Omong kosong melulu tiap hari
kalau cuma diskriminasi doang itu hal biasa saat ini 

apalagi dengan keadaan ekonomi yang going down slow

malah jaman doeloe bukan lagi rasisme
tapi ngejajah,kerja paksa&apartgeid
rasisme saat ini bukan nya diluar kulit saja yang tampak
tapi dibawah kulit dan didalam hati.




________________________________
 From: item abu <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Wednesday, August 1, 2012 5:44 PM
Subject: Re: [proletar] Re: Eropa ternyata masih Diskriminasi!
 

  
Kalo ada cewek yg bolak ngasih liat mukanya di Eropa waktu ditanya polisi, maka 
orang Islam akan teriak2 didiskriminasi, padahal hukumnya bilang bhw muka hrs 
dikasih lihat spy ketauan siapa orangnya. Berarti ybs itu ngelanggar hukum. Tp 
krn orang Islam, maka ybs bisa lolos tanpa dihukum sama sekali.

Sebaliknya, apa yg tjd kalo non Islam melakukan hal yg sama? Gua rasa, ybs akan 
dihukum tanpa banyak omong, krn melanggar hukum.

Itulah diskriminasi thd non Islam, dan itulah yg tjd di Eropa atau Amrik 
sekarang ini.

Orang Islam bisa lolos dr hukum biarpun ngelanggar hukum krn orang Islam akan 
bikin rusuh secara massal shg yg berwajib ga berani nindak orang Islam yg 
ngelanggar hukum. Itulah kelakuan orang Islam sbg preman pasar atau mafia. Pake 
kekerasan sbg alat melawan hukum.

>________________________________
> From: Bukan Pedanda <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Wednesday, August 1, 2012 10:18 PM
>Subject: [proletar] Re: Eropa ternyata masih Diskriminasi!
> 
>
>  
>
>
>Coba tunggu reaksi pemerintah negeri yang dikatakan melakukan disskriminasi 
>itu ..
>
>Sementara itu perhatikan apa yang disebut diskriminasi di diberbagai negeri 
>itu dan - ini yang penting pula - tangga apa saja yang bisa dinaiki oleh 
>korban diskiriminasi itu untuk menuntut keadilan.
>
>Di Eropa, misalnya ada Mahkamah HAM...
>
>http://en.wikipedia.org/wiki/European_Court_of_Human_Rights
>
>--- In [email protected], Ballast Yo <yo.balast@...> wrote:
>>
>> Saya setuju aja kalau laporan amnesty internasional mesti di check 
>> kebenarannya. Tp sampiyan mesti buktikan kalau amnesty internasional itu 
>> termasuk orang kiri. Salah seorang pendirinya Seán MacBride adl penerima 
>> nobel perdamaian.Kalau batasuna atau eta ya memang.
>> Lha amnesti internasional itu jg menuduh pemerintah suriah melakukan 
>> kejahatan terhadap kemanusiaan dalam menghadapi massa protes 
>> pro-demokrasi.Kalau di eropa masih ada diskriminasi kemungkinan besar, 
>> laporan itu benar. Jadi yg bikin masalah adalah zona eropa yg diskriminan...
>> --- On Wed, 8/1/12, item abu <itemabu@...> wrote:
>> 
>> From: item abu <itemabu@...>
>> 
>> Orang2 kiri kayak Amnesty International dll itu sekarang udah jadi penjilat 
>> pantat Islam, sama sekali ga bisa obyektif. Dan orang2 kanan ga lama lagi jg 
>> akan jadi penjilat pantat Islam, krn sekarang mereka udah tutup mata atas 
>> kebejadan Islam.
>> 
>> 
>> 
>> Laporan Amnesty International ini hrs dicek kebenaran dan obyektivitasnya, 
>> ga bisa dipercaya begitu aja.
>> 
>> 
>> 
>> Yg benar adalah orang2 Islam itu ga cuma dpt fasilitas dan perlakuan khusus, 
>> tp mereka jg jadi biang onar dan pelaku kejahatan. Makanya ga heran kalo ada 
>> yg nyoba unt ngebatasi orang2 Islam krn orang2 Islam itu emang selalu bikin 
>> masalah.
>> 
>> 
>> 
>> >________________________________
>> 
>> > From: Ballast Yo <yo.balast@...>
>> 
>> >To: 
>> 
>> >Sent: Wednesday, August 1, 2012 4:00 PM
>> 
>> >Subject: [proletar] Eropa ternyata masih Diskriminasi!
>> 
>> > 
>> 
>> >
>> 
>> >  
>> 
>> >
>> 
>> >Hasil laporan ini sungguh mengkawatirkan dan  sungguh mengagetkan, krn 
>> >selama ini negara2 diluar eropa sudah terlalu banyak dibuai bhw eropa 
>> >adalah zona netral dan  menjunjung Ham. Bohong belaka...
>> 
>> >Apakah ini sisa era kegelapan…abad pertengahan yg tidak tuntas?
>> 
>> >Apa pendapat anda?
>> 
>> >
>> 
>> >Jabat Erat
>> 
>> >
>> 
>> >==
>> 
>> >Amnesty: Muslim di Eropa hadapi diskriminasi
>> 
>> >
>> 
>> >Negara-negara Eropa melakukan diskriminasi terhadap pemeluk Islam, 
>> >khususnya dalam bidang pendidikan dan pekerjaan, menurut kelompok hak asasi 
>> >Amnesty International.
>> 
>> >
>> 
>> >Dalam laporan yang dipusatkan pada Belgia, Prancis, Belanda, Spanyol dan 
>> >Swiss, Amnesty mendesak pemerintah-pemerintah Eropa berupaya menangani 
>> >pandangan negatif dan kecurigaan terhadap Islam.
>> 
>> >
>> 
>> >"Perempuan Muslim tidak mendapatkan pekerjaan dan anak-anak perempuan tidak 
>> >boleh hadir ke sekolah karena mereka mengenakan baju terkait kepercayaan 
>> >mereka, seperti jilbab," kata Amnesty.
>> 
>> >
>> 
>> >"Pria dapat dipecat bila memelihara janggut yang dikaitkan dengan 
>> >kepercayaannya, Islam," tambah organisasi itu.
>> 
>> >
>> 
>> >Laporan Amnesty itu keluar dua hari setelah partai antiimigran Fron 
>> >Nasional mencapai suara besar dalam putaran pertama pemilihan presiden 
>> >Prancis, dengan sekitar 18% suara mendukung pemimpinnya Marine Le Pen.
>> 
>> >
>> 
>> >Laporan yang berjudul "Pilihan dan Prasangka: diskriminasi terhadap Muslim 
>> >di Eropa" menyebutkan peraturan yang melarang diskriminasi dalam pekerjaan 
>> >tidak diterapkan di Belgia, Prancis dan Belanda.
>> 
>> >
>> 
>> >Sembahyang di tempat terbuka
>> 
>> >
>> 
>> >Perusahaan-perusahaan diizinkan untuk menerapkan larangan penggunaan simbol 
>> >keagamaan atau budaya dengan alasan dapat mengganggu klien atau kolega 
>> >mereka atau dapat mengganggu citra perusahaan, kata Amnesty.
>> 
>> >
>> 
>> >Amnesty mengatakan langkah itu bertentangan dengan peraturan Uni Eropa.
>> 
>> >
>> 
>> >"Peraturan Uni Eropa melarang diskriminasi dengan alasan agama atau 
>> >keyakinan dalam hal pekerjaan tampaknya tidak ditanggapi di seluruh Eropa 
>> >dan kami memperhatikan tingginya pengangguran di kalangan Muslim," kata 
>> >Marco Perolini, pakar diskriminasi Amnesty International.
>> 
>> >
>> 
>> >Ia menambahkan, hal ini terutama terjadi di kalangan perempuan Muslim yang 
>> >berasal dari negara lain.
>> 
>> >
>> 
>> >Organisasi itu juga mengkritik Swiss karena melarang pembangunan 
>> >menara-menara masjid baru pada tahun 2009.
>> 
>> >
>> 
>> >Amnesty mengatakan di kawasan Katalunia, Spanyol, banyak umat Islam yang 
>> >harus sembahyang di tempat terbuka karena pemerintah menolak pengajuan 
>> >pembangunan masjid dengan alasan tidak sesuai dengan tradisi dan budaya 
>> >Katalan
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke