Yang utamanya dia fikirin itu ya urusan jilat pantat.
--- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > > > --- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote: > > > > Hehehe... rakyat Indonesia makin makmur, krn harga makanan di kota besar di > > Indonesia udah mendekati harga di Australia. Makin makmur krn makin banyak > > yg bisa pergi mudik naik pesawat. Makin makmur krn orang berduit makin > > banyak. > > Â > > Kalo yg miskin tambah banyak dan tambah miskin sampe makan nasi aking > > doang, emangnya gua pikirin? > > Â > > Â > > > emangnya lu bisa mikir tem? > > yang ada di pala lu isinya cuman taik dan sekitar selangkangan doang, > begimana lu bisa mikir yang lainnya? > > hehehe... > > > > > > > > From: Sunny <ambon@> > > >To: Undisclosed-Recipient@ > > >Sent: Sunday, April 29, 2012 4:26 PM > > >Subject: [proletar] Total Anggaran Perjalanan DPR Rp 1,2 Triliun > > > > > > > > >Â > > >Refl: Mereka yang melakukan perjalanan adalah oknom-oknom wakil rakyat. > > >Ongkos perjalanan plesiran Rp 1,2 triliun, belum memberatkan APBN. Cuma > > >secupil saja. Bukankah menurut pernyataan presiden Bambang Susilo > > >Yudhoyono beberapa waktu silam bahwa rakyat makin makmur, jadi kalau makin > > >makmur berarti makin banyak fulus dimiliki. Banyak fulus berarti juga > > >negeri kaya. Maka oleh sebab itu para wakil rakyat harus mampu menunjukan > > >kekayaan yang dimiliki oleh rakyat kepada dunia luar dengan banyak > > >kesempatan melihat-melihat dunia luar. Entah apa yang dilihat itu masalah > > >lain, pokoknya ada yang mereka lihat. Apakah mereka mengerti apa yang > > >dilihat, itu sebahagian dari masalahnya. Tetapi bagaimana pun hendaklah > > >rakyat menganjurkan wakil-wakilnya agar harus rajin mengambil kesempatan > > >untuk bikin studi banding-banding atau baku banting. Mumpung ada > > >kesempatan sebagai wakil atau pemuka rakyat janganlah ragu-ragu melakukan > > >studi banding, duit negera adalah juga duit Anda. > > > > > >http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/04/28/ArticleHtmls/Total-Anggaran-Perjalanan-DPR-Rp-12-Triliun-28042012004004.shtml?Mode=0 > > >Total Anggaran Perjalanan DPR Rp 1,2 Triliun > > > > > >JAKARTA Â > > > > > >Anggaran terlalu besar, tapi hasil kunjungan tidak jelas. > > > > > >Kunjungan anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat ke Jerman dan tiga > > >negara lainâ"Republik Cek, Polandia, dan Afrika Selatanâ"masih akan > > >diikuti > > >acara âjalan-jalanâ berikutnya. Lembaga swadaya masyarakat Forum > > >Indonesia > > >untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyatakan anggaran perjalanan dan > > >kunjungan anggota DPR untuk 2012 mencapai Rp 1,2 triliun. > > >Total anggaran Rp 1,2 triliun tersebut dikutip oleh Fitra dari Surat > > >Keputusan Presiden Nomor 32 Tahun 2011 tentang perincian anggaran belanja > > >negara pemerintah pusat tahun 2012. Berdasarkan surat tersebut, anggota > > >Dewan memperoleh anggaran Rp 24 miliar untuk kunjungan kerja ke luar > > >negeri, Rp 99 miliar kunjungan dalam negeri, Rp 539 miliar uang reses bagi > > >komisi, Rp 546,7 miliar uang sosialisasi empat pilar kebangsaan, dan Rp 29 > > >miliar untuk kunjungan kerja dalam negeri mengenai kasuskasus spesifik. > > > > > >Koordinator Advokasi dan Investigasi Sekretariat Nasional, Uchok Sky > > >Khadafi, mengatakan tahun ini Komisi I mendapat jatah anggaran perjalanan > > >luar negeri sebesar Rp 5,9 miliar. âKemarin baru dipakai Rp 3 miliar, > > >berarti masih ada sisa,â kata Uchok. > > > > > >Dia menyatakan anggaran perjalanan yang menembus Rp 1,2 triliun terlalu > > >besar. âTidak efektif. Lebih baik dipangkas karena hasil kunjungan > > >sering > > >tidak jelas,â kata Uchok kemarin. > > > > > >Pertanggungjawaban penggunaan anggaran perjalanan itu kerap tidak lengkap. > > >Anggota Dewan hanya menyampaikan laporan keuangan soal uang yang digunakan > > >untuk ongkos perjalanan. Tapi laporan narasi yang diharapkan dari hasil > > >kunjungan justru kerap tidak dibuat. âHanya sedikit yang bikin laporan > > >narasi,âkatanya. > > > > > >Fitra mencatat, pada masa reses April 2012, Komisi I DPR melakukan > > >kunjungan kerja ke empat negara dengan anggaran belanja Rp 3,174 miliar. > > >Selain bertemu dengan parlemen Jerman dan berkunjung ke pabrik tank > > >Leopard dan beramah-tamah dengan KBRI, sesuai dengan agenda kerja Komisi > > >Bidang Pertahanan dan Luar Negeri itu ke Jerman, rombongan anggota DPR > > >tersebut terlihat pelesir di Kaufhaus des Westens (KaDeWe), kawasan pusat > > >belanja termewah di Kudam, Berlin Barat, oleh anggota Perhimpunan Pelajar > > >Indonesia (PPI). > > > > > >âAnggota PPI memergoki anggota Dewan bersama istri jalan-jalan ke > > >KaDeWe,âkata > > >Syafiq Hasyim, Rois > > > > > >Syuriah PPI Nahdlatul Ulama cabang istimewa Jerman, melalui telepon > > >kemarin. > > >Anggota Perhimpunan Pelajar sengaja menguntit dan memantau kegiatan Komisi > > >I DPR di Jerman. PPI mencatat, di antara rombongan Komisi I itu terdapat > > >Tri Tamtomo dari PDI Perjuangan; Nurhayati Ali Assegaf, Hayono Isman, dan > > >Vena Melinda dari Partai Demokrat. Ada juga Ahmed Zaki Iskandar > > >Zulkarnain, Muchammad Ruslan, Neil Iskandar Daulay, Tantowi Yahya, dan > > >Yorrys Raweyai dari Partai Golkar, serta Luthfi Hasan Ishaaq dari Partai > > >Keadilan Sejahtera. > > > > > >âSelama dua hari kami melakukan investigasi sejak kedatangan mereka di > > >Bandara Tegel,âkatanya. > > > > > >Beberapa saat sebelum kedatangan para wakil rakyat ini, sejumlah anggota > > >Perhimpunan telah disebar di bandar udara itu dengan membawa alat perekam > > >dan kamera. Mere > > > > > >ka membuntuti hingga ke hotel tempat 10 anggota Komisi I menginap. Dari > > >hotel, beberapa anggota DPR keluar dan berbelanja ke Kaufhaus des Westens. > > >Syafiq menilai kunjungan ini kurang efektif. Di samping menghabiskan > > >banyak biaya, kegiatan tersebut sangat singkat. âBisa dibayangkan, apa > > >yang dapat dilakukan dalam satu-dua hari di Berlin,â ujarnya. > > > > > >Meski PPI memiliki bukti foto yang merekam kegiatan anggota Dewan > > >berwisata dan berbelanja ke pusat belanja mewah, Ketua DPR RI Marzuki Ali > > >membantah tudingan bahwa anggota DPR RI ke luar negeri untuk > > >pelesir.âTidak > > >ada yang pelesir. Salah itu,âkata Marzuki di sela kampanye pasangan > > >calon > > >wali kota-wakil wali kota Kupang di Nusa Tenggara Timur > > >kemarin.âKunjungan > > >Komisi I bukan untuk pesiar.â > > > > > >ANANDA BADUDU | MITRA TARIGAN | YOHANES SEO > > > > > >-- > > >I am using the free version of SPAMfighter. > > >We are a community of 7 million users fighting spam. > > >SPAMfighter has removed 695 of my spam emails to date. > > >Get the free SPAMfighter here: http://www.spamfighter.com/len > > > > > >The Professional version does not have this message > > > > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
