Tanah Palestina yang pribuminya adalah para penyembah berhala dewa dewi 
Filistine dan Yahudi penyembah Yahweh, didatangi orang2 Arab yang kemudian 
mengaku bahwa tanah Yahudi itu sebagai milik mereka, orang Yahudi pemilik tanah 
kemudian diusirnya, mereka membantai penyembah berhala dan juga orang2 
Yahudinya.

Sekarang dengan cara dan kebohongan yang sama seperti yang dialami para 
penyembah berhala dan orang2 Yahudi di Palestina, kembali orang2 Arab Islam 
berjuang dengan teror jihadnya merebut negeri Myanmar !!!

http://www.youtube.com/watch?v=qExDHkBMjZc
Bangladesh migrated to Myanmar (Burma) illegally by just crossing the porous 
border by all methods because of population explosion in Former East Pakistan, 
now Bangladesh.
 
http://www.youtube.com/watch?v=mu33MZdCoOA&feature=related
Ko Ko Gyi, Spokesperson of 8888 Generation student group, officially announce 
that Bengali Rohingya is not Myanmar Race and warmed the western country not to 
involve in this issue with little knowledge.
 
Rohingya started their jihad and they lose.
This is a common thing among the muslims when they lose on their own offensive 
jihad, they started to cry to get sympathy. After studying Muhammad's history 
from Islam's own books, i dont think islam is a religion.
 
Orang Arab itu beda ras dan beda etnis-nya dari orang Cina…  Adakah yang bisa 
membantahnya ???
 
Begitulah, anda boleh membuktikan fisik orang Rohingya itu aseli keturunan ras 
dan etnis Arab, sedangkan bangsa Myanmar adalah keturunan ras yang sama dengan 
Cina dengan etnisnya yang berbeda.

Pada 1945 akhir Perang Dunia Kedua:
Rohingya adalah keturunan Arab yang datang dari Afghanistant
sekitar tahun 1945 yang umumnya dibawa oleh penjajah Inggris untuk memerangi
pejuang2 India yang menuntut kemerdekaan waktu itu dimana mereka kebanyakan
menetap diwilayah yang sekarang sebagai Bangladesh.
 
1947 lahirnya India:
Setelah kemerdekaan India pada 1947, Rohingya yang dibawa
Inggris ini menjadi bomb waktu yang ditanam Inggris untuk meledak lagi setiap
saat.  Negeri India yang pribuminya
beragama Hindu, dihadapkan dengan pemberontak2 muslim dari luar India terutama
orang Arab ini yang banyak dibawa oleh pasukan Inggris sebelumnya dari Timur
Tengah sewaktu masih zaman penjajahan.
 
Konflik sangat mudah meledak, meskipun secara fisik tidak
bisa dibedakan antara orang India aseli yang beragama Hindu dan mereka
pendatang2 keturunan Arab yang beragama Islam, namun konflik yang berhasil
meledak adalah konflik Hindu-Islam itu sendiri.
 
1956 lahirnya Pakistant:
Konflik agama Hindu-Islam di India inilah yang kemudian
berakibat perang saudara di India antara Hindu-Islam yang hasilnya pemecahan
India menjadi negara Pakistant disebelah Timur yang beragama Islam.  Padahal 
mulanya pemimpin2 India Mahatma
Gandhi yang Hindu, bersama Ali Jinnah yang Islam berjuang ber-sama2 mengusir
penjajah Inggris, tapi setelah penjajah Inggris terusir keluar, Ali Jinnah yang
keturunan Arab yang lahir di India memberontah terhadap Mahatma Gandhi dalam
perang yang cukup lama antara 1947-1956 yang berakhir dengan terpecahnya negara
India bersama lahirnya negara Pakistant yang menjadi negara baru yang beragama
Islam.
 
1971 lahirnya Bangladesh:
Ternyata lahirnya negara Pakistant tidak membawa kedamaian
rakyatnya, kembali perpecahan terjadi lagi yang didorong sikap rasialistis dan
diskriminasi terhadap sesama Islam yang banyak ber-beda2 alirannya disatu pihak
yang berakulturasi antara Hindu-Islam, dengan mereka yang keturunan Arab yang
ber-beda2 juga asal leluhurnya.  Kemerdekaan Pakistant 1956 berlanjut dengan 
perang lagi yang
menghasilkan negara baru lagi pecahan dari negara Pakistant yaitu negara Islam
lainnya yang menamakan diri sebagai “Bangladesh” yang banyak aliran2 Islamnya
yang berakulturasi dengan tradisi Hindu nenek moyang mereka.
 
Tetapi lahirnya Bangladesh yang sangat miskin ini bukan berarti
berakhirnya peperangan, perang2 antara suku dan sekte2 Islam ini terus
berlanjut sehingga makin banyak pelarian2 Rohingya, yaitu orang2 Bangladesh
keturunan Arab untuk mencari nafkah ke Myanmar.  Tapi di Myanmar ini mereka 
harus memerangi agama Buddha sebagai
kewajiban dalam ajaran Islamnya.  Muslimin tidak boleh diperintah atau menyerah 
dibawah kekuasaan yang
bukan Islam, untuk itulah kemudian orang2 Rohingya dari Bangladesh ini berusaha
merebut sebuah Propinsi Myanmar yang terletak didekat perbatasan dengan
Bangladesh.  Setiap serangan hebat dari
militer Myanmar, maka orang2 Rohingya ini berlindung ke wilayah Bangladesh
untuk kemudian melakukan serangan2 gerilya selama puluhan tahun diwilayah
perbatasan ini.
 
Setelah serangan 911 alQaeda yang gagal, serangan2 terorist
Rohingya meningkat drastic, CIA memberi informasi kepada pemerintah Myanmar
adanya bantuan2 senjata dari AlQaeda terhadap terrorist Arab Rohingya ini.
 
Jadi dari riwayat sejarah diatas, sangat jelas bahwa
Rohingya BUKAN ethnis Myanmar, dan juga bukan bangsa Myanmar yang beragama
Islam.  Mereka adalah orang2 Arab
Bangladesh yang berusaha merebut satu propinsi di Myanmar yaitu propinsi
Rakhine untuk dijadikan negara Syariah Islam.
 
Begitulah taktik para penjajah yang memang
secara strategic menanamkan bomb2 waktunya disetiap negara bekas jajahannya
yang gagal dikuasainya secara penuh.  Tapi cara2 bekas penjajah ini bukan hal 
yang salah, karena mereka juga
butuh wilayah tempat berpijak.  Namun
apakah mereka bisa berhasil dengan cara2 memberi pengakuan kepada Rohingya
untuk dihadapkan kepada bangsa Myanmar yang akan secara otomatis dipersatukan
dalam menghadapi musuh2 bangsanya ini ???
 
Ibarat petasan rentet, satu meledak akan
menjalar ledakan2nya keseluruh wilayah, demikian juga masalah Rohingya akan
diresponse oleh RI yang bersimpati dimana nantinya akan timbul konflik baru
antara RI dan Myanmar yang menjalarnya ke wilayah Papua.
 
Memang ini taktik dan strategi BEKAS penjajah
tapi mereka bukanlah menjajah melainkan mereka bias disamakan sekedar mengocok
kartu saja dimana korbannya nanti adalah negara2 yang terkecoh dalam meresponse
kartu2nya itu sendiri.
 
Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke