http://www.klik-galamedia.com/pengusaha-tempe-terancam-gulung-tikar
selasa, 24 juli 2012 20:55 WIB
Pengusaha Tempe Terancam Gulung Tikar
     
      bisri mustofa/gm 

CIANJUR (GM) - Para pengusaha tempe di Kabupaten Cianjur terancam gulung tikar 
akibat melambungnya harga kedelai impor hingga mencapai Rp 7.800,- per kilogram 
sejak awal bulan Juli 2012. 

Padahal untuk bisa bertahan saja, sebelumnya harga kedelai berkisar Rp 5.600,- 
per kilogram.

Untuk menyiasatinya agar tidak bangkrut, para pengusaha tempe terpaksa 
mengurangi ukuran produksinya.

"Dulu memang pernah naik, tapi harganya paling tinggi sekitar Rp 7.500,- per 
kilogramnya. Saat ini sudah lebih hingga mencapai Rp 7.800,- per kilogram, 
mungkin masih bisa naik lagi. Saat ini kondisi pengusaha tempe sedang terpuruk. 
Ada diantaranya yang terpaksa tidak produksi, karena tidak bisa menjualnya," 
kata Japar (27) seorang pekerja yang mewakili bosnya Sukirno di lokasi 
Pengrajin Tempe gang Melati, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, 
Selasa (24/7).

Menurutnya, dengan harga kedelai Rp 5,600,- per kilogram saja, para pengusaha 
tempe hanya bisa bertahan saja. Kalaupun ada lebih, hanya cukup untuk biaya 
operasional dan gaji pegawai.

"Kalau menjual tempe itu berbeda dengan yang lain. Pelangganya kebanyakan 
tetap. Kalau harga dinaikkan akan berdampak pada pembeli. Kalau tidak dinaikkan 
pasti rugi. Untuk mensiasatinya terpaksa mengurangi ukurannya," jelasnya.

Mogok Produksi

Japar juga mengakui, telah mendapatkan informasi seruan untuk mogok masal pada 
tanggal 27-30 Juni menyusul melambungnya harga kedelai.

"Memang kita mendapatkan informasi itu melalui Kopti (koperasi produsen tahu 
tempe Indonesia) Cianjur. Tapi kita tidak akan melakukan seruan itu untuk mogok 
produksi," katanya.

Secara terpisah, Ketua Kopti Kabupaten Cianjur, Tarmuji mengatakan, seruan aksi 
untuk memprotes atas kenaikan harga kedelai impor diakui sampai ke Cianjur. 
Namun pihaknya tidak mengintruksikan ke para anggotanya. 

"Itu bukan intruksi dari pusat, mereka hanya nuntut hak masing-masing. Kalau 
Cianjur tidak berangkat, tapi kalau yang dari Cianjur selatan berangkat dan itu 
kita dukung," katanya singkat.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke