Dulu sebelum lahirnya RI sebelum 1945, Timor Leste adalah jajahan Portugis, jadi biarpun kemudian RI lahir pada tahun 1945, tidak bisa menganggap bahwa Timor Leste itu milik RI sehingga sewaktu oleh Portugis dilepaskan diberi kemerdekaan, diserbu tentara RI dengan membantai 80% penduduknya untuk kemudian didatangkan orang2 dari Jawa untuk menguasai segala kehidupan disana dan menyadikan Timor Leste sebagai propinsi RI. Ternyata penduduk aseli melakukan perlawanan menentang penjajahan RI hingga akhirnya berhasil mendapatkan kemerdekaan karena didukung oleh dunia Internasional yang menentang penjajahan dalam segala bentuknya.
Jadi hal yang sama juga terjadi di Palestina, dulu wilayah Palestina itu ada pribuminya yaitu orang2 Yahudi dan orang2 penyembah berhala Filistine. Serbuan raja2 Arab Islam menduduki Palestina menyebabkan orang Yahudi terusir ke Eropah sedangkan penyembah berhala Filistine musnah dibantai muslimin yang berkewajiban untuk membasmi habis patung2 berhala dan para penyembahnya. Sebagian besar orang2 Yahudi bisa menyelamatkan dirinya keluar Palestina, tapi hanya sedikit penyembah berhala yang berhasil menyelamatkan diri keluar Palestina. Palestina dijajah Arab Islam, kalo Arab Islam boleh menjajah, lalu dimana salahnya Kerajaan Inggris yang lebih perkasa dari Allah kemudian menjajahnya juga dengan mengangkat raja2 Arab yang saling memerangi itu sebagai boneka2 penjajah Inggris. Nasib kerajaan Inggris memang sial, perang dunia kedua pecah dan kerajaan Inggris hancur oleh Jerman, namun sebelum Jerman menduduki Inggris, tentara Amerika ambil bagian dalam perang dunia ini, Jerman kalah dan semua jajahannya diambil alih Amerika, dan Inggris yang hancur lebur pun ditolong dan dibangun Amerika sedangkan jajahan2 Inggris diserahkan kepada Amerika untuk mengaturnya. Amerika tidak mengambil alih jajahan2 Inggris, melainkan diserahkan kepada United Nation yang didirikan Amerika untuk mengatur kemerdekaan semua negara bekas jajahan negara manapun juga. Begitulah, tanah Palestina sudah dijanjikan Inggris untuk dibagi dua kepada orang Yahudi dan kepada orang Arab. Tapi karena Inggris kalah perang dan Palestina diserahkan kepad UN, maka atas kebijaksanaan bangsa2 sedunia, maka oleh UN rencana Inggris untuk membagi dua Palestina kepada Yahudi dan Arab ini tetap dilanjutkan. Demikianlah, separoh Palestina diberikan kepada Arab Palestina dan lahirlah kerajaan Arab Islam yang bernama "Jordania". Separoh lainnya diberikan kepada orang2 Yahudi yang menjadi negara Israel. Lalu sampai disini dimana letak ketidak adilannya ???? Mau pake rujukan bible ataupun alQuran tetap tidak ada haknya orang Arab dan Islam ditanah yang pernah dijajahnya dulu. Justru haknya orang Yahudi itulah yang jauh lebih besar dan lebih kuat bukti2nya. Tapi memang, berdirinya Israel dan Jordania bukan atas dasar bible ataupun Quran melainkan atas dasar mandat British yang diserahkan kepada UN. Tapi semua yang sudah diatur dengan se-adil2nya kenapa tetap harus menyerang secara pengecut dengan keroyokan memalukan untuk merebut Israel ??? Jadi Arab Islam dan negara2 Islam didunia harusnya jujur mengakui, kalo dulunya mereka berhasil menang perang dan menjajah Palestina atau Israel, BUKAN berarti sekarang mereka sudah kalah perang tetap harus memerangi Israel dengan segala cara2 kotor dan curang. Jadi saya beri kesempatan secara demokratis untuk kalian semua muslimin yang hanya membenamkan diri dalam kebencian, untuk keluar kepada realitas, untuk jujur terhadap realitas yang justru tidak bisa membohongi dunia sekarang ini. > "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote: > Gak nyangka RI bisa merdeka karena > tiba2 Jepang dibom atom. Jane kalau > Jepang tahu bahwa nuklirnya AS kala > itu cuman dua butir maka Jepang > belum nyerah sebab Jepang selalu > menang dalam pertempuran. Pikiran > manusia mengira Bani Israel dulu > juga gak mungkin bisa dibebaskan dari > Mesir oleh Musa AS. Kan podo sekarang > pikiran manusia menyangka Palestina > gak akan bisa uwal dari cengkeraman > Yahudi. Yang tidak kita sangka2 yaitu Israel (Palestina) yang dulunya dijajah Arab kemudian dijajah Inggris yang menempatkan boneka raja2 Arab disana, ternyata setelah perang dunia kedua, Inggris kalah dari Jerman dan Amerika kemudian memenangkan peperangan dan mendirikan United Nation yang malah memberi pengakuan kepada Israel secara tidak di-sangka2 karena yang menjanjikan berdirinya Israel dulunya adalah Inggris bukan Amerika atau UN. Ini barulah keajaiban, karena Arab Palestina bukanlah orang Palestina tapi orang Arab yang beragama Islam. Penduduk aseli Palestina adalah penyembah berhala yang dibantai Islam dulunya. Jadi terlepasnya orang2 Yahudi dari cengkeraman Arab dan Islam betul2 merupakan hal yang tidak pernah ada yang menyangka sama sekali. Bahkan hingga hari ini masih saja ada umat Islam yang yakin akan kehancuran Israel, dikatakannya Israel sudah rapuh tinggal tunggu tumbangnya saja. Tapi sayang semua bualan muslimin Arab dan muslimin yang percaya tahyul2 tanpa mempedulikan kenyataan ternyata tidak pernah terjadi. Saya yakin kepada kenyataan, bahwa Israel bukan cuma dipertahankan oleh orang2 Yahudi saja tetapi juga oleh orang2 Arab Islam yang bisa membedakan bahwa kehidupan pluralistik jauh lebih unggul, lebih manusiawi daripada kehidupan Syariah Islam, dan kita bisa membuktikannya sendiri bahwa di Israel sekarang semua kedutaan dari seluruh dunia sudah dibuka dan hubungan Israel dengan negara2 maju didunia jauh lebih akrab daripada negara2 Islam yang cuma membela terorisme. Soal Jepang pun tidak ada anehnya, Jepang sebelum dibomb atom Amerika pun sudah kalah parah, sedangkan bomb atom yang dijatuhkan Amerika mempercepat menyerahnya Jepang dan juga merupakan percobaan bomb atom Amerika untuk pertama kalinya. Tapi hal itupun tidak menjadikan Indonesia merdeka, kemerdekaan RI itu 100% direkayasa oleh Amerika bukan oleh Jepang yang sudah tidak berkuasa sama sekali. Sekali lagi saya nasihati anda, janganlah menyakiti diri anda sendiri dengan kebencian2 yang sama sekali tidak pada tempatnya. Israel (Palestina) memang tanah milik orang Yahudi dan orang2 penyembah berhala dewa2 filistine dulunya. Sama sekali tidak ada saham orang2 Arab maupun Islam. Jadi jangan mentang2 pernah menjadi penjajah dizaman dulu sehingga memaksakan bahwa tanah tsb sudah jadi milik orang2 Arab yang Islam. Itu cara berpikiran yang salah, karena kalo dulunya Arab Islam berhasil merebutnya dari orang Yahudi, lalu apa bedanya sekarang kalo orang Yahudi berhasil merebutnya kembali apanya yang harus anda salahkan ???? Sekali lagi berpikir dan bersikaplah sportif dan jujur karena hanya dengan sikap demikianlah kebencian anda tidak akan menggerogoti sukma dan banda anda sendiri. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
