. Nggak bakalan orang Islam berenti membenci kafir dan berenti memakai kekerasan, termasuk kekerasan terhadap orang Islam sendiri..
Masaalahnya dengan ajaran agama Islam susunan orang Arab primitif itu adalah bahwa agama najis itu menyuruh ummatnya untuk membunuhi orang kafir sebagai salah satu cara untuk masuk sorga, sedangkan nabi babi Muhamamad tukang entotin bocah berumur 9 tahun yang dijadikan panutan dan junjungan orang Islam itu rajin merampok dan menyamun, melakukan ethnic cleansing terhadap orang Yahudi, membunuhi manusia. Sejarah Islam itu, dari lahirnya juga bersimbah darah... Dan sekarangpun seperti kita lihat mereka tetap saja asyik saling berbunuhan dan bikin teror. Agar jelas: Indonesia hanya bisa aman bila orang Islam Indonesia itu telah menyadari kesalahahan nenek moyang mereka yang telah ikut-ikut menganut agama najis yang menjijikkan dan kejam serta mengerikan itu yang padahal disusun oleh orang Arab primitif untuk penduduk Makkah dan daerah sekitarnya, jadi bukan untuk berbagai suku bangsa yang ada di Indoenia yagn masing-masing punya bahasanya sendiri-sendiri. Jalan tengah seperti yagn diusulkan Jaringan Islam Liberal hanyalah ilusi belaka... Saya ulang memuat tulisan saya yagn sudah beberapa kali saya kirim kesini: -- Pasar jalan karena diturut, hapal kaji karena diulang_.. . -Jadi jelas khurafat najis al-Mushaf itu cuma ditujukan untuk penduduk Makkah serta daerah sekelilingnya yang berbahasa Arab. -Dan bukan untuk berbagai suku bangsa di Indonesia yang masing-masing punya bahasanya sendiri-sendiri dan tidak mangerti bahasa Arab. -Dan bandit babi Muhamaek itu juga cuma nabi orang Arab primitif di Makkah serta daerah sekelilingnya. -Dan bukan nabi berbagai suku bangsa di Indonesia yang masing-masing punya bahasanya sendiri-sendiri dan tidak mangerti bahasa Arab. -Tapi karena orang Islam Indonesia itu dungu-dungu kayak babi, mereka ikut-ikut pula manjadikan khurafat najis al-Mushaf itu sebagai kitab suci dan bandit muhammad sebagai rasul.. - Baca baik-baik terjemahan ayat khurafat najis al-Mushaf dibawah ini: _ Yusuf:2 _ Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya._ Ibrahim:4 _ Kami tida k mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha BijaksaNA_ Al Fushilat:44_ Dan jikalau Kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: "Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh"_ Asy Syuura:7_ Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga, dan segolongan masuk Jahannam._ Ad Dukhaan:58 _ Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran._ --- Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo Leiden, Negeri Belanda --- In [email protected], "ttbnice" <rparapat@...> wrote: > > Tadinya sih mau ngomongnya di depan FPI. Tapi kaga berani. Yang paling aman > dari semuanya ya umat Budha. > > Nanti kalo omongannya masuk media, mudah2an FPI nya kesentil. Gitu maksudnya > > > > > --- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote: > > > > Ref: Boleh saja mengajak, tetapi apakah selama ini umat Buddha melakukan > > kekerasan dan oleh karena itu presiden mengajak umat Bhddha mengisi > > kehidupan berbangsa tanpa kebencian dan kekerasan? > > > > http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2012/05/17/7918.html > > > > Rabu, 16 Mei 2012, 20:23:20 WIB > > Perayaan Tri Suci Waisak Nasional > > > > Presiden Ajak Umat Buddha Mengisi Kehidupan Berbangsa Tanpa Kebencian dan > > Kekerasan > > Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani > > Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono bersama Ibu Herawati menghadiri > > Perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2556 BE/2012 di JIExpo, Kemayoran, > > Jakarya, Rabu (16/5) pukul 19.30 WIB. Tema perayaan tahun ini adalah 'Cinta > > Kasih dan Welas Asih', dengan subtema Pencerahan Menuju Manusia Arif dan > > Bijaksana. > > > > Hari Raya Waisak adalah hari yang disucikan dan dimuliakan oleh umat Buddha > > seluruh dunia. Presiden SBY berharap peringatan tahun ini dapat membawa > > kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan. "Tidak saja bagi umat Buddha, > > tetapi juga bagi umat manusia di muka bumi ini," ujar Presiden dalam > > sambutannya. > > > > Presiden menilai tema peringatan tersebut memiliki makna yang sangat dalam. > > "Tema itu memiliki makna yang dalam karena dengan ajaran metta dan karuna > > umat Buddha diajak agar dapat terus mendengar secara jernih bisikan > > kebenaran dan kebaikan hati nuraninya guna mengisi kehidupan berbangsa > > tanpa kekerasan dan kebencian," ujar Presiden. > > > > Peringatan Dharmasanti Waisak berintikan pada ritual Tri Suci Waisak. > > Ritual itu diperingati dengan khidmat oleh umat Buddha sebagai bagian dari > > upaya pendalaman atas tiga peristiwa sakral dalam agama Buddha. Peristiwa > > yang dimaksud adalah lahirnya Sidharta Gautama, diperolehnya kesadaran > > agung yang dicapai oleh Buddha, dan wafatnya Buddha Gautama. > > > > Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Waisak Nasional Hartati Murdaya memaparkan > > kegiatan Puja Bhakti Waisak yang dipusatkan di Candi Mendut dan Candi > > Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 6 Mei lalu. Ada beberapa rangkaian > > acara, seperti ritual pengambilan air berkah dari Umbul Jumprit, > > Temanggung, dan pengambilan api Alam dari Grobogan, Purwodadi. Prosesi ini > > melibatkan umat Budhha Indonesia dan luar negeri. > > > > Peringatan Waisak tahun ini dimeriahkan oleh drama musikal Borobudur, > > Athisa Dipamkara Shrijana dengan Bodhipatha Pradipa. > > > > Turut hadir pada kesempatan ini Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg > > Sudi Silalahi, Menag Suryadharma Ali, Mendikbud Mohammad Nuh, Menhub EE > > Mangindaan, Menteri PP dan Perlindungan Anak Linda Gumaler, dan Gubernur > > DKI Fauzi Bowo. (dit) > > > > Link Terkait: > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
