Kalo pejabat ga ketangkep dan terbukti korupsi, maka  pejabat itu bersih, ga 
peduli kalo hartanya segunung ga jelas dr mana asalnya.
 
 

From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Tuesday, April 24, 2012 7:45 AM
>Subject: [proletar] Kepala Daerah dari Parpol Cenderung Korup
>
>
>  
>REF. Apakah ada kepala daerah yang tidak korup? Kalau kepala daerah korup 
>berarti partai poliknya juga korup, sebab kedudukan yang diperoleh atas 
>nama partai.
>
>http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/89187
>
>Senin, 23 April 2012 | 06:41:18 WIB
>
>Kepala Daerah dari Parpol Cenderung Korup
>
>JAKARTA - Kepala daerah terpilih, yang didukung oleh partai politik 
>(parpol), memiliki kecenderungan melakukan korupsi saat menjabat. Matinya 
>mesin-mesin politik partai dalam pemilihan kepala daerah menjadikan 
>cara-cara transaksional, seperti politik uang, menjadi salah satu pilihan 
>dalam upaya meraih suara.
>
>Akibatnya, tercipta "lingkaran setan" antara politik biaya tinggi dan 
>beban mengembalikan modal saat berkuasa. "Karena itu, pemilih harus sadar, 
>jika ini dibiarkan, akan hancur mekanisme pilkada sebagai sarana 
>demokrasi. Politik uang adalah bentuk demoralisasi," kata pengamat politik 
>dari Universitas Gadjah Mada, Arie Sudjito, ketika dihubungi, Minggu 
>(22/4).
>
>Arie mengatakan, hingga saat ini, banyak partai politik yang belum 
>memiliki spirit untuk mereformasi diri dengan cara menghadirkan pola baru 
>dalam kampanye. Meskipun mereka punya tokoh-tokoh bagus, pola manajemen 
>politiknya belum berubah. Kekhawatiran yang muncul adalah politik uang 
>akan tetap mendominasi dalam setiap pemilihan kepala daerah.
>
>Menurut Arie, pilkada dengan politik uang akan merusak kualitas demokrasi. 
>Dia berharap semua warga, khususnya di DKI Jakarta, yang akan melaksanakan 
>pemilihan gubernur periode 2012-2017, pada 11 Juli 2012, dapat melawan 
>praktik-praktik seperti itu.
>
>Enam pasangan calon gubernur dan wakil gubernur siap bertarung dalam 
>Pilkada DKI Jakarta 11 Juli nanti. Mereka adalah pasangan Faisal 
>Basri-Biem Benjamin dan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Satria yang berasal 
>dari jalur independen atau nonparpol, Joko Widodo-Basuki T Purnama dari 
>PDI-P dan Gerindra, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dari Demokrat, PKB, dan PPP, 
>Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini dari PKS, serta Alex Noerdin-Nono 
>Sampono dari Golkar dan PDS.
>
>Bangun Kejujuran
>Berbeda dengan pola partai yang ingin praktis, kata Arie, cara yang 
>ditempuh calon perseorangan seperti Faisal Basri adalah mencoba membangun 
>kejujuran dan integritas moral. Karena itu pula, yang diterapkan Faisal 
>adalah menjadikan para pendukungnya bagian dari subjek politik.
>
>Dengan cara itu, mereka akan jauh dari bayangan politik uang serta biaya 
>kampanye yang tinggi. "Calon independen ini berharap calon independen jadi 
>alternatif dan jadi jawaban dari kegelisahan pola kampanye partai yang 
>tidak mendorong pencerahan," tandas dia.
>
>Sementara itu, Koordinator Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia 
>(Sigma), Said Salahudin, mengungkapkan praktik kampanye dini yang 
>dilakukan seluruh bakal pasangan calon Pilkada DKI Jakarta kini mulai 
>mengkhawatirkan. Keleluasaan akibat ketiadaan aturan yang melarang 
>kampanye sebelum adanya penetapan calon telah menimbulkan persoalan 
>serius. har/P-4
>--
>I am using the free version of SPAMfighter.
>We are a community of 7 million users fighting spam.
>SPAMfighter has removed 358 of my spam emails to date.
>Get the free SPAMfighter here: http://www.spamfighter.com/len
>
>The Professional version does not have this message
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke