Pertanyaan yang bikin garuk pala.. 
http://www.youtube.com/watch?v=LCYAuTFjAL8 

Apalagi pake bilang, 

lie to me
i promise i'll believe
lie to me
but please don't leave..  

:) 

--- "liver_duke" <endyonisius@...> wrote:

> Fenomena ini sudah sering dan makin jeli kuamati, secara sengaja
> maupun tidak. Yakni persoalan perbedaan antara laki dan perempuan.
> Dari hal sederhana kayak beda fisik dan emosi, cara nyetir mobil
> hingga kelakuan di ATM, hingga ribetnya menyangkut beda paham dari
> urusan kedua individu beda kelamin ini. Bahkan ketika mereka sudah
> disatukan hidup bersama lewat sertifikat syah, gak lantas mereduce
> problem seperti si skeptis menyatakan, "menikah hanyalah legalitas
> tidur bareng musuh abadi". Pernyataan yg hanya memperpendek uraian
> ragam perbedaan antara Adam dan Eva, pendek cerita, akupun sampai
> menelan mentah kata John Grey, "Men from Mars, Women from Venus".
> 
> Menelan mentah bisa bermakna literate, bisa saja eksistensi lelaki
> dan perempuan modern saat ini memang berasal dari planet terpisah
> atau terdapat intervensi. Bagi penganut evolusionis mengenal para
> Homo Erectus yg mengarungi rentang waktu panjang, hingga memasuki
> periode peralihan moyang calon manusia beradab yakni Neanderthal
> secara fisik namun belum sanggup mengoptimalkan kinerja otaknya.
> Mendadak pada suatu masa lalu, seolah muncul jenis manusia baru
> yg dapat memperagakan olah pikir berupa budaya purba dan disebut
> "sapiens" sekaligus mencirikan kesempurnaan fisik manusia modern.
> Perubahan relatif mendadak dan signifikan yg seolah membuat dunia
> lebih cepat berputar ini, setelah melewati era kepunahan (siklus
> ice age?) namun menghasilkan spesies baru. Mungkin fenomena begini
> yg ingin diceritakan garis besar film Promoteus (diciptakan untuk
> dimusnahkan agar tercipta kondisi lebih sempurna, survival of the
> fittest), sekaligus terdapat kesenjangan yg disebut missing link.
> 
> Missing link ini termasuk mempertanyakan eksistensi species hewan
> berjalan tegak yg dapat berfikir, apakah telah terdapat intervensi
> bahkan akselerasi dari spesies lain? Jika bisa diikuti, maka unsur
> yg paling mungkin untuk mengisi missing link tsb adalah pada peran
> perempuan yg berkemampuan pembuahan, melahirkan dan nursery, juga
> bertugas membentuk peradaban. Makanya dikenal istilah ibu pertiwi,
> ibu negeri, ibu kota, perempuan adalah pewaris sekaligus penjaga.
> Sosok dan tugas begini amatlah berat, sekaligus para ibu yg rela
> "dibuahi" para pejantan mirip bonobo berjalan tegak hingga secara
> perlahan "memperbaiki" bentuk fisik manusia. Para ibu pulalah yg
> memoles otak dan cara berfikir para pejantan dgn kasih sayang dan
> etika prilaku, hingga muncul ilmu pengetahuan hingga kebudayaan.
> Otomatis para ibu purba ini mestilah cantik, pintar, sabar, dan
> segala kelengkapan fisik yg terlihat pada Jenifer Lopez maupun
> tegar mirip San Suu Kyi, pinter dan anggun persis .. dst.
> 
> Jadi semakin dalam, jika memang disepakati terdapat intervensi
> berupa campur tangan pihak lain di era missing link berupa sosok
> "perempuan". Tentu perempuan Neanderthal lainnya tetap ada kayak
> ilustrasi Sophia Latjuba mendadak diterjunkan di Papua purba dan
> dipake rame2 untuk tugas beranak sehingga fisik Papua modern jadi
> mancung, putih, dan fasih berbahasa Jerman. Sophia Latjuba adalah
> perempuan di era missing link yg mengakselerasi jadi homo sapiens
> namun tetap memiliki ciri khas dan kepribadian asal yg diturunkan
> secara selektif terutama kepada keturunan perempuannya. Sehingga
> kenapa pada dasarnya lelaki dan perempuan modern akan selalu beda
> paham dan pendapat, kemungkinan telah terjawab secara cucokologi.
> 
> Adapun ada beberapa lelaki yg sanggup melihat fenomena ini, lalu
> dapat berfikir lebih advanced karena kebetulan mewarisi gen pintar
> lebih banyak dari Sophia, segera dapat mencium bahaya dan ancaman
> di masa depan terutama bagi eksistensi kaumnya. Segera dibuatlah
> paham berikut aturan formal maupun kebiasaan, bahwa kaum pekerja
> adalah perempuan sementara si lelaki sibuk sabung ayam, perempuan
> juga dibatasi haknya lewat hukum pernikahan (polyandri), larangan
> jadi pemimpin upacara seperti jadi pastor, dst. Demi mengalahkan
> dominasi penerus Sophia sekaligus menutupi kelemahan para macho
> erectus lewat bingkai patriarki. Rasanya memang soal rivalitas.
> 
> http://www.youtube.com/watch?v=xnbVMwd07uI
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke