Eropa jg mungkin akan ngalami nasib yg sama. Sekarang aja di ghetto Islam di Eropa, orang Eropanya sendiri udah ditindas.
>________________________________ > From: muskitawati <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Friday, June 15, 2012 2:16 AM >Subject: [proletar] 100 Tahun Lagi Orang Burma Diusir Arab Rohingya Seperti >Israel ! > > > >100 Tahun Lagi Orang Burma Diusir Arab Rohingya Seperti Israel ! > >http://ireport.cnn.com/docs/DOC-801221 > >Pengungsi gelap Arab Rohingya kembali melakukan pembunuhan2 didalam wilayah >Myanmar/Burma. 10 Pemuda Buddha dibunuh, satu wanita diperkosa dan dibunuh >sesudahnya. Kemudian pasukan pemberontak Arab Rohingya Muslim ini melakukan >pembakaran rumah2, penjarahan toko2 yang akhirnya bentrok dengan pasukan Burma >sehingga terjadilah pertumpahan darah besar2an. Banyak pemberontak Arab >Rohingya ini yang tertangkap dan sisanya melarikan diri ke Bangladesh >menyeberangi perbatasan Burma. > >http://ireport.cnn.com/docs/DOC-800931 > >Arab Rohingya mulai berdatangan pertama kali disekitar tahun 1950-an sewaktu >berkecamuk perang India-Pakistant kemudian juga ikut serta Bangladesh. > >Sama seperti juga Arab Palestina yang memalsukan diri sebagai bangsa >Palestina, demikianlah Arab Rohingya memalsukan diri sebagai penduduk aseli >Burma yang ditolak oleh pemerintah Burma. > >Asal muasal Arab Rohingya ini mulanya dari Afghanistant kemudian hijrah ke >Bangladesh untuk kemudian ditahun 1950-an masuk secara ilegal kenegara Burma >untuk menempati tanah diperbatasan Burma-Bangladesh. > >Pasukan Burma mulai memerangi Arab Rohingya ini sejak 1960 dimana mereka >menuntut kemerdekaan untuk menempati tanah milik negara Myanmar dijadikan >Republik Rohingya. > >Itulah sebabnya hingga kini pemerintah Myanmar menolak memberikan kewargaan >negara kepada mereka yang masuk secara ilegal, dan mereka yang menuntut >kemerdekaan langsung ditembak mati. > >Arab Rohingya tidak beda dengan Arab Palestina, sekali dikasihani diberi >sejengkal tanah dalam 100 tahun yang akan datang penduduk Burma senasib dengan >penduduk Yahudi yaitu diusir dari tanah airnya, dituduh merebut tanah mereka. >Bahkan belum pula 100 tahun mereka sudah berani mengusir penduduk Myanmar di >propinsi Rakhine > >http://ireport.cnn.com/docs/DOC-801358?ref=feeds%2Flatest > >http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/06/13/m5juve-hrw-desak-bangladesh-buka-perbatasan-bagi-muslim-myanmar > >Penduduk aseli Myanmar (Burma) berkulit kuning, mata sipit, sedangkan Arab >Rohingya ini berkulit hitam atau coklat gelap dan matanya seperti burung >hantu, satu ras dengan Bangladesh. > >Negara2 Islam dan Arab sama2 sepakat menolak pengungsi Arab Rohingya ini >karena bertujuan agar Arab Rohingya ini berjihad merebut tanah Burma untuk >dijadikan tanah Syariah Islam. > >Sekitar setahun lalu, propinsi Aceh menerima para pengungsi Rohingya ini, >namun setelah tiga bulan mengusir mereka dan melarang penduduk Aceh menikahi >mereka. Beberapa dari para pengungsi tertangkap basah mencuri jemuran >penduduk. Akhirnya pemerintah RI mengirim mereka ke Thailand bukan ke >Bangladesh karena tujuannya agar mereka berjihad mendapatkan tempat mendirikan >negara baru sebagai negara Syariah Islam. > >RI adalah salah satu negara yang meminta perlindungan bagi terorist Rohingya >ini, sedangkan semua negara2 Asia mengutuknya. Bahkan UNHCR dan lembaga HAM >dunia berunding agar Bangladesh bertanggung jawab menerima para terorist ini >kembali ke negaranya, namun Bangladesh menolaknya dengan alasan mereka sudah >lama tinggal di Burma sehingga seharusnya menjadi warganegara Burma. Padahal >di Indonesia banyak orang2 keturunan Cina di Nusatenggara, Kalimantan, dan >Sumatera yang sudah turun temurun 10 generasi sejak sebelum datangnya Belanda >ke Indonesia sudah mendiami tanah Indonesia tetapi ditolak kewargaan negaranya >oleh pemerintah RI. > >Jadi memang ini merupakan konspirasi Syariah Islam dalam rangka mencapai >tujuannya untuk menegakkan Syariah Islam diseluruh dunia. > >Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
