uplik itu nongkrong di prol motive nya bukan diskusi seh ... tapi saya 
cenderung melihat uplik sama item ini nyari nafkan dengan cara menulis hal yang 
itu-itu juga dengan dibiayai oleh pihak tertentu.

Kenapa ?

Lebih dari 10 tahun mengulang-ngulang tulisan yang sama ...
Sasarannya jelas : Islam

Jadi dalam konteks ini sebenernya ngomong sama uolik ini jelas percuma, karena 
yang uplik cari adalah kesalahan islam.

Kasihan.

--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
>
> 
> 
> Walaupun Pinpin jungkir balik, walaupun di konteks-kontesin, dipupur-pupur, 
> dibedakin kenyataan tetap sama: hingga sekarang di Mauritania misalnya, 
> walaupun secara resmi sudah dihapuskan, masih ada perbudakan...
> 
> Dan perempuan Indonesia dan perempuan dari negerilain yang bekerja di 
> berbagai negeri Arab praktis tetap diperlakukan sebagai budak...
> 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote:
> >
> > Awal tahun 2000-an Saya pernah "goyang" saat mencoba menyimak surat at 
> > thahrim, ditambah lagi dengan kasus faktual banyaknya TKW yang pulang ke 
> > Indo bawa anak :-)
> > 
> > Betulkah Islam memperbolehkan menggauli budak tanpa nikah ? Bukankah Islam 
> > adalah agama yang membebaskan manusia dari perbudakan ?
> > 
> > (Serius dikit neh .. mgisep rokok dulu ah ..... )
> > 
> > ...
> > 
> > Pertama, jika budak itu disebutkan secara umum bukan dalam konteks hubungan 
> > suami-isteri (seksual), maka ia disebut "AMATUN" (wa laamatun mu'minatun 
> > khaerun min musyrikatin walaw a'jabatkum" (Al Baqarah: 221).
> > 
> > Kedua, jika budak itu disebut dalam konteks hubungan seksual, maka ia 
> > disebut "Milkul yamiin" (Aw maa malakat aemaanukum) di S.an Nisa: 4 
> > 
> > Dari kedua penyebutan di atas jelas, bahwa dalam Islam seandainya memang 
> > ada budak, tak akan dibenarkan untuk digauli sampai terjadi proses hukum 
> > yang disebut "NIKAH". Jika seorang "AMATUN" tadi dinikahi maka secara 
> > otomatis akan berubah statusnya menjadi "Milkul-yamin" (milik tangan kanan, 
> > yang dapat diartikan dimiliki secara sah), yang sebenarnya statusnya bukan 
> > lagi budak, tapi isteri sah dari bekas tuannya.
> > 
> > Maria adalah seorang raja yang diberikan kepada Rasul. Maria adalah salah 
> > seorang budak wanita raja tersebut. Mohon dikaji kembali sejarah itu 
> > baik-baik lagi. Dalam beberapa ungkapan sejarah, Maria tetap disebut 
> > sebagai zawjun Nabi. Bahkan kita belum menemukan bahwa beliau (Maria) itu 
> > disebut sebagai hamba sahayanya nabi.
> > 
> > Jika kesimpulan jusplik menyatakan bahwa Maria adalah hamba sahaya nabi, 
> > maka di sini rasanya terjadi kontradiksi dengan misi Rasulullah SAW yang 
> > salah satunya membebaskan manusia dari perbudakan terhadap sesama. Kok 
> > sampai tega rasulullah SAW masih memperbudak, berhubungan lagi dengan budak 
> > itu hingga lahir beberapa anak darinya.  :-)
> > 
> > Islam datang dengan tujuan, salah satunya, membebaskan perbudakan di atas 
> > bumi ini. Salah satunya dengan menganjurkan kepada para tuan untuk 
> > mengawini budaknya sehingga secara otomatis terbebas dari perbudakan.
> > 
> > S. An nisa 25 : diperbolehkan untuk menikahi budak-budak wanita.   Dengan 
> > pernikahan itu sendiri menjadikan kedua insan itu sejajar.  
> > 
> > konteks Qur'an secara menyeluruh dan maqaasidus syari'ah, salah satunya 
> > adalah hifzunnasala (menjaga kemurnian keturunan)...
> > 
> > KESIMPULAN :
> > 
> > Pertama, seringkali kita bersikukuh menafsirkan ayat-ayat Al Qur'an secara 
> > harfy (TEKSTUAL), tanpa ingin melihat kepada KONTEKS Al Qur'an secara 
> > kaaffah dan syamil dengan melihat pula kepada KONTEKS ajaran yang 
> > diperjuangkan Al Qur'an, hanya karena hal ini untuk menjustifikasi pendapat 
> > "Kami". Sifat 'ashobyah seperti ini cukup lama mematikan daya nalar dan 
> > intellectual capabilities yang kita miliki.
> > 
> > Kedua, Islam sejak awal memiliki komitmen untuk menghapuskan perbudakan. 
> > Salah satu makna inti dari "syahadah" kita adalah menghapuskan seluruh 
> > bentuk perbudakan, khususnya perbudakan formal seperti yang pernah terjadi 
> > itu.  
> > 
> > Ketiga, salah satu tujuan utama syariat iSLAM adalah "hifzun nasal" 
> > (menjaga kemurnian keturunan) sehingga perzinahan diharamkan.  
> > 
> > bEGITU pLIK ....
> > Makanya kalau Googling yang imbang dikit kenapa seh ...
> > Jadi ateis itu cerdas dikit kenapa seh plik ...
> > Jangan malu-maluin orang ateis dong ah ...
> > 
> > PLAK !
> > 
> > 
> > 
> > --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> 
> > wrote:
> > >
> > > PLAK !
> > > Lha iyalah plik .... PLAK !
> > > Masa iye kita2 mesti mengangkat ente menjadi jungjunan ...
> > > mimpi ah ...
> > > PLAK !
> > > 
> > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> > > >
> > > > 
> > > > 
> > > > Komik nabi babi Muhamamd yang dijadikan junjungan dan panutan oleh 
> > > > orang Islam Indonesia...
> > > > 
> > > > 
> > > > http://www.prophetmuhammadillustrated.com/muhammad-dan-hafsa.html
> > > >
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke