Jelas untuk Indonesia anggaran belanja militer harus diperbesar. Selain peralatan militer Indonesia sudah tua, juga ada negara tetangga yang berani petantang-petenteng di perbatasan. Malaysia itu ibaratnya seekor tikus kecil yang berani mengusik kumis harimau.
--- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > > anggaran belanja militer indonesia naik dari us$ 7,01 milyar menjadi us$8,1 > milyar untuk anggaran tahun 2013. berbeda dengan australia, pro-kontra di > indonesia lebih menekankan perbedaan yang besar dengan sektor poendidikan, > sektor kesehatan dan sektor transpotasi (pu). > > mosok departemen agama mendapatkan porsi yang hampir sama dengan polisi? > > ridiculous! > > indonesia akan memodernisasi peralatan militernya dan anggaran belanja akan > terus dinaikkan secara bertahap, at least 20% per tahun, us$5,4 milyar > (2011), us$ 7,01 milyar (2012), us$ 8,1 milyar (2013), sampai dengan > anggaran tahun 2014. > > saya pribadi, setuju dengan penambahan anggaran militer indonesia karena > peralatan militer indonesia sudah tua dan harus di modernisasi. saat ini > memang diperlukan kapal laut modern dan pesawat tempur yang canggih untuk > menjaga perbatasan indonesia yang luas dan besar ini. > > dan lagi, negara2 teangga semuanya menaikkan anggaran belanjanya, mungkin > karena dispute di laut cina selatan juga. indonesia belanja anggaran militer > nya hanya 1% dari gdp dibandingkan dengan singapore 4 % dan malaysia 2%. > > modernisasi peralatan militer memang sangat diperlukan sekali bagi indonesia, > seperti contohnya ketika tsunami tahun 2004, karena peralatannya tua maka > militer indonesia tidak bisa mengirim bantuan dan mencari korban sehingga > akhirnya hanya jadi penonton. > > > > > http://www.thejakartapost.com/news/2012/07/18/while-education-and-healthcare-suffer-tni-s-budget-soars.html > > > > > > --- In [email protected], "Teddy S." <teddyr@> wrote: > > > > Dalam keadaan dunia seperti sekarang ini tidak ada gunanya Australia > > memperkuat pertahanan yang mengeluarkan biaya banyak. Pemerintah Australia > > sudah mengumumkan pengurangan anggaran belanja militer sebesar $ 5,5 milyar > > dalam kurun waktu empat tahun dengan tujuan dicapainya anggaran belanja > > yang surplus dalam tahun fiskal sekarang ini yang berakhir pada bulan Juni > > tahun depan. > > > > Tentunya dicapainya anggaran belanja surplus secepat mumgkin jauh lebih > > penting daripada belanja peralatan militer yang cuma menguntungkan > > perekonomian AS yang sedang empot-empotan. > > > > Selama ini Selandia Baru dinilai selalu nebeng terhadap Australia karena > > mereka cukup pintar tidak mau punyya anggaran belanja militer yang tinggi > > dan banyak bergantung pada kemampuan militer Australia. Sekarang dengan > > adanya penempatan pasukan Marinir AS di Darwin, maka tak ada salahnya > > Australia mengikuti langkah Selandia Baru. > > > > Dalam hal ini sang penulis tidak sependapat dengan saya. > > http://www.smh.com.au/opinion/politics/toothless-among-asian-tigers-20120720-22fc8.html > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
