku sampai heran, wong suara Lady Gaga biasa biasa saja koq banyak > banget penggemarnya. > > Lenka penyanyi solo, dan jangan kaget hanya konser Kitaro yg tidak full > house, padahal aksi panggungnya jauh lebih baik dibandingkan dengan Santana > dimana Santana masih harus istirahat dan minum, sedang Kitaro full 2 Jam > nonstop tidak istirahat, sedang peralatannya tetap Taiko yg membutuhkan > tenaga terukur agar suara nya terdengar dengan baik ( Khusus tambur Jepang > yg dinamakan Taiko mirip dengan bedug di Mesjid/Mushola, yg membedakannya > pukulan ke Bedug nya membutuhkan keahlian khusus, tanpa belajar cukup lama > pemain Taiko suara yg terdengar akan menjadi sember ) > > Sebenarnya masih banyak lagi seniman yg datang ke Indonesia. > > Itu mengenai seniman asing yg datang ke Indonesia, bagaimana dengan seniman > Indonesia ?, jangan heran para anak muda cina tidak sedikit yg sudah > membentuk group band maupun kelompok penyanyi mengikuti trend dari Korea > Selatan, padahal Korea didalam membentuk kelompok tsb di support habis habis > an oleh pemerintah Korea, dengan cara mengirimkan banyak remaja ke manca > negara utk mempelajari budaya budaya setempat, setelah kembali di gabung dan > di set sedemikian rupa sehingga begitu go to International langsung masuk > kemancanegara mengalahkan seniman Jepang. > > Acara TV jangan ditanya, bila di media massa menulis pemancar TV palingan > TVRI, RCTI, SCTV, MNC, RCTI, Trans, Trans7, TV One ( yg ini khusus nyindir > pemerintah ), Metro, Global, sebenarnya masih ratusan lagi pemancar TV > daerah, sehingga peranan Radio saat ini sepertinya akan tersisihkan oleh TV > daerah, dimana khusus TV daerah umum nya dikuasai oleh kelompok Jawa groups, > ditambah Kompas Groups, belum lagi murni TV milik Pemda. > Mengapa bisa menjadi banyak pemancar TV, tidak lain berhubungan dengan > kondisi wilayah Indonesia utk nantinya dijadikan alat kampanye Presiden ( > siapa yg menguasai media tayang, maka dia yg akan menang, dan bukan berarti > Jawa Post maupun Metro TV akan mengusung jagoannya menjadi Capres, melainkan > dari slot iklanlah pointnya ) > > Dengan situasi dan kondisi demikian apakah Indonesia masih rawan ? > > Bila masih kurang, aku tambah lagi dengan program yg saat ini sedang nge > trend di mall mall kelas atas dan tengah...............Midnight > Sale........jangan kaget bila ada Midnight Sale pengunjung yg datang ke mall > jauh lebih ramai dibandingkan siang hari dihari libur, kendaraan seliweran > mencari parkiran, kelompok kelompok pembeli pating sliwer seperti ketakutan > kehabisan barang yg di incar nya, maklum ketika berlangsung Midnight Sale > harga discount sd 70 % dan pengumuan discount mulai dipajang kurang lebih > jam 11 an, bila melihat akan bingung sendiri karena banyak orang memegang > barang yg akan dibeli nya, begitu jreng langsung di comot dan lari ke kasir, > karena terlambat ngatri di kasih bisa lebih dari 1 jam antri. > Produk apa yg di discount ?, jelas kelas ber merk. > > Sepatu Crocs pun idem ditto begitu melakukan gebyar discount pembeli antri > panjang banget, karena ruangan didalam dibatasi pengunjungnya, yg antri ada > kursi berjejer ratus kursi, begitu ada perintah masuk maka 1 rombongan > kurang lebih 30 sd 50 orang bergegas masuk, seperti ketakutan barang habis. > > Jangan ditanya BB, ketika melaunching produk barunya, yg antri sudah siap > sejak subuh, sampai sampai ada yg pingsan bisa jadi karena kelaparan ogah > keluar dari antrian sedang perut kosong. > > Sepak bola ?......huehuehuehue yg namanya Bonek tetap saja berdatangan ke > stadion utk melihat gacoannya bertanding, dan bila dulu yg namanya bonek > penuh oleh pria, sekarang perempuanpun sudah mulai ikut aktif. > > Apakah dengan kondisi demikian orang Indonesia di perantauan yg tidak bisa > balik ( bisa karena sudah tidak memiliki kerabat semodel beruk arlnod ) > masih mengatakan Indonesia amburadul ?......... > > Jujur saja aku bingung dengan imigran Indonesia yg menjadi warganegara > amerika, para cina ini koq sedemikian sewotnya dengan Indonesia ?, dan > seperti berdoa agar Indonesia hancur lebur ? ( memang ada beberapa yg > memiliki pola pikir positif, seperti di millis komunitas tionghoa, mereka > tidak bisa mendapatkan informasi real yg terjadi di masyarakat, yg mereka > dengar dan baca selalu yg kacau balau melulu, sehingga ketika aku joint > mereka banyak yg gembira karena ternyata apa yg mereka dengar dan mereka > baca tidak seluruhnya benar, sampai sampai men japri aku agar selalu menulis > real nya Indonesia setiap waktu, dan kecewa ketika aku unsub karena kelakuan > di martha gendut n si beruk jongos marinir as arnold swansong ). > > Berbeda dengan imgran Indonesia yg tinggal di Europa, Australia, umumnya > mereka membaca dan mendengar dengan kritis, tidak main tuduh begitu saja. > > Kadang kepikiran apa para cina sialan yg di amerika sepertinya sudah kena > brainwash dollar, sehingga yg ada dibenaknya hanya in God we trust > dan.......................... God nyacuma dollarnya doangan. > > sur. > ps. > Oom Chan, mohon di posting di Gelora yah, biar si beruk semakin sewot :o)) > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
