Depag itu memantau pergerakan/pertumbuhan agama non islam untuk dasar pengambilan keputusan langkah langkah penghadangan-nya... jangan heran kalau selalu ada kebijakan baru dari pemerintah (udah disusupin antek antek islam juga) untuk menghambat pertumbuhan agama non islam...
2012/6/22 item abu <[email protected]> > ** > > > Dep Agama itu cuma unt nindas agama non Islam dan ngedukung agama Islam. > Hrsnya ganti aja namanya jadi Dep Agama Islam. > > >________________________________ > > From: Sunny <[email protected]> > >To: [email protected] > >Sent: Friday, June 22, 2012 5:19 PM > >Subject: [proletar] KPK Selidiki Korupsi Pengadaan Al-Quran > > > > > > > > >Ref: Uang jemah haji dikuropsi, menteri agama koruptor, Departemen Agama > (Depag) sarang penyamun, maka tentu saja Kitab Agama pun bukan problem > untuk dipakai menjadi alat korupsi. Korupsi tidak mengenal Allah dan > firmannya, tetapi koruptor NKRI kenal dan adalah sahabat kental dengan > Fulus bin Duit untuk disulap masuk kantong pribadi. Patut dipuji kaum > koruptor NKRI, kalau mereka berbicara sering menyepuh lidah dengan > kata-kata agama dan pada hari ibadah mereka pergi beribadah mengucapkan > syukur atas berkat yang dilimpahkan. > > > > > http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/21/ArticleHtmls/KPK-Selidiki-Korupsi-Pengadaan-Al-Quran-21062012005010.shtml?Mode=0 > > > >KPK Selidiki Korupsi Pengadaan Al-Quran > > > >JAKARTA > > > >"Kami akan kooperatif." > > > >Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengatakan lembaganya > saat ini tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan > kitab suci Al-Quran di Kementerian Agama. Tak lama lagi akan naik ke > penyidikan, kata Abraham di sela rapat dengar pendapat umum dengan Komisi > Hukum di kompleks parlemen, Senayan, kemarin. > >Abraham mengungkapkan, pengadaan Al-Quran itu terjadi di Direktorat > Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama. KPK sudah melakukan satu > kali ekspose untuk kasus ini. Namun dia mengaku lupa detail nilai kerugian > negara dan siapa yang melaporkan perkara ini. > > > >Bambang Widjojanto menyatakan belum bisa mengungkap pelaku dalam kasus > ini. > > > >Alasannya, Agar strategi penyelidikan bisa lebih lanjut, katanya. > Penyidik saat ini masih menyelidiki modus korupsi yang dilakukan. Apakah > termasuk perbuatan melawan hukum berkaitan dengan penyuapan atau > penyalahgunaan kewenangan. > > > >Sebelumnya, dalam sebuah acara diskusi di Universitas Al-Azhar Indonesia, > Deputi Penindakan KPK, K.M.S. Romi, menjelaskan, dugaan korupsi ini > melibatkan banyak orang. > > > >Kitab suci saja dikorupsi, betapa membuat sedih, ujarnya. > >Kementerian Agama menyatakan belum mengetahui adanya laporan korupsi > dalam pengadaan Al-Quran. Saya akan cek besok (hari ini), kata Wakil > Menteri Agama Nasaruddin Umar kemarin. > > > >Nasaruddin menyatakan tak yakin pengadaan Al-Quran diselewengkan. Dia > mengaku selalu mewanti-wanti bawahannya agar tak bermain-main dengan > anggaran pengadaan, khususnya Al-Quran yang dianggap suci. Sifatnya yang > suci dinilai membuat pejabat enggan mengambil keuntungan dalam proses > pengadaannya. > > > >Al-Quran, kata dia, biasa diadakan oleh berbagai direktorat jenderal di > Kementerian Agama, terutama Direktorat Jenderal Bina Masyarakat Islam dan > Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam. Namun pengadaan juga bisa > dilakukan dinas-dinas di daerah. > > > >Kementerian Agama menyatakan kesiapannya memberi keterangan kepada > penyidik apabila KPK hendak mengusut pejabatnya. Kami akan kooperatif jika > memang KPK membutuhkan bukti. > > > >Nasaruddin belum bisa menjelaskan dugaan korupsi itu terjadi pada masa > kepemimpinan siapa. > > > >IRA GUSLINA SUFA | RAFIKA AULIA | FRANSISCO ROSARIANS | WANTO > > > > > > > > > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
