--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote: > > > Anda banyak tau tentang psikologi. Betul, yang model begituan > umumnya cuma mengemis perhatian. Tapi yang satu ini rada istimewa. > Tampak jelas bahwa kesepiannya sepanjang hidup itu disebabkan > ketololannya sendiri. >
mau nambahin dikit . Tampak jelas bahwa kesepiannya sepanjang hidup itu disebabkan ketololan nya sendiri, perlu di tambahkan juga karena malas!! si jusfiq ini kan orang Minang, memang ada di minang sana, orang seperti Jusfiq ini, di setiap kampung mungkin ada aja orang seperti dia di kampung ibu saya dulu juga ada orang seperti Jusfiq ini kita sebut saja dgn siJusfiq, maaf ya Fiq, minjem nama, abis mirip banget sih sama dikau . orang ini biasanya pengangguran, karena dari kecil memang sudah kliatan malas untuk bekerja beredar di antara warung ke warung, mau nya ngajakin orang orang adu debat, orang lain bukan pengangguran, mana bisa meladeni dia kalau pas ada tamu dari kota ( jakarta ), biasanya rumah gadang akan penuh dengan para tetangga, dan siJusfiq ini so pasti ngga mau ketinggalan datang juga, dan biasanya pingin tampil paling depan, sambil jual obat, ngomong ngalor ngidul supaya terlihat banyak ilmunya 1 jam pertama biasanya tamu yg orang kota ini kena juga sama jual obat nya, tetapi begitu masuk jam ke dua mulai mikir, ini orang waras apa kagak sih??? gitu ada kesempatan si tamu langsung menghindar, dan tanya sama ninik mamak, sijusfiq itu kerja nya apa? oh dia pengangguran, cita cita tinggi, menjadi pejabat kecamatan, tapi tidak mau kerja, orang kampung menjuluki nya " gadang ota" gede bacot kira kira gini artinya lama lama, sijusfiq ini menghilang dari kampung, karena hampir semua orang di kampung selalu menghindar dari diri nya, tidak ada lagi yg mau mendengarkan jual obat nya . --- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote: > > > Anda banyak tau tentang psikologi. Betul, yang model begituan > umumnya cuma mengemis perhatian. Tapi yang satu ini rada istimewa. > Tampak jelas bahwa kesepiannya sepanjang hidup itu disebabkan > ketololannya sendiri. > > Teorinya begini: > bocah yang malas berpikir senangnya ya melahap perintah orang. > Kelak, kemalasan berpikir itu mengkristal jadi ketidakmampuan > berpikir sehingga hiduplah dia dengan mengapung-apung di lautan > perintah. Timbul-tenggelam dalam kata-kata orang yang dibenam > ke kupingnya. > > Setelah dia besar kelak, tumpukan perintah yang mengendap dalam > tempurung lututnya itu menjadikan dia buntelan situasi; ke mana pun dia pergi > hanya menjadi (loud)speaker ke sekitarnya. > > Asyiknya, teori buntelan ini ada artefaknya di kampung sini. Ada > barangnya! > > Menurut catetan sejarah kampung ini, ketika itu barang mendengar > saran emas: "jogging baik untuk kesehatan", maka serta-merta dia > berjogging tanpa ampun. Ceria sekali walau di salju tebal sedengkul. > > Tetapi pada situasi lain, ketika terngiang bentakan emaknya: > "ujan bisa bikin ngana sakit!", maka setetes gerimis pun sudah cukup > jadi alasan untuk melarang dirinya ke luar rumah kendati terlanjur > dandan ala pejogging. > > Nah, ketidaksanggupan berpikir yang mengkristal itu bukan cuma > bikin dia mahir kelelep omongan orang (nimbul cuma untuk membunyikan > kata-kata orang lain) tapi memang bikin dia kecanduan bahkan ketergantungan > pada ketololan. > > Liat, dengan seriusnya dia menempatkan diri sebagai bocah pelahap > komik dongeng hanya karena dongeng itu dikemas seolah 'lucid > scientific explanations' (dalam tanda kutip). > > http://www.guardian.co.uk/science/2009/oct/23/richard-dawkins-teenagers-illustrated-book > > --- Musik hari Ini <musikhariini@> wrote: > > > Guys, if some dumbass comes on here and says bad things about you > > or what you like, then just don't get angry at them. They are > > extremely lonely people who want attention, so if you get angry > > at them and type in all caps that just amuses them. It doesn't hurt > > their feelings at all. Just be glad that their Dad was probably an > > alcoholic, and the mother was a dirty prostitute > > > > > > ________________________________ > > From: ajeg <ajegilelu@> > > > > > Ya biarin aja, itu kan kata Dawkins. Katamu sendiri gimana? > > > Mosok udah gede begini cuma nebeng bacotan orang. Masih belum > > > sanggup berpendapat sendiri? > > > > > > Padahal nih plik, jadi atheis itu kudu rajin mikir lho. Begitu > > > juga mutazilah, harus berani keluarin pendapat sendiri. > > > > > > Lha situ sebenernya apaan, mutazilah, nyaris atheis, apa sekedar > > > pengin diaku sebagai bukti evolusi? > > > > > > Coba pikirin bener-bener dah. > > > > > > --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > > > > > seperti diingatkan Dawkins dibukunya "The Greatest > > > > Show on Earth" punya dua makna dan salah satu maknanya adalah: > > > > > > > > "A scheme or system of ideas or statements held as an > > > > explanation or account of a group of facts or phenomena; a > > > > hypothesis that has been confirmed or established by > > > > observation or experiment, and is propounded or accepted as > > > > accounting for the known facts; a statement of what are held to > > > > be the general laws, principles, or causes of something known > > > > or observed." > > > > > > > > Sekali lagi: teori evolusi Daewin telah dibuktikan orang benar > > > > dan telah menajdi fakta. > > > > > > > > > > > > > > > > > [text non-portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
