Iya, saya cuma mau mengingatkan bahwa Bung Karno lebih sangat berjasa MENGUSIR orang2 keturunan Cina daripada Suharto !!! Kalo saja populasi cina Indonesia 60% dan Pribuminya cuma 40%, maka menurut Syariah Islam negara Indonesia adalah milik Cina dan yang menamakan dirinya pribumi Indonesia harus diusir atau dibantai seperti anggapan orang Arab Palestina bahwa Yahudi jumlahnya cuma minoritas.
Jadi kalo ngomong2 soal populasi, maka Islam di Indonesia itu buta, mereka menganggap dirinya mayoritas yang paling berjasa mengusir penjajah Belanda, padahal kalo mau jujur betul2 meneliti bahwa Islam bisa menjadi mayoritas di Indonesia 99% adalah jasa Bung Karno yang mengeluarkan PP10. Tapi cuma PP10 saja belum bisa membuat Islam jadi mayoritas, karena ditambah lagi jasa kapitalist Amerika Serikat yang mengemplang Bung Karno dengan G30S-nya dimana lebih dari 10 juta orang2 PKI, dibantai habis sampai ludes ke akar2nya. Dan hal ini pun harus ditambah lagi waktu dua generasi untuk melahirkan muslim2 generasi baru yang mengisi negara Indonesia menjadi dominasi 85% Islam !!! > Wal Suparmo <wal.suparmo@...> wrote: > PP 10 BUKAN pengusiran Cina. > Tetapi hanya LARANGAN Cina untuk > BEDAGANG didesa sampai kabnupaten > saja. Tetapi karena waktu itu RRT > sedang jayanya dan menang terhadap > rezim Chiang Kai Sek(Kuomintang)Cina. > Maka orang yg berdarah Cina bangga > dan sombongnya mau mengusai dunia > dan berbodong-bodong PULANG untuk > MEMBANGUN DAN BERJUANG untuk negara > leluhurnya. Namun bisa saja terjadi > meskpun terlambat 50 tahun karena RRT > sekarang menuju menjadi negara nomer > satu di dunia. Tapi kalo anda menganggap bahwa PP10 itu bukan pengusiran, silahkan, carilah istilah yang lebih ramah karena saya tahu istilah "pengusiran" tsb sangat menghina !!! Padahal Sukarno sendiri pun juga berusaha mencari istilah yang bersahabat yaitu "Pemulangan". Padahal keturunan Cina itu dijemput paksa atau pemulangan yang artinya "diusir". Iya... pilih lah istilah yang paling bagus, tetap artinya sama. Jadi saya enggak mau debat kusir untuk istilah yang etis. Jadi mau ganti istilah yang gimana manisnya pun untuk PP10 ini, tetap jutaan keturunan Cina dipaksa keluar dari Indonesia pulang ke Cina secara paksa yang dijemput oleh kapal RRT diwaktu itu. Apakah keturunan Cina Indonesia waktu itu bangga pulang ke Cina seperti pendapat anda, jelas saya enggak tahu ya... TAPI satu hal yang pasti yang saya tahu adalah, ada satu kakak dari pemain bulu tangkis Indonesia berhasil lari dari Cina dan balik ke Indonesia untuk jadi pemain bulu tangkis di Indonesia. Jadi kalo bangga, kenapa harus lari balik lagi ke Indonesia ??? Karena dia pemain bulu tangkis, akhirnya diterima oleh Bung Karno !!! Jasa Bung Karno bukan cuma disitu, sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta bantuan politik dari keturunan Cina di Indonesia untuk bantu dalam perjuangan kemerdekaan yang kemudian dijanjikan pembagian kekuasaan politik nantinya setelah merdeka. Tapi kemudian setelah merdeka keturunan Cina dibohongi Bung Karno dan kekuatan politik Cina di Indonesia dibantai habis dengan pasukan tentara dimana pembantaian itu dikatakannya dalam sejarah sebagai PEMBERONTAKAN POH AN TUI. Jadi seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa kalo saja Bung Karno tidak mengeluarkan PP10, maka populasi Cina di Indonesia lebih besar dari di Malaysia, Cina di Indonesia yaitu 60% Cina dan 40% pribumi. Sedangkan di Malaysia populasi Cina cuma 30%, India 15%, dan Melayu 55%. Hebatnya lagi, Bung Karno terkenal sebagai sahabat yang paling akrab dengan Cina, bahkan dilindungi Cina dengan setia. Entah mana yang lebih pinter, entah mana yang lebih licik. Tergantung penilaian sudut masing2 saja. Tapi tulisan2 saya itu cuma proloog saja untuk memberi gambaran yang sekarang dimana muslim menang gotong tepekong, muslimin main barongsai tapi keturunan Cina-nya yang pukul tambur. Ini yang mungkin bisa kita namakan kerja sama yang baik antara muslimin dan Cina !!! Yang Cina bermimpi menguasai dunia, yang Islam bermimpi menguasai Cina untuk dibenturkan dengan Amerika. Tapi itu khan cuma mimpi2 aja karena Cina sendiri lebih suka bekerja sama dengan Amerika sambil membasmi terorist Islam. Tapi jangan lupa ya, yang suka mimpi jadi juara dunia itu bukan cuma Islam, bukan cuma cina, masih ada Russia, masih ada Yahudi, masih ada Jepang, masih ada Jerman, DAN yang paling enggak mungkin bermimpi begini hanyalah Islam, Arab, dan Indonesia. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
