Refl: Kalau sang menteri cuma harapkan tarif angkutan tidak tinggi, tetapi kalau seandainya tinggi, lantas apa yang mesti dilakukan selain rakya harus menerimo apa yang disajikan oleh rezim berkuasa SBY dan komplotannya.
http://www.antaranews.com/berita/302720/hatta-harapkan-kenaikan-tarif-angkutan-tidak-tinggi Hatta harapkan kenaikan tarif angkutan tidak tinggi Kamis, 22 Maret 2012 23:31 WIB | 1313 Views Hatta Rajasa (FOTO ANTARA) Video Terkait Buruh Lawan Kenaikan BBM Mahasiswa Tolak kenaikan BBM Jakarta (ANTARA News) - Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Kamis, mengharapkan kenaikan tarif angkutan umum tidak terlalu tinggi agar tidak merepotkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan transportasi publik ini. Untuk itu, ia menginginkan kenaikan tarif tidak setinggi yang diajukan Organisasi Angkutan Darat (Organda) sebesar 33 persen hingga 35 persen. "Mungkin bisa ditekan kebawah (tidak mencapai 35 persen), tapi kita juga menyadari mereka tidak cukup untuk `survive`. Disitulah diperlukan insentif yang diberikan pemerintah," ujarnya seusai bertemu dengan perwakilan DPP Organda. Menurut Hatta, pemberian kompensasi bagi angkutan umum sangat penting, karena dapat meredam kenaikan tarif ditengah wacana kenaikan harga Bahan bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada April mendatang. "Jadi harga bisa diturunkan kebawah, tapi insentif diberikan. Masyarakat tidak diberatkan, pemerintah berkurang sedikit pendapatannya. Tapi tidak apa-apa daripada masyarakat yang terkena," katanya. Hatta mengatakan pemerintah akan memberikan insentif untuk peremajaan angkutan umum, pembebasan pajak dan retribusi serta kompensasi atas suku cadang kendaraan bermotor. Namun, dia belum memastikan berapa besar insentif yang akan diberikan kepada sektor angkutan umum walaupun pada RAPBN-P 2012 pemerintah mengalokasikan Rp5 triliun kepada transportasi publik sebagai kompensasi atas kenaikan BBM bersubsidi. "Semua harus dibicarakan, tapi bicara insentif tdak hanya bicara fiskal saja, insentif non fiskal bisa juga," ujar Hatta. Hatta mengatakan Organda berhak menaikkan tarif angkutan umum agar mampu menutup biaya operasional yang makin tinggi. Namun adanya insentif diharapkan membuat kenaikan dalam kisaran yang wajar. "Insentif itu sudah ada dalam program dan harus diberikan, kalau tidak tarif melonjak tinggi. Kami inginkan tarif naik tapi sangat wajar, ditekan kebawah. Mungkin tidak cukup Organda untuk `survive` tapi disitulah perlunya insentif, supaya mereka ringan," katanya. Menurut dia, Organda juga menyadari tidak mungkin menaikkan tarif terlalu tinggi, karena akan membuat masyarakat enggan untuk menggunakan angkutan umum apalagi pelayanan publik terkait sarana transportasi belum memuaskan. "Mereka juga menyadari tidak mungkin menaikkan terlalu tinggi, karena akan mengurangi orang menggunakan kendaraan dan terdorong menggunakan sepeda motor, itu yang harus kita cegah. Oleh sebab itu, kenaikan wajar saja dan pemerintah memberikan insentif," kata Hatta. (T.S034/S006) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
