Ada kemungkinan besok (untuk pertamakalinya) bendera &
atribut partai-partai akan terlihat dalam kerumunan.

Belum ada gerak-gerik yang jelas dari Forum Lintas Agama.
Bersediakah mereka berdiri di depan menyejukkan TNI?

--- "heri latief" <herilatief@...> wrote:

> Saya Rieke Diah Pitaloka, sekedar mengingatkan 13 hari lagi adalah
> keputusan kenaikan harga BBM. Salah satu argumen SBY, kenaikan
> tersebut adalah untuk menyelamatkan APBN supaya tidak jebol.
>
> Berikut saya sampaikan data yang tidak pernah SBY sampaikan kepada
> rakyat, hitungan yang sesungguhnya bahwa dengan tidak mengurangi
> subsidi dan tidak menaikan harga BBM sebetulnya APBN tidak jebol.
>
> Berikut ini data yang saya kompilasi dari berbagai sumber, terutama
> dari para ekonom yang tidak bermahzab neolib!
>
> SILAHKAN BUKA INFO LENGKAPNYA DI
:http://www.riekediahpitaloka.com/release/201203/kenaikan-harga-bbm-sby-untung-r\
akyat-buntung/KESIMPULAN: ‎
>
> 1. Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak 63
> Milyar liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 Trilyun.
>
> 2. Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887
> Trilyun.
>
> 3. Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 Trilyun.
>
> 4. Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,-=
> Rp. 35,658 Trilyun.
>
> 5. Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 trilyun.
>
> 6. Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar
> kekurangan ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut
> SUBSIDI.
>
> 7. Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah
> pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina
> BBM kebutuhan di Indonesia= Rp. 410,091 trilyun â€" Rp. 283,5
> Trilyun= Rp. 126,591 trilyun.
>
> 8. Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan juga
> kepada Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari pemerintah)
> sebesar Rp. 224,546 trilyun. Catatan Penting: hal inilah yang tidak
> pernah disampaikan oleh Pemerintah kepada masyarakat.
>
> 9. Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan uang, yaitu
> sebesar perolehan hasil penjualan ke pertamina â€" kekurangan yang
> dibayar Pemerintah (subsidi)= Rp. 224,546 Trilyun â€" Rp. 126,591
> Trilyun= Rp. 97,955 Trilyun Artinya, APBN tidak Jebol justru saya
> jadi bertanya: dimana sisa uang keuntungan SBY jual BBM Sebesar Rp.
> 97,955 trilyun?
>
> Hrp sebarkan.
> 




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke