Hati2 INFORMAN yang ngasih info BBN bisa "dihaabisi" tuh.
Juga2 Oknum2 BBN yang meembuka kedok; bisa saja oknumnya dipindah tugaskan dlsb.
Mafiaaaa ............


--- On Thu, 31/5/12, Sunny <[email protected]> wrote:

From: Sunny <[email protected]>
Subject: [proletar] Panglima TNI: Tak Ada Keterlibatan Pangkat Lebih Tinggi
To: [email protected]
Received: Thursday, 31 May, 2012, 6:29 AM








 



  


    
      
      
      Ref: Baru ditangkap sudah keluarkan pernyataan “tidak ada keterlibatan 
pangkat lebih tinggi”, tentu saja pangkat lebih tinggi dari jenderal atau 
admiral tidak ada. Kalau pangkat tinggi bisa korupsi, mengapa tidak bisa 
menjadi anggota sindikat pengimpor narkotika.



http://www.gatra.com/hukum/31-hukum/13272-panglima-tni-tak-ada-keterlibatan-pangkat-lebih-tinggi

Panglima TNI: Tak Ada Keterlibatan Pangkat Lebih Tinggi 

Wednesday, 30 May 2012 00:03 

Jakarta - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menyayangkan keterlibatan 
Serma S, dalam kasus penyelundupan 1,5 juta pil ekstasi dari China, yang 
berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN), Senin (28/5).



"Kita prihatin. Tetapi, bila ada prajurit yang melakukan pelanggaran harus 
ditindak sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku, dan pasti akan 
kita lakukan penindakan sesuai dengan hukum yang berlaku di lingkungan TNI," 
tegas Panglima TNI, usai acara Hari Pasukan Perdamaian Dunia atau "Peacekeepers 
Day" Ke-64 di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, di Sentul, Bogor, 
Selasa (29/5).



Laksamana Agus menegaskan, tidak ada keterlibatan oknum TNI berpangkat lebih 
tinggi, melainkan hanya melibatkan Serma S secara pribadi saja.



"Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan organisasi atau atasannya. Sepenuhnya 
murni dilakukan oknum tersebut atas nama pribadi," kata Panglima TNI menegaskan.



Terkait pemalsuan surat kepabaenan, kata Agus, itu akan menjadi hal yang 
memberatkan dalam proses hukumnya nanti.



Sebelumnya diberitakan, BNN, Senin, mengungkap kasus penyelundupan narkotika 
jenis ekstasi sekitar 1,5 juta butir. Barang haram itu ditemukan dalam sebuah 
kontainer dengan dokumen palsu.



Pengungkapan penyelundupan narkoba itu bermula pada 28 April 2012, ketika 
sebuah kontainer bernomor TGHU 0683898 diangkut kapal YM Instruction Voyage 93 
S, berangkat dari pelabuhan Lianyungan, Shenzhen, China, dengan tujuan Jakarta, 
Indonesia.



Pada tanggal 8 Mei 2012, kapal tiba di pelabuhan JITC Tanjung Priok dan 
kontainer yang diangkut pada kapal tersebut dibongkar pada pukul 22.00 WIB. 
"Sejak saat itu, petugas melakukan pengawasan terhadap kontainer tersebut 
hingga pengurusan administrasinya selesai," kata Deputi Pemberantasan dan 
Penindakan BNN, Brigjen Pol Benny Mamoto.



"Pengurus administrasi tersebut dilakukan oleh S, dengan memalsukan tanda 
tangan kepala koperasi Primkop Kalta dan menambahkan tulisan 'BAIS TNI'," kata 
Benny.



Hal tersebut, menurutnya, dilakukan S tanpa sepengetahuan dan seizin pimpinan 
Bais. S juga mengubah data packing list untuk menurunkan bea masuk dan 
selanjutnya selisih pembayaran bea masuk diambil dan dinikmati oleh S.



Selain S, tujuh warga sipil yang merupakan bagian dari sindikat tersebut, 
masing-masing berinisial RS, R, A, M, AR, MM dan J, turut ditangkap. Mereka 
kini masih menjalani pemeriksaan. [TMA, Ant]



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    






  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke