Lah, lu sendiri yang bukan Muslim tapi sampai pernah kerja di Arab segala. Padahal lu sudah tahu kalau di sana masih berlaku hukuman mati.
Lu jangan menjerumuskan orang lain mentang-mentang lu sudah pernah kena siksa sewaktu lu masih kerja di Arab. Maunya lu orang lain juga ikut menderita kayak lu dulu. Busuk bener fikiran lu ini. --- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: > > Kenapa lu ga suruh belajar ke tanah suci aja, kan lu ini orang Islam? > > > Apa krn orang Arab majikan lu itu sebetulnya ga becus apa2 selain nindas tkw > dan bangsa lain? > > Korea itu bangsa kafir, apa lu ga malu nyuruh orang Islam belajar ke orang > kafir, padahal kata auloh lu, orang Islam adalah ummat terbaik, dan kafir > Korea itu adalah makhluk seburuk2nya? > > > > > > >________________________________ > > From: arra_s <arra_s@...> > >To: [email protected] > >Sent: Tuesday, July 10, 2012 2:56 PM > >Subject: [proletar] Re: Indonesia Harus Belajar dari Budaya Korea dan Jepang > > > > > >Â > > > >hayoo siapa yg mau belajar dari cara korea untuk menjadikan indonesia negara > >industri maju??? mumpung saya ada di korea, saya bersedia mendampingi.. > > > >--- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote: > >> > >> Ref: > >> > >> http://www.analisadaily.com/news/read/2012/06/29/59824/indonesia_harus_belajar_dari_budaya_korea_dan_jepang/#.T_0LUPXDMeU > >> > >> Jumat, 29 Jun 2012 00:57 WIB > >> > >> Seminar Nasional Kebudayaan di Fisip USU > >> Indonesia Harus Belajar dari Budaya Korea dan Jepang > >> > >> Medan, (Analisa). Ahli Sejarah Indoensia, Dr. Anhar Gonggong mengatakan > >> bahwa Indonesia harus belajar dari Budaya Korea dan Jepang. Hal tersebut > >> dikatakannya saat menjadi pemateri dalam seminar nasional yang bertemakan > >> Cross Cultural Fertilization, sebuah strategi kebudayaan yang digelar di > >> Fisip USU, Kamis (28/6). > >> "Untuk mempertahankan budaya, Indonesia perlu belajar dari negara lain > >> seperti Korea dan Jepang. Kedua negara tersebut berkembang karena > >> budayanya. Perkembangan budaya mereka juga sangat kreatif," ujar Anhar. > >> > >> Anhar memberikan contoh tentang budaya Jepang yang layak dicontoh. > >> Misalnya saja dalam kreatifitas pengembangan produksi mobil. Selain dari > >> kreatifitas, budaya lainnya yang pantas dicontoh Indonesia dari Jepang > >> adalah menghargai waktu. Waktu sangat penting bagi kehidupan. Begitu > >> banyak ilmu yang ditinggalkan bagi seorang mahasiswa yang tidak mengikuti > >> satu jam mata kuliah. > >> > >> "Saya pernah ke Jepang. Saat itu saya mempunyai janji dengan teman yang > >> berwarga negara Jepang untuk bertemu pukul enam pagi. Janji kami ini untuk > >> pembicaraan kasus hancurnya Hirosima dan Nagasaki. Pada pukul enam pagi > >> dia sudah on time. Itu merupakan budaya. Budaya yang perlu dicontoh," > >> sebutnya. > >> > >> Sementara untuk budaya dari Korea yang perlu dicontoh oleh Indonesia > >> adalah mampu menyaingi budaya Jepang. Dia mengatakan Korea pernah dijajah > >> oleh Jepang. Untuk itu Korea berusaha mengimbangi negara Jepang. > >> > >> "Lihat saja saat ini produk dari Jepang dan Korea terus bersaing. Dari > >> jajahan itu Korea belajar untuk melebihi budaya Jepang. Penjajahan dendam > >> yang dibuktikan dengan kegiatan yang positif," ucapnya. > >> > >> Untuk itu kedepannya Anhar berharap agar peningkatan budaya ini menjadi > >> pelajaran bagi Indonesia. Peningkatan kreatifitas budaya disebutkannya > >> dapat diambil dari diskusi-diskusi antar elemen masyarakat. Mengingat dari > >> diskusi tersebut nantinya melahirkan suatu budaya baru yang lebih kreatif. > >> > >> "Pada dasarnya diskusi ini merupakan proses atau penyerbukan dari > >> peningkatan budaya tersebut," jelasnya. > >> > >> Menambahi Anhar, Dosen Fakultas Ilmu Budaya USU, Dr. Budi Agustono > >> mengatakan bahwa kedepannya budaya perang antar etnik juga harus > >> dihindarkan di Sumut. Saat ini masyarakat Sumut harus bisa membedakan > >> antara kekuasaan politik dan kebudayaan. > >> > >> "Saat ini kekuasaan-kekuasaan politik telah bermain dalam wilayah > >> kebudayaan. Perdebatan politik dan cultural juga sangat tinggi seperti apa > >> yang terjadi pada tahun 1960 hingga 1970-an yang mengakibatkan ideologi > >> saat itu menjadi tinggi," ucapnya. > >> > >> Pihaknya berharap fokus pada peningkatan budaya segera dilakukan oleh > >> pemerintah. Jangan hanya terfokus pada politik maupun peningkatan ekonomi. > >> (ns) > >> > >> [Non-text portions of this message have been removed] > >> > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
