Perlu teliti juga untuk menyebut negara-negara Sosialis-Komunis 
sebagai anti-demokrasi, sebab fakta yang terlihat justru negara-
negara yang disebut Barat sebagai "communist dictactorship" itu 
berani menyatakan bentuk kerakyatan pada nama negaranya. 

Misal, Republik 'Rakyat' Cina; Uni 'Soviet' Sosialis Republik; 
Republik 'Demokratik' Viet Nam; Republik 'Demokratik' Jerman; 
Republik 'Demokratik' Korea dll, dsb. Hanya saja cara & jalan 
yang mereka tempuh dalam bernegara bertolak-belakang dengan 
negara-negara yang "capitalist dictactorship" (capitalist ya, 
bukan caliphate :) 

Lucunya, sejak kemenangan Viet Nam & di tengah panasnya Perang 
Dingin.. diskusi & debat akademik di Barat (Eropa khususnya) sering 
membahas tema, mana yang lebih baik: Democratic Communism atau 
Capitalist Dictactorship. 

Sepertinya ada pemahaman yang salah tentang demokrasi, khususnya 
di HTI. So, di ruang-waktu Indonesia sekarang barangkali pertanyaan 
yang sama tadi bisa diulang, tetapi mengganti 'Democratic Communism' 
dengan 'Caliphate Dictactorship'. Mana yang lebih baik: Capitalist 
Dictactorship atau Caliphate Dictactorship?  

:)) 


--- mochtar_marhum@...@ wrote:

> Anda bisa tidak setuju dan menentang konsep Demokrasi karena itu 
> adalah hak anda tapi anda juga harus melihat kenyataan dan 
> membandingkannya. Jangan terninaboobokan dengan kejayaan Islam masa 
> lalu tapi lihat lah kondisi negara-negara yang majoritas Islam 
> sekarang banyak yang miskin, tingkat pendidikannya rendah tapi 
> tingkat korupsinya tinggi. Tingkat pendapatan perkapita renda dan 
> tingkat pengangguran tinggi.
>
> Negara-negara yg majoritas penduduknya Muslim pada umumnya masih 
> tertinggal. Kejahatan korupsi sangat tinggi dan demikian juga kasus 
> pelanggaran HAM juga sangat tinggi. Elit-elitnya senag menumpukkan 
> kekayaan dan semakin kaya tapi sebaliknya rakyat tambah miskin dan 
> diperas habis-habisan dr tahun-ke tahun.
>
> Di kota-kota dan negara makmur Demokrasi berjalan dengan benar tak 
> dan hukumditegakkan. Mereka punya prinsip equlity before the law 
> dan the law is above everyone. Di negara Demokarasi yang makmur 
> tingkat korupsinya sangat rendah dan bahkan hampr tidak ada. Banyak 
> negara-negara di Asia yang juga makmur,ambil contoh negara-negara 
> Barat tapi lihat saja negara-negara Asia yang sukses menjadi negara 
> makmur sperti Korea Selatan, Taiwan, Jepang, Bahrain, singapore, 
> Malaysia, Brunai Darusalam dan Dubai.
>
> Kita melihat fakta dan kenyataan yang ada majoritas negara-negara 
> yang membenci Demokrasi adalah negara Sosialis Komunis dan negara-
> negara yang majoritas penduduknya Islam dan pemimpinnya mengakui 
> menerapkan ajaran Islam tapi sebaliknya justru membajak ajaran 
> islam karena untuk kepentingan politik.
>
> Semua negara-negar di Afrika dan Timur Tengah yang mengakui Islam 
> dan menjalankan syariah Islam tingkat korupsinya sangat tinggi dan 
> banyak yang masuk dalam daftar indeks negara gagal urutan teratas. 
> Lihat contoh Somalia, Sudan, Nigeria selalu berada pada urutan 
> pertama dalam daftar indeks negara gagal.
> 
> Irak,Uganda, Libiya dan Mesir merupakan negara yang penduduknya 
> majoritas Islam tapi pemimpinnya justru sangat korup, otoriter, 
> Diktator dan fasis. Yang memerintah bukan partai pemenang pemilu 
> (the rulling party) tapi yang memerintah terus adalah krabat atau 
> keluarga atau dikenal dengan istilah the rulling family. Negara 
> kita pada umumnya berbentuk Republik tapi dalam prakteknya berbeda 
> jauh bahkan pada umunya negara-negara di Timur Tengah termasuk 
> Afrika Utara. Kepemimpinan mirip negara kerajaan (Monarki Absolu). 
> kepemimpinan selalu seakan-akan diwarisi atau akan diwarisi. 
> Contoh, jika tidak tumbang Negara-negara sperti Mesir, Libiya dan 
> Irak, sudah ada skenario yang bocor bahwa penggantian kepala 
> pemerintahan atau presiden dilakukan dengan cara menunjuk salah 
> seorang putra mereka untuk menggantinya.
>
> Salam Perubahan
> Mochtar Marhum
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> From: "Dimas H. Pamungkas" <dims_stk36@...> 
> 
> > A B D U L    Q A D I M    Z A L L U M
> > 
> > DEMOKRASI : SISTEM KUFUR 
> > 
> > 
> 





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke