Ref: Uang jemah haji dikuropsi, menteri agama koruptor, Departemen Agama
(Depag) sarang penyamun, maka tentu saja Kitab Agama pun bukan problem untuk
dipakai menjadi alat korupsi. Korupsi tidak mengenal Allah dan firmannya,
tetapi koruptor NKRI kenal dan adalah sahabat kental dengan Fulus bin Duit
untuk disulap masuk kantong pribadi. Patut dipuji kaum koruptor NKRI, kalau
mereka berbicara sering menyepuh lidah dengan kata-kata agama dan pada hari
ibadah mereka pergi beribadah mengucapkan syukur atas berkat yang dilimpahkan.
http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/21/ArticleHtmls/KPK-Selidiki-Korupsi-Pengadaan-Al-Quran-21062012005010.shtml?Mode=0
KPK Selidiki Korupsi Pengadaan Al-Quran
JAKARTA
"Kami akan kooperatif."
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengatakan
lembaganya saat ini tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dalam
pengadaan kitab suci Al-Quran di Kementerian Agama. “Tak lama lagi akan naik ke
penyidikan,” kata Abraham di sela rapat dengar pendapat umum dengan Komisi
Hukum di kompleks parlemen, Senayan, kemarin.
Abraham mengungkapkan, pengadaan Al-Quran itu terjadi di
Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama. KPK sudah
melakukan satu kali ekspose untuk kasus ini. Namun dia mengaku lupa detail
nilai kerugian negara dan siapa yang melaporkan perkara ini.
Bambang Widjojanto menyatakan belum bisa mengungkap pelaku
dalam kasus ini.
Alasannya, “Agar strategi penyelidikan bisa lebih lanjut,”
katanya. Penyidik saat ini masih menyelidiki modus korupsi yang dilakukan.
Apakah termasuk perbuatan melawan hukum berkaitan dengan penyuapan atau
penyalahgunaan kewenangan.
Sebelumnya, dalam sebuah acara diskusi di Universitas
Al-Azhar Indonesia, Deputi Penindakan KPK, K.M.S. Romi, menjelaskan, dugaan
korupsi ini melibatkan banyak orang.
“Kitab suci saja dikorupsi, betapa membuat sedih,” ujarnya.
Kementerian Agama menyatakan belum mengetahui adanya laporan
korupsi dalam pengadaan Al-Quran. “Saya akan cek besok (hari ini),” kata Wakil
Menteri Agama Nasaruddin Umar kemarin.
Nasaruddin menyatakan tak yakin pengadaan Al-Quran
diselewengkan. Dia mengaku selalu mewanti-wanti bawahannya agar tak
bermain-main dengan anggaran pengadaan, khususnya Al-Quran yang dianggap suci.
Sifatnya yang suci dinilai membuat pejabat enggan mengambil keuntungan dalam
proses pengadaannya.
Al-Quran, kata dia, biasa diadakan oleh berbagai direktorat
jenderal di Kementerian Agama, terutama Direktorat Jenderal Bina Masyarakat
Islam dan Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam. Namun pengadaan juga bisa
dilakukan dinas-dinas di daerah.
Kementerian Agama menyatakan kesiapannya memberi keterangan
kepada penyidik apabila KPK hendak mengusut pejabatnya. “Kami akan kooperatif
jika memang KPK membutuhkan bukti.“
Nasaruddin belum bisa menjelaskan dugaan korupsi itu terjadi
pada masa kepemimpinan siapa.
IRA GUSLINA SUFA | RAFIKA AULIA | FRANSISCO ROSARIANS | WANTO
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/