Ditemukannya "God Particle" sangat menggemparkan dunia agama padahal penemunya justru ilmuwan yang tidak percaya adanya Tuhan.
Dengan berperan sebagai ilmuwan yang tidak percaya Tuhan, ilmuwan Hawkins bertaruh $100 dengan ilmuwan Higgs yang ber-pura2 percaya Tuhan. Akhirnya Hawkins yang kafir kalah bertaruh karena disatu pihak Hawkins menyatakan tidak adanya Tuhan, sebaliknya Higgs menang taruhan karena berhasil membuktikan adanya "God Particle" dimana maknanya bahwa kalo partikelnya sudah ditemukan maka kitapun bisa menciptakan Tuhan itu se-banyak2nya dengan menyusunnya dari partikel2 Tuhan itu sendiri. Yaaa... tentunya kepercayaan agama kepada Tuhan bukanlah begitu, Tuhan tidak bisa diciptakan oleh manusia sehingga ditemukannya "God Particle" itu jelas bohong dengan tujuan meng-olok2nya. Tapi celakanya banyak ulama dan umatnya terjebak kedalam olok2an ini sehingga mempercayai adanya God Particle yang telah ditemukan para ilmuwan itu. Kiranya dimasa depan nanti, akan makin banyak kaum ilmuwan menciptakan berbagai bentuk olok2an yang samar yang akan menjebak para ulama dan umatnya kedalam kontroversi debat kusir. Hal ini disebabkan para ilmuan makin muak menyaksikan para ulama dan umatnya mencatut nama ilmu pengetahan dan ilmuwan dimana penemuan2 mereka disalah gunakan untuk dakwah propaganda agama yang mereka anut, se-olah2 ilmu pengetahuan bersumber dari kitab suci mereka. Tujuan Higgs bersama kawan2nya termasuk Hawkins adalah meng-olok2 kepercyaan agama tentang adanya "Tuhan". Oleh karena itulah penelitian yang sedang berjalan dalam project2 mereka diberi istilah2 sampingan seperti "God particles". Padahal dalam semua kepercayaan agama tidak ada satupun yang merujuk Tuhannya sebagai bentuk particle. Jadi dengan membuktikan adanya "God Particle" disatu pihak akan mendapatkan sambutan pihak agama dan ulama tetapi sambutan ini akan berakhir dengan pertentangan diantara kaum agama sendiri nantinya. Karena God Particle itu tidak suci, tidak memerintahkan siapapun untuk menyembahnya, dan tidak menentukan nasib siapapun juga seperti yang sebaliknya dipercaya umumnya oleh semua agama. Jadi kalo ulama dan umat beragama belum ada yang berhasil menemukan adanya "Tuhan" maka dilain pihak para ilmuwan yang justru tidak percaya Tuhan malah berhasil menemukan "partikel Tuhan" yang merupakan sebagian dari elemen yang membentuk "Tuhan" itu sendiri. Dengan kata lain, dengan ditemukan partikel Tuhan diyakini para ilmuwan bisa mengassemling menciptakan Tuhan yang bisa disembah semua umat nantinya. Ini betul2 banyolan yang konyol, menghina dan menghujat agama semuanya meskipun para ulama dan umatnya tidak menyadarinya hanya menerimanya saja dengan penuh anthusias, kebanggaan, dan rasa menang bahwa memang para ilmuwan betul2 telah berhasil membuktikan adanya "Tuhan" tanpa perlu keimanan, tanpa perlu beragama, dan tanpa perlu menyembahnya. Memang cara para ilmuwan meng-olok2 caranya halus tidak seperti menghina, se-olah2 menghargai meskipun bagi mereka yang cerdas tentu memahami tujuannya yang sebaliknya. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
