100 Tahun Lagi Orang Burma Diusir Arab Rohingya Seperti Israel !

http://ireport.cnn.com/docs/DOC-801221

Pengungsi gelap Arab Rohingya kembali melakukan pembunuhan2 didalam wilayah 
Myanmar/Burma.  10 Pemuda Buddha dibunuh, satu wanita diperkosa dan dibunuh 
sesudahnya.  Kemudian pasukan pemberontak Arab Rohingya Muslim ini melakukan 
pembakaran rumah2, penjarahan toko2 yang akhirnya bentrok dengan pasukan Burma 
sehingga terjadilah pertumpahan darah besar2an.  Banyak pemberontak Arab 
Rohingya ini yang tertangkap dan sisanya melarikan diri ke Bangladesh 
menyeberangi perbatasan Burma.

http://ireport.cnn.com/docs/DOC-800931

Arab Rohingya mulai berdatangan pertama kali disekitar tahun 1950-an sewaktu 
berkecamuk perang India-Pakistant kemudian juga ikut serta Bangladesh.

Sama seperti juga Arab Palestina yang memalsukan diri sebagai bangsa Palestina, 
demikianlah Arab Rohingya memalsukan diri sebagai penduduk aseli Burma yang 
ditolak oleh pemerintah Burma.

Asal muasal Arab Rohingya ini mulanya dari Afghanistant kemudian hijrah ke 
Bangladesh untuk kemudian ditahun 1950-an masuk secara ilegal kenegara Burma 
untuk menempati tanah diperbatasan Burma-Bangladesh.

Pasukan Burma mulai memerangi Arab Rohingya ini sejak 1960 dimana mereka 
menuntut kemerdekaan untuk menempati tanah milik negara Myanmar dijadikan 
Republik Rohingya.

Itulah sebabnya hingga kini pemerintah Myanmar menolak memberikan kewargaan 
negara kepada mereka yang masuk secara ilegal, dan mereka yang menuntut 
kemerdekaan langsung ditembak mati.

Arab Rohingya tidak beda dengan Arab Palestina, sekali dikasihani diberi 
sejengkal tanah dalam 100 tahun yang akan datang penduduk Burma senasib dengan 
penduduk Yahudi yaitu diusir dari tanah airnya, dituduh merebut tanah mereka.  
Bahkan belum pula 100 tahun mereka sudah berani mengusir penduduk Myanmar di 
propinsi Rakhine

http://ireport.cnn.com/docs/DOC-801358?ref=feeds%2Flatest

http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/06/13/m5juve-hrw-desak-bangladesh-buka-perbatasan-bagi-muslim-myanmar

Penduduk aseli Myanmar (Burma) berkulit kuning, mata sipit, sedangkan Arab 
Rohingya ini berkulit hitam atau coklat gelap dan matanya seperti burung hantu, 
satu ras dengan Bangladesh.

Negara2 Islam dan Arab sama2 sepakat menolak pengungsi Arab Rohingya ini karena 
bertujuan agar Arab Rohingya ini berjihad merebut tanah Burma untuk dijadikan 
tanah Syariah Islam.

Sekitar setahun lalu, propinsi Aceh menerima para pengungsi Rohingya ini, namun 
setelah tiga bulan mengusir mereka dan melarang penduduk Aceh menikahi mereka.  
Beberapa dari para pengungsi tertangkap basah mencuri jemuran penduduk.  
Akhirnya pemerintah RI mengirim mereka ke Thailand bukan ke Bangladesh karena 
tujuannya agar mereka berjihad mendapatkan tempat mendirikan negara baru 
sebagai negara Syariah Islam.

RI adalah salah satu negara yang meminta perlindungan bagi terorist Rohingya 
ini, sedangkan semua negara2 Asia mengutuknya.  Bahkan UNHCR dan lembaga HAM 
dunia berunding agar Bangladesh bertanggung jawab menerima para terorist ini 
kembali ke negaranya, namun Bangladesh menolaknya dengan alasan mereka sudah 
lama tinggal di Burma sehingga seharusnya menjadi warganegara Burma.  Padahal 
di Indonesia banyak orang2 keturunan Cina di Nusatenggara, Kalimantan, dan 
Sumatera yang sudah turun temurun 10 generasi sejak sebelum datangnya Belanda 
ke Indonesia sudah mendiami tanah Indonesia tetapi ditolak kewargaan negaranya 
oleh pemerintah RI.

Jadi memang ini merupakan konspirasi Syariah Islam dalam rangka mencapai 
tujuannya untuk menegakkan Syariah Islam diseluruh dunia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke