Dalam keadaan dunia seperti sekarang ini tidak ada gunanya Australia memperkuat pertahanan yang mengeluarkan biaya banyak. Pemerintah Australia sudah mengumumkan pengurangan anggaran belanja militer sebesar $ 5,5 milyar dalam kurun waktu empat tahun dengan tujuan dicapainya anggaran belanja yang surplus dalam tahun fiskal sekarang ini yang berakhir pada bulan Juni tahun depan.
Tentunya dicapainya anggaran belanja surplus secepat mumgkin jauh lebih penting daripada belanja peralatan militer yang cuma menguntungkan perekonomian AS yang sedang empot-empotan. Selama ini Selandia Baru dinilai selalu nebeng terhadap Australia karena mereka cukup pintar tidak mau punyya anggaran belanja militer yang tinggi dan banyak bergantung pada kemampuan militer Australia. Sekarang dengan adanya penempatan pasukan Marinir AS di Darwin, maka tak ada salahnya Australia mengikuti langkah Selandia Baru. Dalam hal ini sang penulis tidak sependapat dengan saya. http://www.smh.com.au/opinion/politics/toothless-among-asian-tigers-20120720-22fc8.html ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
