.. .. setuju... .. sering kali kita tidak menyadari bhw pesan itu begitu dekat .. .. tertutup kecemasan, gelisah, iri hati, dengki, sombong, tamak, dsb.. .. .. salam.. ..
2012/5/4 Charles Asiku, Ir. <[email protected]> > ** > > > Sewaktu jaman telegraph sedang berjaya, ada seorang anak muda yg begitu > mencintai sandi² morse & bermimpi dapat bekerja di perusahaan pengiriman > pesan kilat tersebut. > > Hingga suatu hari kesempatan itu datang, perusahaan telegraph mengumumkan > adanya sebuah lowongan pekerjaan. > > Dgn bersemangat anak muda tsb datang ke perusahaan tersebut utk melamar > pekerjaan itu. > > Ketika memasuki perusahaan telegraph itu, ia terkagum-kagum melihat > sekeliling bagaimana para sibuk bekerja & terdengar ramai suara-suara sandi > morse. > > Namun ternyata peminat atas pekerjaan itu tidak sedikit. > > Banyak orang telah duduk menunggu untuk melakukan wawancara. > > Oleh repsesionis dia diminta mengisi formulir sambil duduk menanti bersama > para pelamar lainnya. > > Namun ketika ia telah selesai mengisi formulir, tiba² anak muda itu > berdiri & segera masuk ruang wawancara tanpa menunggu dipanggil. > > Hal itu tentu saja membuat para pelamar lainnya bertanya-tanya. > > Apa lagi beberapa saat kemudian diumumkan bahwa pemuda tersebut > mendapatkan pekerjaan tersebut. > > Mereka semua pun protes dengan keputusan itu. > > Akhirnya pihak manajemen memberi penjelasan: > “Anak muda ini dtg bkn hanya menunggu dipanggil, namun ia benar² menguasai > & mencintai sandi² morse. Sedari tadi kami sudah memberikan informasi > melalui sandi morse yg berbunyi ‘Jika Anda sudah selesai mengisi formulir, > silahkan masuk untuk wawancara’ Hanya anak muda ini menangkap informasi > tersebut sedangkan saudara-saudara tidak”. > > Terkadang, kita seperti para pelamar itu. > > Kita sibuk dengan permintaan kita, sehingga kita tidak tahu bahwa Tuhan > sedang berbicara dengan kita. > > Akhirnya, berkat yang harusnya kita terima terlewatkan, hanya karena kita > tidak peka dengan suara Tuhan. > > Untuk itu mari kita belajar seperti anak muda yang mencintai sandi morse > itu. Ketika kita datang kepada Tuhan, kita bukan hanya sibuk dengan > permintaan dan pikiran kita sendiri, namun juga mengarahkan telinga rohani > kita kepada suara-Nya. > > Selamat Pagi... > > Ch@™ > pin: 21EF6D92 > Surabaya > > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
