Seluruh Dunia tahu siapa yang punya andil besar menjadi terorist di era
modern ini

---------- Forwarded message ----------
From: GELORA45 <[email protected]>
Date: 2012/7/26
Subject: [Indonesia-Rising] 'AS-Israel adalah Dalang Terorisme Dunia'
To: GELORA_In <[email protected]>





'AS-Israel adalah Dalang Terorisme Dunia'
[image: Republika] <http://www.republika.co.id/> - 26 Juli 2012


REPUBLIKA.CO.ID, Seorang anggota parlemen Iran mengatakan Amerika Serikat
dan sekutunya terutama Israel adalah sponsor utama terorisme di dunia.

"Perilaku intimidasi AS dan Eropa terhadap negara-negara yang bertekad
independen bukan rahasia umum bagi siapa pun di dunia," kata Mousa
Ghazanfarabadi, sebagaimana dilansir Fars News.

Anggota parlemen Iran Komisi Yudisial itu mengemukakan bahwa sikap standar
ganda Amerika Serikat dan negara Barat lainnya berkaitan dengan isu-isu
global sudah diketahui oleh banyak orang.

"Mereka tidak peduli dengan pelanggaran hak asasi manusia, dan membunuh
orang di mana pun demi mempertaruhkan kepentingannya," tegas Ghazanfarabadi.

"Ketika memperkenalkan Iran sebagai (negara) teroris bagi dunia, AS
sebenarnya sedang melancarkan hiperpropaganda untuk menutupi kejahatan yang
dilakukannya di seluruh penjuru dunia, " tambahnya.

Ghazanfarabadi menekankan bahwa Pentagon menyelenggarakan program akademik
cyberwar bagi pasukan militernya, yang sebenarnya merupakan bagian dari
pelatihan terorisme terhadap negara lain.

Pada bulan Juni lalu, Washington Post mempublikasikan laporan bahwa AS dan
bersama Israel menciptakan virus komputer Flame untuk memata-matai Iran.

US National Security Agency, CIA dan militer Israel bekerja sama untuk
menciptakan virus Flame, tulis koran Amerika itu sebulan lalu.

Dan Raviv dan Yossi Melman, baru-baru ini menulis buku berjudul "Spies
Against Armageddon: Inside Israel's Secret Wars" yang membongkar
keterlibatan langsung agen Israel dalam teror terhadap ilmuwan nuklir Iran.
Raviv dalam wawancara dengan televisi CNN mengungkapkan adanya unit khusus
di Mossad yang disiapkan untuk meneror ilmuwan nuklir Iran. Raviv
mengatakan, hingga kini Israel tidak pernah memilih jalan sanksi maupun
perang terbuka, apalagi dialog dengan Teheran. Namun Tel Aviv memilih
melancarkan operasi rahasia dan aksi teror terhadap Iran.

Wartawan CBS itu menegaskan bahwa agen spionase Israel dan AS bekerja sama
dalam melumpuhkan program nuklir sipil Iran. Selain aksi teror terhadap
ilmuwan Iran, mereka menyebarkan virus Stuxnet dan mengumpulkan informasi
intelejen berkaitan dengan perkembangan nuklir Iran dan ilmuwannya.

New York Times juga mengungkapkan bahwa Presiden Obama diam-diam
memerintahkan serangan cyber yang melibatkan virus komputer Stuxnet
terhadap Iran untuk menyabotase program energi nuklir negara itu.

"Barack Obama secara pribadi menurunkan instruksi serangan cyber ke
struktur sains dan industri Republik Islam Iran guna menghentikan program
nuklir Tehran. Serangan ini telah dimulai sejak mantan Presiden George W.
Bush berkuasa, namun ketika Obama memimpin AS serangan ini kian gencar dan
sejumlah sektor aktivitas nuklir Iran juga terkena dampaknya," tulis New
York Times.
 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke