--- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > Saya pikir, ada yang aneh dengan pola pikir orang Indonesia secara mainstream: > > 1. Mereka berpikir sesuai keyakinannya yang tidak mau berubah, dari > keyakinannya yang tidak mau berubah tsb, mereka lantas mencari > pembenaran-pembenaran untuk menguatkan ke-absurd-an keyakinannya.... > > prinsipnya, orang Indonesia secara mainstream tidak mau merubah keyakinannya > meski fakta dan data menyatakan hal yang ...berbeda dengan keyakinannya, >
fakta dan data mana yang menyatakan hal yang berbeda dengan keyakinan gw sebagai orang islam? tipikal atheis seperti sampeyan, jusfiq, kan hanya ikut2an membebek omongan ilmuwan yang atheis, tanpa sampeyan sendiri ngerti atheis. sampeyan cuma copas omongan feynman, omongan dawkins, tanpa punya argumentasi sendiri. sampeyan baca buku atheis dong, baru sampeyan bisa ngomong tentang atheis berupa pendapat sampeyan sendiri. sampeyan udah baca buku tan malaka, menurut sampeyan tan malaka itu atheis dan gw juga udah baca buku tan malaka tapi menurut gw tm bukan atheis. beliau percaya dengan 'super natural power' di dunia ini. beliau berbicara tentang dewa ra di mesir kan. anyway, kita pernah berdiskusi membahas hal ini kok. masalahnya dengan kaum atheis seperti sampeyan adalah nggak percaya diri. sampeyan nggak pd dengan keatheisan sampeyan sehingga selalu ngomong tentang kecerdasan ilmuwan barat yang atheis. apa sampeyan pikir kalo ilmuwan barat yang cerdas itu atheis, lalu sampeyan yang sama2 atheis jadi cerdas juga seperti mereka? ps. wan, terima kasih banyak ya... > ini tidak beda dengan cara berpikir seorang charlatan... > > lain dengan ilmu logika... > > berpikir berdasarkan data dan fakta, dan apabila ada perubahan data dan fakta > maka pola pikir dan keyakinannya ikut berubah pula... > > ie: kemaren saya baca di blog, > > statemen sbb: > > orang yang tanggung mendalami sains maka akan menjadi atheis, namun orang > yang dalam mendalami sains maka akan percaya tuhan > > statemen diatas tanpa disertai data dan fakta... > > +++ > > akan saya tunjukan bagaimana saya berpikir: > Data dan Fakta > Albert Einstein, Richard Feynman, Stephen Hawking, Richard Dawkins, Carl > Sagan, Peter Higgs, Alexandrovich Friedman, Alexander Oparin, dlsb...dan > fisikawan ataupun ilmuwan kelas kakap mayoritas atheis... > > dari data dan fakta tsb lalu saya pelajari bagaimana mereka berpikir, dan > memandang universe (weltanschauung) > > dari situlah saya mengerti pola pikir mereka yang atheis... > > +++ > Ini perbedaan krusial, antara berpikir berangkat dari keyakinan dan pada > prinsipnya tidak mau mengubah keyakinan, dan hanya sibuk mencari > pembenaran-pembenaran thd keyakinannya... > > dan antara berpikir berbasis data dan fakta, ketika kita berpikir berbasis > data dan fakta, maka ketika data dan fakta berubah-pun pemikiran kita ikut > berubah, termasuk revolusi fundamental di bidang fisika di CERN LHC 4 july > 2012, menunjukan data dan fakta baru yang mengubah pola pikir bagi kaum yang > selalu berpikir berbasiskan data dan fakta > > ***** > > Setiap pola pikir, atau grondslag philosophy bagai pedang bermata dua, punya > kelebihan dan kelemahan, mengandung banyak manfaat positive dan sekaligus > punya potensi destruktive... > > saya cukup bisa mengurai banyak kelemahan grondslag philosophy atheis, saya > tahu itu... > > namun apakah seseorang yang beragama bisa tahu kelemahan apa jika mereka > menjadi seorang yang percaya kepada Tuhan? > > apakah percaya kepada Tuhan tidak mempunyai implikasi negatif/buruk > sedikitpun???? > > Jika kita menjadi atheis, maka kita punya kelebihan dan kelemahan dari > grondslag philosophy tsb, dan apakah jika kita percaya kepada tuhan maka cara > berpikir kita tidak punya kelemahan sama sekali??? > > 22 july 12 > > >ws > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
