Dr ayat itu orang yg pake otak akan bisa ngeliat bhw orang abad ke 7 jg udah tau ada air tawar di laut. Kadang dr warna airnya aja kliatan koq bhw air tawar dr sungai itu bisa terus ngalir ke laut sepanjang beberapa km.
>________________________________ > From: Bukan Pedanda <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Sunday, June 24, 2012 9:53 PM >Subject: [proletar] Re: Mr. Jacques Yves Costeau ( orang cerdas yang masuk >Islam) > > > > > >Bak anjing budug lapar melihat seonggok taik angat, Pinpin yang dungu kayak >anjing itu melahap saja tulisan cocologi - yang tentu saja tidak berbukti dan >yang tidak masuk akal ini - dan yang rajin disampaikan oleh orang Islam yang >sama-sama dungunya dengan Pinpin dalam berbagai versi.... > >Versi yang ini isinya ceritanya ("kumpulan mata air tawar-segar yang sangat >sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin >di sekelilingnya") juga nggak bersesuaian kok dengan ayat khurafah najis al >Mushaf itu ("dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan >yang lain masin lagi pahit") > >http://wikiislam.net/wiki/Jacques_Cousteau_%28Conversion_to_Islam%29 > >--- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> >wrote: >> >> "Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar >> lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya >> dinding dan batas yang menghalangi." (Q.S Al Furqan:53) >> >> Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV `Discovery Chanel' >> pasti kenal Mr. Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli Oceanografer dan ahli >> selam terkemuka dari Perancis. >> >> Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai >> dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang >> keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia. >> >> Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba >> Captain Jacques Yves Costeau menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar >> yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air >> laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang >> membatasi keduanya. >> >> Fenomena ganjil itu membuat bingung Mr. Costeau dan mendorongnya untuk >> mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah >> lautan. Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan >> sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun >> ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil >> tersebut. >> >> Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian >> ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al >> Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering >> diidentikkan dengan Terusan Suez. Ayat itu berbunyi "Marajal bahraini >> yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laayabghiyaan…" Artinya: "Dia membiarkan >> dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada >> batas yang tidak dilampaui masing-masing." Kemudian dibacakan surat Al >> Furqan ayat 53 di atas. >> >> Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan >> tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana >> terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun >> tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 >> yang berbunyi "Yakhruju minhuma lu'lu`u wal marjaan" Artinya "Dari keduanya >> keluar mutiara dan marjan." Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara. >> >> Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur'an itu, melebihi >> kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan >> yang dalam. Al Qur'an ini MUSTAHIL DISUSUN OLEH MUHAMMAD yang hidup di abad >> ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk >> mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
