Ref. Apakah puja puji mobil listrik nasional seperti hirukpikuk “blue enegeri”?

http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=42&id=38911

RABU, 25 Juli 2012 | 247 Hits


Ir. Felix Christanto, Direktur Wahana Inovasi Utama
DARI MOBIL ESEMKA HINGGA MOBIL LISTRIK INDONESIA 


Apakah persamaan dari mobil Esemka dan Mobil Listrik Indonesia?, orang – orang 
yang mempopulerkannya adalah orang – orang yang telah terbukti integritasnya 
terhadap Negeri ini, berorientasi pada semangat kearifan lokal, walaupun 
disayangkan daya dorongnya belum maksimal karena begitu banyaknya keterbatasan 
/ kompetensi yang harus diperjuangkan. Membangun budaya Iptek sangat memerlukan 
kesadaran tinggi tentang pentingnya budaya litbang (penelitian dan 
pengembangan) serta kebijakan Pemerintah yang berpihak menyangkut arah 
pembangunan nasional yang bermartabat, berkelanjutan, serta ber visi jauh 
kedepan. 

Ada tiga faktor penting yang melandasi gerak industry pada suatu Negara agar 
bisa berkembang sesuai dengan apa yang diharapkan yakni seberapa besar tingkat 
penguasaannya terhadap piranti keras ( Hard ware ), piranti lunak ( Soft ware 
)serta SDM ( Brain Ware ). Kita semua harus sepakat bahwa tidak semestinya 
suatu produk untuk konsumsi luas, seluruh komponennya harus buatan dalam 
negeri. Juga alangkah tidak pantas jika seluruh komponennya harus diimport dari 
luar. perusahaan dengan bidang – bidang Spesialisasi yang bisa menghasilkan 
mutu yang tinggi dengan harga kompetitif tersebar meluas diseluruh dunia. 

Pada tingkatan inilah dilema dan peluang dalam pemilihan bercampur aduk dalam 
pengambilan suatu keputusan. Kebijakan yang cerdik dari Negara – Negara yang 
dikenal hebat sebagai penarik investasi adalah menawarkan kemudahan dan 
fasilitas investasi demi untuk tercapainya proses transfer ilmu pengetahuan dan 
teknologi. Di RRC misalnya jenis investasi ini mengharuskan seluruh produk nya 
berorientasi eksport sementara pasar dalam negeri akan dilayani oleh produksi 
Perusahaan nasional. Dengan kebijakan demikian perusahaan lokal mendapat 
sparing partner bersaing secara kualitatif tidak saling mematikan bahkan bahu 
membahu saling bertukar pengalaman demi mendapatkan produk yang terbaik pada 
zamannya.

Perangkat keras berkaitan dengan perkembangan ilmu material ( ilmu logam dan 
sejenisnya). ketika kita mau menggunakan produksi dalam negeri dengan kandungan 
lokal setinggi mungkin dalam industri mobil listrik maka penelitian dibidang 
Nano teknologi menjadi suatu keharusan. Material –material komposit dengan 
karakter ringan tetapi sangat kuat semisal serat karbon harus digunakan untuk 
dapat melahirkan mobil yang ringan, efisien dan aman bagi pengendara.

Desain mikroprosesor sebagai otak pengendali yang cerdas juga sangat bergantung 
pada penelitian di bidang ini. Para ilmuan dunia kini sedang gencar – gencarnya 
berjuang keras pada penelitian bagaimana menciptakan material super konduktor 
operasi “suhu dan tekanan” lingkungan agar dapat meniadakan faktor kehilangan 
akibat adanya tahanan electric pada lilitan suatu motor listrik. jika tercapai 
maka praktis suatu motor akan berumur sangat panjang serta konsumsi energinya 
menjadi rendah karena panas yang timbul akibat adanya tahanan electron pada 
sirkuit sudah tidak ada. Kereta listrik super cepat semisal Maglev Jerman dan 
RRC, Korea Train Express , Taiwan High Speed Rail, Diretfisima Italya, Eurostat 
Inggris, shinkansen Jepang, dan pada beberapa Negara lain menerapkan prinsip 
superkonduktor dimana dalam pergerakannya roda kereta tidak lagi bergesekan 
dengan bantalan / relnya tetapi mengapung di udara dalam arahan medan magnet. 
Baterei / aki sebagai sumber penyimpan energy untuk mobil listrik juga masih 
menyimpan sejumlah masalah termasuk masih relative mahal, limbahnya cenderung 
beracun (B3) sehingga masih menarik untuk diteliti pengembangannya. 

perangkat lunak berkaitan dengan pemograman sebagai otak pengendali yang umum 
Kita kenal dengan CPU (Central Prossesing Unit). Bagian ini merupakan bagian 
tersulit dimana tingkat ketergantungannya masih sangat tinggi terhadap produk 
Negara – Negara maju. Produk produk ini adalah produk industry strategis yang 
relative tak akan diproduksi di negara asing sehingga menjadi monopoli Negara 
penciptanya. Sebaliknya perangkat keras cenderung menjadi komoditas yang 
direlokasi besar – besaran pada negara negara yang berlimpah bahan bakunya.

Bagian ketiga Brain ware bertumpu pada kualitas SDM (sumber daya manusia) 
sebagai pemegang otoritas tertinggi. Pada Negara Negara dengan tingkat 
pemikiran tinggi, batas batas kewarganegaraan sudah menjadi tidak penting lagi. 
Yang penting bagaimana SDM terbaik dari seluruh dunia bisa berkontribusi 
mendukung sistemnya agar berkembang menjadi yang terbaik. Pada tingkatan ini 
Indonesia banyak kehilangan putera – puteri terbaik Bangsa karena tidak 
kondusifnya budaya Iptek. Jika Kita berkaca pada perjalanan karir seorang 
Habibie, Kita akan tahu bahwa membangun system tidak semudah membalik telapak 
tangan. Karir tertingginya adalah menjadi wakil presiden direktur perusahaan 
penerbangan MBB Jerman. Suatu jabatan tertinggi yang pernah dipegang orang 
asing yang kebetulan berkewarganegaraan Indonesia. 

Bagi Jerman yang terpenting adalah kontribusinya bagi kemajuan Jerman dan MBB 
secara khusus. Bagaimana realisasi membangun industry dirgantara di tanah air 
?. jalannya panjang dan berliku. SDM harus disekolahkan dalam jumlah yang 
cukup. Di magangkan pada perusahaan sejenis di Jerman. Apa reaksi dunia ketika 
gagasannya diutarakan?, beliau ditertawakan sebagai bangsa yang tidak akan 
mampu karena tidak berbudaya IPTEK. Akhirnya yang paling realistis adalah 
merintis industry perakitan dengan membeli lisensi, berkembang menjadi desain 
konstruksi sampai akhirnya bisa berproduksi total. Kita tidak bisa bertumpu 
semata pada tingginya pendidikan serta asal didikannya dengan mengabaikan 
faktor pengalaman dan system yang terbangun sebagai penentu umpan balik terbaik 
untuk bermawas diri bahwa Kita tak akan pernah puas dengan apa yang sudah 
diperoleh agar bisa lebih baik lagi. 

Listrik adalah suatu proses perpindahan electron pada materi yang bersifat 
konduktor. Listrik itu sendiri dibagi dua yakni listrik berarus AC ( 
alternating current ), arus bolak balik yang kita kenal pada pemakaian 
komersial dirumah – rumah. Jenis listrik ini memberikan efek kejut /sengatan 
ketika tersentuh yang bisa berakibat kematian. Jenis lainnya adalah listrik 
berarus DC (Direct Current), jenis arus searah yang tidak berefek kejut ketika 
tersentuh. Mobil listrik adalah kendaraan yang menggunakan motor listrik DC 
sebagai penggerak serta alternator DC untuk pengereman dalam satu paket 
rancangan. Pengereman mobil konvensional (bahan bakar fosil) bersifat mekanis 
sementara pengereman mobil listrik bersifat magnetis yang fungsinya sekaligus 
untuk mengisi (charging) kembali baterei. 

Masa depan mobil listrik di Indonesia bisa dibilang cerah seiring dengan 
tingginya intensitas matahari sebagai berkah dari letaknya digaris 
khatulistiwa. Mengingat terbatasnya daya penyimpanan baterei sebagai sumber 
energy penggerak, alternative yang paling mungkin untuk mempertahankan 
keandalannya pada setiap medan adalah menghadirkan mesin pengisi baterei 
kembali. Untuk wilayah perkotaan, mesin pengecash (pengisi) baterei tidak 
masalah karena hadirnya sumber listrik dari PLN. Di tempat fasilitas umum, 
sudah pasti dengan mudah tersedia meteran pengisi baterei sebagai sumber bisnis 
baru. Untuk operasional di daerah pedesaan opsionalnya menjadi lebih ruwet. 
Desainnya lebih cocok sebagai mobil hybrid yakni mobil listrik yang dilengkapi 
diesel kecil untuk pengisian baterei pada saat dibutuhkan didaerah yang tak 
terjangkau listrik mengingat rasio elektrifikasi di tanah air masih tergolong 
rendah. 

Bisa juga ekonomi kerakyatan dirintis dengan membangun stasiun pengisian 
listrik dari panel surya. Rakyat atau koperasi bisa mengelolanya untuk 
kepentingan pemakaian sendiri serta dapat menjualnya pada kendaraan yang 
membutuhkan. Masa depan ideal untuk mobil listrik adalah bagaimana mobil 
tersebut bisa memenuhi sendiri kebutuhan energinya dengan melapisi seluruh 
bodinya dengan panel surya (Foto voltaic). 

Energy listrik ramah lingkungan menjadi primadona penyelamatan bumi setelah 
efek pemanasan global berupa perubahan iklim ekstrim makin menyusahkan banyak 
orang. Dampak curah hujan berlebihan membuat banjir dan longsor terjadi dimana 
– mana. Kekeringan ekstrim sama dampaknya berupa gagal panen. Bencana kelaparan 
dan wabah penyakit menjadi sangat potensial, Pemutihan terumbu karang terus 
terjadi membuat populasi biota laut menurun drastis.

Listrik ramah lingkungan harus diletakan pada pola pembangunan secara integral 
bukan parsial. Tahun lalu perusahaan Boeing melakukan uji coba penerbangan 
tanpa awak dengan merancang pesawat listrik yang seluruh bodinya ditutupi panel 
surya. Tahapan prototip harus dilakukan untuk mengetahui unjuk kerjanya serta 
efisiensi yang mendasarinya agar produk tersebut dinyatakan layak.

Pada tahapan inilah Pak Dahlan Iksan selaku inisiator harus berhati hati. 
Pendidikan tinggi para perancang tidak bisa dibilang jaminan pasti keberhasilan 
program. Jika alasannya untuk menurunkan “emisi udara serta beban subsidi BBM”, 
sumber energy untuk mengisi kembali tidak boleh dari pembangkit berbahan bakar 
fosil. Dalam ilmu teknik Kita kenal apa yang dinamakan faktor kehilangan 
(efisiensi). Jika suatu mobil listrik mendapatkan total energy pengisian 
kembali dari pembangkit BBM maka secara teoritis penggunaan mobil listrik lebih 
“boros BBM dan berpolusi’ dibandingkan dengan langsung menggunakan mobil BBM 
karena konversi energy dari BBM ke listrik untuk menghasilkan energy gerak 
pasti lebih besar kehilangannya dibandingkan jika kita langsung menggunakan 
energy BBM menjadi energy gerak melalui combustion ( pembakaran). Maju terus 
Pak Dahlan, karena dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Semoga. (*

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke