Louann Brizendine, M.D., adalah seorang dokter syaraf di University of 
California, San Francisco, AS. Lulusan Fakultas Kedokteran Harvard ini 
belakagan popular melalui bukunya, berjudul The Female Brain dan The 
Male Brain. Melalui penelitian dan pengalamannya yang  panjang, selama 
25 tahun sebagai dokter,  Brizendine menemukan bahwa sejak awal mula 
kelahirannya, laki-laki dan perempuan sudah memiliki berbagai perbedaan. Bukan 
hanya fisik, tetapi juga otak, sifat dan perilakunya.
Para peneliti, papar Brizendine, mencoba meneliti perbedaan sikap 
laki-laki dan perempuan itu lebih mendasar lagi, dengan melakukan 
penelitian pada otak monyet muda.  Sebab, monyet tidak terbiasa dengan 
permainan yang membedakan gender “maskulin” atau “feminin”. Kata mereka, ini 
akan menjadi bahan penelitian yang bagus.
Lalu, dibuatlah model penelitian yang unik. Monyet-monyet jantan dan 
betina muda diberikan dua jenis pilihan mainan. Mereka disuruh memilih 
mainan kendaraan beroda dan boneka manusia yang mewah. Hasilnya? 
Ternyata, monyet jantan – semuanya — memilih mainan beroda; dan monyet 
betina memilih bermain dengan boneka manusia dan mainan beroda pada 
periode waktu yang sama.
Liberisasi perempuan di Nusantara makin jauh dari semangat Ibu Dewi sartika.


________________________________
 From: ajeg <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Friday, April 20, 2012 12:15 PM
Subject: [proletar] Re: Analisa dan Kritik Terhadap Draft RUU Keadilan dan 
Kesetaraan Gender
 

  

Okey, kita tunggu kiprah KONI & Menpora dalam mempertandingkan 
atlet putra vs atlet putri maupun mencampur atlet putra & putri 
dalam satu tim di semua cabang olahraga. 

Kalau kesetaraan gender di bidang olahraga ini bisa dilaksanakan 
pada PON XVIII Riau, September mendatang, berarti para badut negeri 
ini berhasil mendahului Inggris yang sudah pasti tidak melakukan 
kesetaraan gender atlet dalam Olimpiade London, Juli 2012. 

Hebat kan, para pemimpin negeri ini selalu gigih mencari perhatian 
sekalipun dengan tingkah yang aneh-aneh & konyol, sebagaimana halnya 
badut. 

--- 
>
> Poin 2:
> 
> Kesetaraan gender adalah kesamaan kondisi dan posisi bagi perempuan
> dan laki-laki untuk mendapatkan kesempatan mengakses, berpartisipasi
> mengontrol dan memperoleh manfaat pembangunan di semua bidang
> kehidupan.


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke