Setelah mendapat dan mendengar langsung laporan bank dunia, akhirnya negara2 
Arab bisa memahami, bisa mengerti, dan bisa menerima bahwa NEGARA PALESTINA 
TIDAK MUNGKIN BISA BERDIRI !!!

http://www.jpost.com/MiddleEast/Article.aspx?id=278897 

The Palestinian economy cannot sustain statehood while it continues to rely 
heavily on donor funds and its private sector fails to thrive,  “No matter what 
steps the Palestinian Authority takes, it is unlikely to reach fiscal 
sustainability until there is a political settlement [peace deal] that allows 
the private sector to experience rapid and sustained growth,” the bank said.


According to the report, the situation is so problematic that even after a 
Palestinian state is established, the Palestinian tax base won’t be able to 
support its government. 


Dengan bantuan dana dari negara2 donor, ternyata negara Palestina tetap  gagal 
bisa berkembang menjadi sebuah negara, tidak peduli langkah yang bagaimanapun 
yang diambil oleh Abbas dan Hamas, terbukti tidak mungkin Palestina bisa 
berdiri, selain tidak punya sumber ekonomi juga tidak punya sumber tenaga yang 
cukup sebagai syarat untuk mendirikan negara.

Satu2nya jalan agar bisa mengembangkan ekonomi di wilayah Palestina dalam 
menggaji pegawai, menyelenggarakan pendidikan, dan mengembangkan sektor 
private, adalah mengajak ikut sertanya Israel membantu wilayah ini agar bisa 
mempertahankan kehidupan rakyatnya.

Gaza dan Westbank selama ini hidup dari suntikan sumbangan world bank yang 
tidak mencukupi, berbagai usaha bantuan luar negeri untuk mengembangkan system 
ekonomi dikedua wilayah ini selalu gagal karena tidak adanya tenaga skil yang 
cukup, pendidikan juga gagal, sektor private juga gagal, sehingga semua 
kegagalan2 ini memastikan bahwa dengan gabungan kedua wilayah ini bersama 
jumlah rakyatnya terbukti tidak cukup untuk membiayai berdirinya sebuah negara. 
 Bahkan sumbangan negara2 donor ternyata sama sekali tidak bisa menopang 
kemungkinan berdirinya sebuah negara.

Akhirnya, negara2 Arab dan Islam bisa menerima kenyataan yang tidak mungkin 
disangkalnya, oleh karena itu Abbas diminta untuk mengulangi lamarannya menjadi 
anggauta UN BUKAN UNTUK BERDIRINYA SEBUAH NEGARA !!!!

Untuk menyelamatkan dan membuka embargo Gaza dan Westbank, satu2nya yang 
mungkin adalah kedua wilayah ini menjadi protectorat-state dibawah pengawasan 
Israel.  Jadi untuk menjadi sebuah negara Palestina sudah tidak mungkin, tapi 
untuk menyelamatkan rakyat Gaza dan Westbank masih ada satu jalan saja, yaitu 
bekerja sama dengan Israel dalam hal dana.  Tentunya, Rumah Sakit sumbangan 
Indonesia akan berada dibawah pengawasan dan tanggung jawab Israel dalam 
pengelolaannya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke