Tulisan yang bagus; bagus sekali. Disana di WM ada Agus Syafi'i; disini ada Cha 
yang telah meninggalkan tulisan2 humor yang kurang bermakna; kini gaanti dengan 
tulisan2 semacam ini. Bravo

--- In [email protected], "Charles Asiku, Ir." <cha6966@...> wrote:
>
> Sewaktu jaman telegraph sedang berjaya, ada seorang anak muda yg begitu 
> mencintai sandi² morse & bermimpi dapat bekerja di perusahaan pengiriman 
> pesan kilat tersebut. 
> 
> Hingga suatu hari kesempatan itu datang, perusahaan telegraph mengumumkan 
> adanya sebuah lowongan pekerjaan. 
> 
> Dgn bersemangat anak muda tsb datang ke perusahaan tersebut utk melamar 
> pekerjaan itu.
> 
> Ketika memasuki perusahaan telegraph itu, ia terkagum-kagum melihat 
> sekeliling bagaimana para sibuk bekerja & terdengar ramai suara-suara sandi 
> morse.
> 
> Namun ternyata peminat atas pekerjaan itu tidak sedikit. 
> 
> Banyak orang telah duduk menunggu untuk melakukan wawancara. 
> 
> Oleh repsesionis dia diminta mengisi formulir sambil duduk menanti bersama 
> para pelamar lainnya.
> 
> Namun ketika ia telah selesai mengisi formulir, tiba² anak muda itu berdiri 
> & segera masuk ruang wawancara tanpa menunggu dipanggil. 
> 
> Hal itu tentu saja membuat para pelamar lainnya bertanya-tanya. 
> 
> Apa lagi beberapa saat kemudian diumumkan bahwa pemuda tersebut mendapatkan 
> pekerjaan tersebut. 
> 
> Mereka semua pun protes dengan keputusan itu.
> 
> Akhirnya pihak manajemen memberi penjelasan: 
> “Anak muda ini dtg bkn hanya menunggu dipanggil, namun ia benar² menguasai 
> & mencintai sandi² morse. Sedari tadi kami sudah memberikan informasi 
> melalui sandi morse yg berbunyi ‘Jika Anda sudah selesai mengisi formulir, 
> silahkan masuk untuk wawancara’ Hanya anak muda ini menangkap informasi 
> tersebut sedangkan saudara-saudara tidak”.
> 
> Terkadang, kita seperti para pelamar itu.
> 
> Kita sibuk dengan permintaan kita, sehingga kita tidak tahu bahwa Tuhan 
> sedang berbicara dengan kita.
> 
> Akhirnya, berkat yang harusnya kita terima terlewatkan, hanya karena kita 
> tidak peka dengan suara Tuhan.
> 
> Untuk itu mari kita belajar seperti anak muda yang mencintai sandi morse itu. 
> Ketika kita datang kepada Tuhan, kita bukan hanya sibuk dengan permintaan dan 
> pikiran kita sendiri, namun juga mengarahkan telinga rohani kita kepada 
> suara-Nya.
> 
> Selamat Pagi...
> 
> Ch@​​™
> pin: 21EF6D92
> Surabaya
> 
> 
> 
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke