Si Tifatul Sembiring itu emang kerjanya bagi2 proyek ke ulama, padahal 
ceritanya ngurusin IT. Jadi ga heran kalo hasilnya amburadul krn dikerjakan 
oleh ulama.




>________________________________
> From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Tuesday, July 3, 2012 6:54 PM
>Subject: [proletar] PKS Tolak Amplop, Tapi Minta Proyek
> 
>
>  
>Ref: Oh, kalau begitu caranya. maka sebagusnya partai politik dijadikan badan 
>usaha supaya bisa bebas berbisnis. Dengan DPR dirubah bursa obyek dimana yang 
>dulunya partai politik bisa tawar menawar untuk proyek-proyek bisnis, 
>konstruksi bangunan, dagang impor expor, pengolahan kekayaan alam, misalnya 
>pertambangan, perikanan dsbnya. Lebih baik begitu dari pada dituduh 
>macam-macam, karena diperoleh proyek dan juga kalau di bursa tak perlu 
>berbicara atas nama rakyat. 
>
>Dirgahayu NKRI!
>
>http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2012/07/02/122982/PKS-Tolak-Amplop-Tapi-Minta-Proyek
>
>02 Juli 2012 | 15:11 wib
>
>PKS Tolak Amplop, Tapi Minta Proyek
>JAKARTA, suaramerdeka.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak 
>uang pelicin terkait pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan 
>Prioritas Plafon Sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 
>2012. Hal ini terungkap dalam persidangan dengan terdakwa Wali Kota nonaktif 
>Soemarmo Hadi Saputro. Namun Partai berjargon Bersih dan Peduli ini kerap 
>meminta proyek APBD Semarang.
>
>Menurut Sekretaris Daerah Kota Semarang nonaktif Akhmat Zaenuri, Wakil Ketua 
>DPRD Kota Semarang Ahmadi sempat menemui dirinya untuk menyatakan penolakan 
>fraksi PKS soal uang yang akan diberikan pihak pemerintah kota terkait 
>pebahasan APBD.
>
>Sehingga, lanjut Zaenuri, jatah 50 orang anggota DPRD berkurang menjadi 38 
>orang. Rinciannya, berkurangnya jatah 6 orang anggota Fraksi PKS itu yakni, 4 
>orang sedang naik haji, dan 2 orang sedang menjalani hukuman.
>
>"Demokrat kebagian jatah Rp 104 juta untuk 13 anggota mereka di DPRD, PDIP 
>kecipratan Rp 64 juta untuk delapan orang anggota, PAN Rp 48 juta untuk enam 
>orang anggota, Gerindra Rp 48 juta untuk enam orang anggota, dan Golkar 
>kebagian Rp 40 juta untuk lima orang anggota," ujar Zaenuri.
>
>Uang suap untuk fraksi Partai Demokrat, Golkar, Gerindra, dan PAN diserahkan 
>langsung oleh Zaenuri kepada masing-masing perwakilan partai di DPRD Semarang. 
>Sedangkan jatah uang suap untuk fraksi PDIP diserahkan lewat staf Zaenuri 
>bernama Tafrika.
>
>Menurut Zaenuri, pihaknya terpaksa menggelontorkan uang suap kepada DPRD 
>Semarang. Jika tidak, maka waktu pembahasan APBD akan ditunda-tunda oleh 
>anggota dewan. "Kalau enggak dikasih uang, pembahasan di komisi bisa molor. 
>Mereka (anggota DPRD) juga akan tanya-tanya terus," ungkap Zaenuri.
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke