Dungunya si pinpin ini, kibulan kayak gini dicaplok dgn lahapnya. Padahal orang2 Islam di milis udah pada ogah unt ngebual kayak ginian krn mereka kayaknya sadar bhw ini cuma kibulan. Ternyata masih jg ada yg super goblok, krn udah sekian thn msh jg percaya.
>________________________________ > From: pinpinyuliansyah <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Sunday, June 24, 2012 8:37 PM >Subject: [proletar] Mr. Jacques Yves Costeau ( orang cerdas yang masuk Islam) > > > >"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar >lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya >dinding dan batas yang menghalangi." (Q.S Al Furqan:53) > >Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV `Discovery Chanel' pasti >kenal Mr. Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli Oceanografer dan ahli selam >terkemuka dari Perancis. > >Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai >dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan >alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia. > >Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba >Captain Jacques Yves Costeau menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar >yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut >yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang >membatasi keduanya. > >Fenomena ganjil itu membuat bingung Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari >tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia >mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu >menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak >kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut. > >Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia >pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran >tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering >diidentikkan dengan Terusan Suez. Ayat itu berbunyi "Marajal bahraini >yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laayabghiyaan…" Artinya: "Dia membiarkan dua >lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang >tidak dilampaui masing-masing." Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di >atas. > >Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan >tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana >terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun >tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang >berbunyi "Yakhruju minhuma lu'lu`u wal marjaan" Artinya "Dari keduanya keluar >mutiara dan marjan." Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara. > >Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur'an itu, melebihi >kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan >yang dalam. Al Qur'an ini MUSTAHIL DISUSUN OLEH MUHAMMAD yang hidup di abad ke >tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai >lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
