Refl: Beberapa hari lalu dr Bambang Susilo Yudhoyono, presiden NKRI menyatakan 
bahwa kehidupan rakyat yang dipimpinnya telah membaik, barangkali yang 
dimaksudkan dengan kehidupan membaik ialah dua prosen yang menguasi 56 persen 
aset nasional. Kalau trend ini terus berlangsung, maka dalam waktu tak lama 
lagi 2 atau 3 prosen dari penduduk akan menguasai antara 80 dan 90%. Buruk atau 
baik trend ini?


http://nasional.kompas.com/read/2012/04/26/0630461/Dua.Persen.Penduduk.Indonesia.Kuasai.56.Persen.Aset.Nasional


Konflik Agraria

Dua Persen Penduduk Indonesia Kuasai 56 Persen Aset Nasional
Khaerudin | Nasru Alam Aziz | Kamis, 26 April 2012 | 06:30 WIB 
JAKARTA, KOMPAS.com -- Ketimpangan dan jurang antara warga yang kaya dan yang 
miskin di Indonesia tergambar jelas dalam data penguasaan aset produktif 
nasional.
Sebanyak dua persen penduduk Indonesia, menguasai 56 persen aset produktif 
nasional. Dari 56 persen aset produktif nasional tersebut, 87 persen di 
antaranya berupa tanah.

"Menurut Badan Pertanahan Nasional, ada sekitar 56 persen aset nasional yang 
dikuasai oleh dua persen saja penduduk Indonesia. Sebanyak 87 persen dari 56 
persen aset nasional itu berupa tanah," kata anggota Komisi II DPR dari Fraksi 
PDI-P Budiman Sudjatmiko kepada Kompas, Rabu (25/4/2012) malam.

Menurut Budiman, ada tiga persoalan mendasar yang dihadapi Indonesia dalam soal 
ketimpangan dan ketidakadilan penguasaan aset nasional, terutama di sektor 
agraria.

Pertama adalah kebijakan ekonomi yang sejak masa kolonial hingga sekarang lebih 
cenderung berpihak pada pemodal besar. Kedua, tumpang tindihnya peraturan 
perundangan yang berlanjut dengan penyimpangan UUD 1945 dan UU Pokok Agraria 
tahun 1960. Ketiga, tingginya ego sektoral terutama pada 
kementerian-kementerian dan lembaga terkait agraria dan sumber daya alam.

Ketiga hal tersebut, menurut Budiman, yang menjadi penyebab utama 
berlarut-larutnya konflik agraria di Indonesia.

"Konflik agraria tak pernah terselesaikan dan bahkan cenderung massif karena 
pemerintah enggan mengatasi tiga problem besar tersebut," 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke