Kembali kita menyaksikan sikap dan kelakuan muslimin di Filipina yang salah dengan memaksakan aturan2 Islam untuk dipraktekkan disekolah Katolik. Jelasnya, sekolah katolik sesuai namanya tentu harus menjalani aturan2 katolik bukan menjalani aturan2 Islam. Memang bukan cuma di Filipina saja kejadian ini berlangsung, juga dinegara2 Barat seperti Australia, Perancis, Belanda, Amerika, Inggris dan lain2nya telah terjadi debat kusir karena muslimin memaksakan syariah Islam di negara2 yang mayoritas justru bukan beragama Islam.
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/12/08/01/m82fct-kampus-filipina-larang-pemakaian-jilbab Kampus milik katolik tentu punya hak untuk menetapkan aturan2nya sesuai ajaran Katolik, Suster Maria Nina Balbar, Presiden Pilar College, mengatakan pihaknya tetap akan melaksanakan aturan itu. "Sumber dari aturan yang kami buat berdasarkan kepercayaan Katolik Roma. Kami tidak akan menyimpang dari sumber itu," kata Balbar. Ia menjelaskan pihaknya menerima mahasiswa dari berbagai agama. Sebelum itu, terlebih dahulu mereka menjalani sesi wawancara dan menyetujui aturan berupa tidak diperbolehkannya menggenakan jilbab atau cadar. Pakar hukum NCMF, Edilwasif Baddiri, mengkritik kebijakan itu. Ia mengatakan apa yang diterapkan oleh Pilar College melanggar klausul kebebasan beragama konstitusi Filipina tahun 1987 dan Pasal 32 UU Republik No. 9710 Magna Carta. "Setiap hak Muslim dijamin kedua payung itu," tegasnya. Kebebasan beragama bukanlah artinya memaksakan aturan Islam ke sekolah2 Katolik, juga sebaliknya, kenapa aturan katolik tidak diterapkan di-sekolah2 Islam sebagai kebebasan beragama ??? Jelas ya, ajaran Islam, agama Islam, dan muslimin makin menimbulkan kemuakan dunia karena mengabaikan arti "kebebasan beragama", menyalah gunakan kebebasan beragama yang diartikanya sebagai kebebasan memaksakan ajaran2 Islam yang mengharuskan wanita berjilbab. Jadi kalo memang tidak bisa melanggar aturan Islam dengan melepaskan jilbab, keluar saja dari sekolah tsb, carilah sekolah2 Islam yang mengharuskan berjilbab. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
