Perang urat syaraf dalam olahraga adalah hal biasa. Tetapi yang dilakukan LOGOC ini (panpel olimpiade London) sudah keterlaluan mengingat mereka menggembar-gemborkan teknologi yang tentunya berpresisi tinggi.
Insiden ini bukan yang pertamakali terjadi dalam sejarah olahraga Inggris-Korea Utara. Pada Piala Dunia 1966, Inggris sebagai tuanrumah menolak memberi visa kepada tim Korea Utara dengan alasan, "mereka komunis!" walau akhirnya menyerah pada desakan FIFA. Kenyataannya, prestasi Korea Utara saat itu cukup berkelas. Mampu mengalahkan Itali 1-0 dan baru tersingkir setelah tertahan Portugal di perempat final. Untuk negara Asia (yang komunis pula), mencapai babak perempat final kejuaraan sepakbola dunia adalah prestasi besar. Jadi, tidak ada bukti samasekali bahwa bangsa Barat adalah bangsa yang paling obyektif. Mereka masih suka main SARA dan memelihara dendam. Buat mereka, minta maaf atas suatu kesalahan adalah perkara sepele. Buat mereka, lebih baik dibilang bodoh & tolol daripada diungkap realita sesungguhnya, culas! jahat! Kalau di wilayah olahraga yang menjunjung sportivitas saja Inggris senang memupuk keculasan & kejahatan, bagaimana lagi di wilayah konflik yang menewaskan jenderal tempur mereka di Soerabaja. Waspadalah. Mereka masih terus memperkeruh Selat Malaka & Laut Cina Selatan. --- Salah Bendera, Korea Utara Sempat Menolak Main Penulis: Ferril Dennys | Kamis, 26 Juli 2012 | 06:29 WIB Bendera Korea Selatan dipasang disebelah foto pemain Korea Utara, sebelum pertandingan Olimpiade 2012 antara antara Korea Utara dan Kolombia, di Glasgow, Rabu (25/7/2012). GLASGOW, KOMPAS.com Tim nasional sepak bola perempuan Korea Utara sempat menolak bermain melawan Kolombia pada pertandingan olimpiade di Glasgow, Rabu (25/7/2012), karena kesalahan panitia penyelenggara memasang gambar bendera di sebelah foto wajah mereka. Sebelum kick-off, yang dijadwalkan pukul 19.45 BST atau Kamis (26/7/2012) pukul 01.45 WIB, ditampilkan video berisi foto-foto wajah pemain kedua kubu. Di sebelah foto pemain terdapat nama dan negara pemain. Nah, untuk kontingen Korea Utara, bendera yang dipasang di sebelah foto wajah mereka adalah bendera Korea Selatan. Aksi mogok itu membuat pertandingan mundur 65 menit. "Hari ini, dalam video di layar besar yang ditayangkan menjelang pertandingan sepak bola perempuan di Hampden Park ditampilkan bendera Korea Selatan, bukan Korea Utara. Jelas ini adalah kesalahan. Kami akan meminta maaf kepada tim dan Komite Olimpiade Nasional akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan kejadian ini tak terulang," demikian pernyataan panitia penyelenggara. Pertandingan itu dimenangkan Korea Utara dengan skor 2-0. Sepasang gol tersebut diciptakan Song Hui Kim pada menit ke-39 dan 85. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
