Di negara komunis tidak ada perusahaan assuransi, tapi memang setiap kecelakaan akan ditanggung pemerintah, korban hanya diberi ganti rugi ala kadarnya saja.
> "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > Sukhoi itu pernah mengumumkan > asuransinya sebesar usd 300 > million atau sekitar 50 miliar > per orang, ini dirilis Russia > Today dan Ria Novosti, tapi entah > mengapa sampai indonesia tinggal > 500 juta Tetapi, perusaan penerbangan Aeroflot yang keluar negeri dilengkapi jaminan assuransi internasional pada setiap pembelian tiketnya karena hal ini merupakan hukum penerbangan internasional. Jadi, pabrik Sukhoi tidak memberikan assuransi karena yang menjamin assuransi itu perusahaan penerbangannya bukan pabrik pesawatnya. Apalagi penerbangan percobaan Sukhoi-100 ini, namanya juga percobaan, wajar dong semua penumpangnya tidak perlu beli tiket karenanya semua penumpang gratis masuk ke neraka. Untuk percobaan penerbangan, pemerintah Russia biasa memberi jaminan kepada pesawatnya bukan kepada penumpangnya, sedangkan pilotnya juga mendapatkan jaminan yang sama seperti pilot2 pesawat tempurnya. Jadi pesawat penumpang Sukhoi-100 tidak ada jaminan dari pemerintah Russia, juga tidak ada assuransinya. Logis ya, gimana mungkin penumpangnya bisa diassuransikan kalo semuanya gratis tidak ada yang punya tiket, yang dalam penerbangan umum mereka bisa disamakan dengan penumpang gelap. Itulah sebabnya, meskipun para korban yang jadi penumpang Sukhoi-100 ini tidak dilengkapi dengan assuransi maupun jaminan, tapi kalo secara resmi pemerintah Russia dituntut tanggung jawabnya ke pengadilan Internasional, maka Russia bisa dipaksa membayar ganti rugi oleh para penuntutnya sesuai dengan polish assuransi penerbangan umumnya. Memang semua yang gratisan enak rasanya, tapi ada saatnya tidak enak seperti dalam bencana design yang salah dari Sukhoi-100 ini. Ny. Muslim binti Muskitawati. --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > > Sukhoi itu pernah mengumumkan asuransinya sebesar usd 300 million atau > sekitar 50 miliar per orang, ini dirilis Russia Today dan Ria Novosti, tapi > entah mengapa sampai indonesia tinggal 500 juta... > > al kisah, di teve pernah ada kesaksian penumpang tidak jadi berangkat karena > ia harus sholat terlebih dahulu dan baginya sholat lebih penting, ia > menceritakan kisahnya tidak ikut sukhoi karena sholat di teve, seandainya > istri orang itu membaca russia today dan mengetahui bahwa insurance dari > perusahaan asuransi russia yg ditunjuk sukhoi adalah 50 milliar per orang, > mungkin istrinya kelak bilang, > > 'bapak kalau naik pesawat russia baiknya jangan sholat dulu-lah pak,' > > > :-)) > > > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote: > > > > RI dan Korban Sukhoi Harus Tuntut Ganti Rugi Kepada Russia ! > > > > Aturan Internasional bahwa setiap pembeli tiket pesawat disertai assuransi > > jiwa sehingga bila terjadi kecelakaan setiap penumpang mendapat santunan. > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
