Mungkin maksudnya adalah umat Budha itulah yg doyan melakukan kekerasan, jadi ngomongnya di depan umat Budha. Sedangkan umat Islam itu ga pernah benci orang dan ga pernah melakuukan kekerasan.
Kan Islam itu agama damai, jadi ga mungkin orang Islam melakukan kekerasan dan ngjarin kebencian. Kalo orang Islam lagi ngebantai orang, nindas, malak dsb, itu justru krn orang Islam itu cinta damai, semua yg diilakukan thd non islam itu ga lbih sedang melakukan apa yg disuruh auloh. >________________________________ > From: ttbnice <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Friday, May 18, 2012 2:01 PM >Subject: [proletar] Re: Perayaan Tri Suci Waisak Nasional > > > >Tadinya sih mau ngomongnya di depan FPI. Tapi kaga berani. Yang paling aman >dari semuanya ya umat Budha. > >Nanti kalo omongannya masuk media, mudah2an FPI nya kesentil. Gitu maksudnya > >--- In [email protected], "Sunny" <ambon@...> wrote: >> >> Ref: Boleh saja mengajak, tetapi apakah selama ini umat Buddha melakukan >> kekerasan dan oleh karena itu presiden mengajak umat Bhddha mengisi >> kehidupan berbangsa tanpa kebencian dan kekerasan? >> >> http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2012/05/17/7918.html >> >> Rabu, 16 Mei 2012, 20:23:20 WIB >> Perayaan Tri Suci Waisak Nasional >> >> Presiden Ajak Umat Buddha Mengisi Kehidupan Berbangsa Tanpa Kebencian dan >> Kekerasan >> Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani >> Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono bersama Ibu Herawati menghadiri >> Perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2556 BE/2012 di JIExpo, Kemayoran, >> Jakarya, Rabu (16/5) pukul 19.30 WIB. Tema perayaan tahun ini adalah 'Cinta >> Kasih dan Welas Asih', dengan subtema Pencerahan Menuju Manusia Arif dan >> Bijaksana. >> >> Hari Raya Waisak adalah hari yang disucikan dan dimuliakan oleh umat Buddha >> seluruh dunia. Presiden SBY berharap peringatan tahun ini dapat membawa >> kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan. "Tidak saja bagi umat Buddha, >> tetapi juga bagi umat manusia di muka bumi ini," ujar Presiden dalam >> sambutannya. >> >> Presiden menilai tema peringatan tersebut memiliki makna yang sangat dalam. >> "Tema itu memiliki makna yang dalam karena dengan ajaran metta dan karuna >> umat Buddha diajak agar dapat terus mendengar secara jernih bisikan >> kebenaran dan kebaikan hati nuraninya guna mengisi kehidupan berbangsa tanpa >> kekerasan dan kebencian," ujar Presiden. >> >> Peringatan Dharmasanti Waisak berintikan pada ritual Tri Suci Waisak. Ritual >> itu diperingati dengan khidmat oleh umat Buddha sebagai bagian dari upaya >> pendalaman atas tiga peristiwa sakral dalam agama Buddha. Peristiwa yang >> dimaksud adalah lahirnya Sidharta Gautama, diperolehnya kesadaran agung yang >> dicapai oleh Buddha, dan wafatnya Buddha Gautama. >> >> Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Waisak Nasional Hartati Murdaya memaparkan >> kegiatan Puja Bhakti Waisak yang dipusatkan di Candi Mendut dan Candi >> Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 6 Mei lalu. Ada beberapa rangkaian >> acara, seperti ritual pengambilan air berkah dari Umbul Jumprit, Temanggung, >> dan pengambilan api Alam dari Grobogan, Purwodadi. Prosesi ini melibatkan >> umat Budhha Indonesia dan luar negeri. >> >> Peringatan Waisak tahun ini dimeriahkan oleh drama musikal Borobudur, Athisa >> Dipamkara Shrijana dengan Bodhipatha Pradipa. >> >> Turut hadir pada kesempatan ini Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi >> Silalahi, Menag Suryadharma Ali, Mendikbud Mohammad Nuh, Menhub EE >> Mangindaan, Menteri PP dan Perlindungan Anak Linda Gumaler, dan Gubernur DKI >> Fauzi Bowo. (dit) >> >> Link Terkait: >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
