Perempuan adalah makhluk paling misterius di jagat. Berwujud, berwarna, berbau, berasa, tapi juga ada dalam pikiran.
Apakah ada yang nungguin neurosaintis memutuskan bahwa perempuan itu ada?! Jelas uplik & bleki yang repot nungguin. Makanya, saking keburu napsu, pacaranlah mereka berdua mumpung ilmuwan belon kluarin fatwa soal ada enggaknya perempuan di jagat. hehe.. --- "arra_s" <arra_s@...> wrote: > di dalam Aq dikatakan bahwa derajat kaum lelaki di tinggikan dari > kaum perempuan.. > saya sebagai perempuan menyadari bahwa benar adanya.. > tak banyak kaum perempuan yg dapat mengontrol emosi nya se tegar > kaum lelaki, menggunakan logika nya setajam lelaki, bertanggung > jawab kepada keluarga nya seperti yg dilakukan kaum lelaki.. > > kalau dalam satu keluarga ada satu saja yg seperti ini, maka apapun > persoalan keluarga termasuk soal pembagian waris, akan berjalan > dengan sempurna.. > > masalahnya adalah ada diantara kaum lelaki yg merendahkan derajat > diri nya sendiri.. > contohnya Jusfiq dan si Item, > persoalan keluarga ditangan mereka akan menjadi kacau balau.. > apalagi masalah waris.. kebayang deh.. sudah dapat di prediksi.. > > > --- "ajeg" <ajegilelu@...> wrote: > > > Pada kenyataannya memang begitu. Bahkan beberapa kawan & > > kenalan asal Minang (suku yang cukup kental dengan keislaman) > > tidak menelan mentah-mentah pembagian hak waris menurut syariat. > > Keluarga mereka bisa membuat putusan soal waris yang lebih > > berdasarkan asas keadilan. > > > > Dan ini bukan semata karena budaya Minang menganut sistem > > matriarkhat. > > > > > > --- From: "habe arifin" <habearifin@...> > > > > > Syariatisasi Hukum Nasional > > > Oleh: KH. Abdurrahman Wahid > > > > [...] > > > > > Begitu juga harta warisan dibagikan kepada anak lelaki dua kali > > > lipat dari apa yang dibagikan kepada anak perempuan. Dalam > > > kenyataan, banyak terjadi para lelaki "melepaskan" haknya itu > > > sehingga anak perempuanpun mendapat pembagian yang sama dengan > > > anak lelaki. Perubahan ini terjadi karena adanya proses > > > penafsiran ulang (re-interprestasi) ini adalah kenyataan hidup > > > yang terjadi yang tidak dapat dipungkiri oleh siapapun dan > > > harus diperhitungkan oleh para pengamat dunia Islam. > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
