Pengangguran Berkurang 500.000 Orang Tuesday, 08 May 2012
JAKARTA – Upaya mengurangi pengangguran perlahan menunjukkan hasilnya. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2012 mencapai 7,6 juta atau berkurang sekitar 500.000 orang dalam setahun terakhir. Kepala BPS Suryamin memaparkan, jumlah angkatan kerja pada Februari 2012 mencapai 120,4 juta orang. Dari jumlah itu, 112,8 juta orang sudah bekerja sehingga masih ada 7,6 juta penduduk Indonesia yang berstatus pengangguran. ‘’Dengan demikian, dalam setahun terakhir ada penurunan jumlah pengangguran sebanyak 500.00 orang dari 8,1 juta pada Februari 2011 menjadi 7,6 juta pada Februari 2012. Dalam rentang waktu tersebut, penduduk yang bekerja juga bertambah 1,5 juta orang,’’ kata Suryamin,saat memaparkan Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2012,di kantornya kemarin Data BPS juga memperlihatkan, dalam setahun terakhir ada penurunan jumlah angkatan kerja di sektor informal sebesar 2,4 juta orang dan sebaliknya ada tambahan 4 juta angkatan kerja di sektor formal. Kendati demikian, angkatan kerja Indonesia masih tetap didominasi oleh angkatan kerja informal. Jumlah angkatan kerja yang bekerja di sektor formal hanya 42,1 juta orang (37,29%), sedangkan di sektor informal 70,7 juta orang (62,71%).“Pekerja formal meningkat. Ini berita bagus karena banyak yang pindah ke formal dan tentu mereka berpenghasilan lebih besar,”katanya. Dia menambahkan, penyerapan tenaga kerja hingga Februari 2012 juga masih didominasi pekerja berpendidikan rendah yaitu sekolah dasar ke bawah.Mereka berjumlah 55,5 juta orang (49,21%) dan SMP sebesar 20,3 juta (17,99%).Pekerja berpendidikan tinggi hanya 10,3 juta orang yang terdiri atas 3,1 juta pendidikan diploma (2,77%) dan 7,2 juta orang berpendidikan universitas (6,43%). Namun, dalam setahun terakhir, pekerja berpendidikan rendah menurun dari 76,3 juta menjadi 75,8 juta, sedangkan pekerja berpendidikan tinggi meningkat dari 8,9 juta menjadi 10,3 juta orang. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Suhariyanto menambahkan,peningkatan pekerja formal serta penurunan pekerja informal menjadi indikasi semakin membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat. “Pengangguran terdidik itu menurun, yang bahaya kan kalau yang terdidik ini menganggur karena mereka ini berpikir lebih kritis dalam memaknai hidup,” paparnya setelah mendampingi Suryamin pada konferensi pers kemarin. Seperti tahun-tahun sebelumnya, sektor pertanian menjadi penyumbang lapangan kerja terbesar dengan total serapan angkatan kerja sebanyak 41,2 juta, disusul kemudian dengan sektor perdagangan (24,02 juta), jasa kemasyarakatan (17,37 juta), serta industri (14,21 juta). Dari jumlah pengangguran sebanyak 7,6 juta, persentase tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 6,32%. Sebagian besar dari TPT datang dari lulusan sekolah menengah atas (SMA) sebesar 10,34% dan sekolah menengah kejuruan (SMK) sebanyak 9,51%. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menilai penurunan pengangguran tidak bisa dilepaskan dari peran usaha kecil dan menengah (UKM). Menurutnya, UKM menjadi sabuk pengaman bagi pengangguran saat sektor lain menurun.Mantan Sekretaris Negara tersebut berharap ke depan pemerintah bisa semakin meningkatkan jumlah pekerja sektor formal sehingga semakin sedikit penduduk Indonesia yang terbebas dari gejolak krisis. “Tugas kita adalah bagaimana informal di formalkan kalau yangUKMjadikelasmenengah. Ini yang paling penting kita berikan fasilitasnya untuk menjaga mereka supaya tidak terlalu rentan terhadap gejolak,”papar Hatta di kantornya kemarin. maesaroh http://www.seputar-indonesia.com/edisic ... 492995/38/ [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
