Saya setuju aja kalau laporan amnesty internasional mesti di check kebenarannya. Tp sampiyan mesti buktikan kalau amnesty internasional itu termasuk orang kiri. Salah seorang pendirinya Seán MacBride adl penerima nobel perdamaian.Kalau batasuna atau eta ya memang. Lha amnesti internasional itu jg menuduh pemerintah suriah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam menghadapi massa protes pro-demokrasi.Kalau di eropa masih ada diskriminasi kemungkinan besar, laporan itu benar. Jadi yg bikin masalah adalah zona eropa yg diskriminan... --- On Wed, 8/1/12, item abu <[email protected]> wrote:
From: item abu <[email protected]> Orang2 kiri kayak Amnesty International dll itu sekarang udah jadi penjilat pantat Islam, sama sekali ga bisa obyektif. Dan orang2 kanan ga lama lagi jg akan jadi penjilat pantat Islam, krn sekarang mereka udah tutup mata atas kebejadan Islam. Laporan Amnesty International ini hrs dicek kebenaran dan obyektivitasnya, ga bisa dipercaya begitu aja. Yg benar adalah orang2 Islam itu ga cuma dpt fasilitas dan perlakuan khusus, tp mereka jg jadi biang onar dan pelaku kejahatan. Makanya ga heran kalo ada yg nyoba unt ngebatasi orang2 Islam krn orang2 Islam itu emang selalu bikin masalah. >________________________________ > From: Ballast Yo <[email protected]> >To: >Sent: Wednesday, August 1, 2012 4:00 PM >Subject: [proletar] Eropa ternyata masih Diskriminasi! > > > > >Hasil laporan ini sungguh mengkawatirkan dan sungguh mengagetkan, krn selama >ini negara2 diluar eropa sudah terlalu banyak dibuai bhw eropa adalah zona >netral dan menjunjung Ham. Bohong belaka... >Apakah ini sisa era kegelapan…abad pertengahan yg tidak tuntas? >Apa pendapat anda? > >Jabat Erat > >== >Amnesty: Muslim di Eropa hadapi diskriminasi > >Negara-negara Eropa melakukan diskriminasi terhadap pemeluk Islam, khususnya >dalam bidang pendidikan dan pekerjaan, menurut kelompok hak asasi Amnesty >International. > >Dalam laporan yang dipusatkan pada Belgia, Prancis, Belanda, Spanyol dan >Swiss, Amnesty mendesak pemerintah-pemerintah Eropa berupaya menangani >pandangan negatif dan kecurigaan terhadap Islam. > >"Perempuan Muslim tidak mendapatkan pekerjaan dan anak-anak perempuan tidak >boleh hadir ke sekolah karena mereka mengenakan baju terkait kepercayaan >mereka, seperti jilbab," kata Amnesty. > >"Pria dapat dipecat bila memelihara janggut yang dikaitkan dengan >kepercayaannya, Islam," tambah organisasi itu. > >Laporan Amnesty itu keluar dua hari setelah partai antiimigran Fron Nasional >mencapai suara besar dalam putaran pertama pemilihan presiden Prancis, dengan >sekitar 18% suara mendukung pemimpinnya Marine Le Pen. > >Laporan yang berjudul "Pilihan dan Prasangka: diskriminasi terhadap Muslim di >Eropa" menyebutkan peraturan yang melarang diskriminasi dalam pekerjaan tidak >diterapkan di Belgia, Prancis dan Belanda. > >Sembahyang di tempat terbuka > >Perusahaan-perusahaan diizinkan untuk menerapkan larangan penggunaan simbol >keagamaan atau budaya dengan alasan dapat mengganggu klien atau kolega mereka >atau dapat mengganggu citra perusahaan, kata Amnesty. > >Amnesty mengatakan langkah itu bertentangan dengan peraturan Uni Eropa. > >"Peraturan Uni Eropa melarang diskriminasi dengan alasan agama atau keyakinan >dalam hal pekerjaan tampaknya tidak ditanggapi di seluruh Eropa dan kami >memperhatikan tingginya pengangguran di kalangan Muslim," kata Marco Perolini, >pakar diskriminasi Amnesty International. > >Ia menambahkan, hal ini terutama terjadi di kalangan perempuan Muslim yang >berasal dari negara lain. > >Organisasi itu juga mengkritik Swiss karena melarang pembangunan menara-menara >masjid baru pada tahun 2009. > >Amnesty mengatakan di kawasan Katalunia, Spanyol, banyak umat Islam yang harus >sembahyang di tempat terbuka karena pemerintah menolak pengajuan pembangunan >masjid dengan alasan tidak sesuai dengan tradisi dan budaya Katalan [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
