Palestina Hilang Dari Berita Dunia !!!
Semua kegiatan dan aktivitas bisnis, pos, telepon, pendidikan, ekonomi,
perdagangan, politik, komunikasi, penerbangan, dan terorisme mengalami stagnasi
akibat blokade total semua bidang semakin ketat dilakukan Israel. Wilayah
Westbank dan Gaza dinyatakan dibawah kekuasaan militer Israel, dan urusan
blokade diterima UN sebagai urusan dalam negeri Israel yang tidak bisa
dicampuri.
"Death to Israel", demikianlah tulisan yang disebarkan para terorist Palestina
di-mana2 bahkan dikirimkan juga ke Indonesia untuk disebarkan dinegara muslimin
terbesar didunia ini.
http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/04/14/m2gpfc-israel-terapkan-larangan-terbang-ke-palestina
Memang lucu, mereka mengharapkan dan ber-cita2 menghancurkan, memusnahkan dan
merebut Israel yang dianggapnya sebagai negara Palestina, padahal mereka
sendiri hanyalah orang2 Arab yang menyusup dari Mesir, Jordania, Syria, Arab
dan Libanon. Bangsa Palestina aseli bukan beragama Islam tapi penyembah
berhala dewa dewi Filistine dan karena nama dewanya inilah wilayah ini jadi
bernama Palestina.
Abbas tidak bisa telepon keluar negeri karena fasilitas telepon berpusat di
Israel, tapi biarpun ada telepon lokal ternyata tidak bisa jalan karena tidak
ada listriknya atau kadang2 saja ada listriknya. Jadi mau mengirim berita
ataupun meminta bantuan cuma bisa berdoa dan bertahajut saja yang tidak pernah
dijawab oleh Allah yang memang tidak pernah ada.
Jelasnya harapan dan cita2 orang2 ini adalah terorist tidak bisa didukung
menjadi negara, dan setelah ber-pura2 jadi penganut demokratik mereka berhasil
mendapat dukungan UN, Amerika dan negara2 Barat. Tapi negara2 maju memang
teliti tidak asal2an saja memberi dukungan, dan setelah memberi bantuan selama
65 tahun, akhirnya terbukti, mereka memang terorist jihad yang bertujuan
menguasai dunia menegakkan Syariah Islam yang ditolak diseluruh dunia.
Akhirnya bantuan dihentikan dari seluruh dunia, Hamas dan Abbas adalah dua
aktor yang sekarang kelimpungan untuk mempertahankan hidup rakyatnya yang
sekarang saling membunuh untuk merampas perbekalan milik satu dari lainnya.
Setelah keputusan UN terakhir menolak status negara bagi Palestina, maka
berakhirlah mimpi Syariah konyol ini untuk menggantikan HAM di United Nation.
Kedua wilayah yang jadi pusat kaum terorist ini adalah Westbank dan Gaza yang
sekarang mengalami blokade total dari Israel, situasinya makin parah tapi
beritanya hilang dari pemberitaan dunia dalam berita. Tidak ada satupun yang
bisa mendapatkan berita dari Palestina tanpa seizin Israel.
Demikianlah, berita terbaru di Republika adalah pengumuman pemerintah Israel
yang melarang semua penerbangan dimanapun diseluruh dunia untuk mendarat di
Westbank. Wilayah Westbank dan Gaza dinyatakan tertutup dari dunia luar.
Dengan kurangnya makanan, tidak adanya obat2an, tidak adanya air, tidak adanya
listrik, maka otomatis aktivitas terorisme menurun.
Jadi harusnya fakta yang kita kedepankan, "Death to Arab Palestine", "Death to
Terorist Jihad", jadi kalo Israel yang dijadikan mottonya maka salah besar
bukan fakta yang benar.
Jerusalem sudah resmi dan syah menjadi ibukota Israel yang sebelumnya di
Tel-Aviv.
Adalah menyesatkan kalo ada yang menganggap bahwa Jerusalem sebagai ibukota
Israel tidak diakui dunia. Padahal memang tidak perlu pengakuan dunia untuk
menetapkan ibukota suatu negara, bahkan Jakarta sebagai ibukota RI pun tidak
perlu mendapatkan pengakuan dunia atau meminta pengakuan dunia, yang menentukan
letak ibukota sebuah negara hanyalah negara itu bukan dunia Internasional.
Apa yang dialami Arab Palestina ini adalah kegagalan meraih mimpi karena salah
tujuan, seharusnya menegakkan perdamaian dunia dibelokkan menjadi menegakkan
Syariah Islam diseluruh dunia. Wajar kalo gagal ya, karena kenyataannya
terorisme Syariah Islam malah ditumpas diseluruh dunia.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/