IOC sudah memberi pengakuan resmi atas record dunia yang dicetak oleh dua 
perenang Cina yang masih berusia sekitar 16 tahun.  Dipastikan tidak ada 
doping, dan pemeriksaan sex normal karena prestasi atau kecepatan Ye Shiwen 
ternyata bisa lebih cepat dari perenang Amerika Ryan Lochte pemenang beberapa 
medali emas di Olympiade yang sekarang ini, Padahal Ryan Rochte berhasil 
mengalahkan Michael Phelps pemegang 11 medali emas Bejing yang juga merupakan 
perenang legendaris dunia.

> "ChanCT" <SADAR@...> wrote:
> Menurut saya, wartawan media barat yang
> mempertanyakan prestasi perenang Ye
> Shiwen dengan nada MENCURIGAI gunakan
> doping, adalah keterlaluan dan sangat
> tidak etis! Itu satu penghinaan bagi
> Ye pribadi, ... melecehkan ketekunan
> dan keuletan Ye selama berlatih
> beberapa tahun terakhir ini.

Kecurigaan begitu wajar2 saja, tetapi semua pemenang medali emas maupun pemecah 
record dunia selalu ditest ulang segala macam kemungkinan2nya.  Dan kecurigaan 
bukan oleh media barat saja tetapi juga pelatih renang Amerika sendiri, namun 
kesemuanya itu dalam batas yang wajar karena kemenangan yang wajar tentunya 
tidak takut terhadap kecurigaan2 yang juga wajar.

Demikianlah soal Ye Shiwen, dia bukan cuma didukung oleh pemeriksaan ketat oleh 
panitia Olympiade, tetapi juga oleh pernyataan resmi dari sebuah club renang di 
Australia yang menjadi saksi bahwa prestasi Ye sebagai hasil kerja keras dan 
latihan para pelatihnya di club di Australia tsb.

Pemerintah Cina telah melakukan seleksi ketat perenang2 muda diseluruh Cina 
untuk dikirim berlatih di Australia.  Hasil seleksi itu telah menghasilkan dua 
perenang laki2 dan perempuan yaitu Yang dan Ye.  Kedua perenang ini tinggal dan 
berlatih di Australia beberapa tahun yang biayanya semua ditanggung pemerintah 
Cina.

Pemerintah Cina menggaji pelatih di Australia empat kali lebih mahal dan 
memberikan bonus tambahan kepada kedua pelatih Sun dan Ye apabila memenangkan 
medali emas.

Kedua pelatih renang Australia ini telah juga menjadi saksi atas keberhasilan 
murid2 didiknya dari Cina.  Silahkan anda baca sendiri pernyataan pelatih2nya 
dari website yang saya cantumkan dibawah ini.

http://www.cbsnews.com/8301-33747_162-57483133/china-swimmer-ye-shiwen-smashes-record-draws-doping-speculation/

Ye has trained in Australia with two well-recognized coaches, Ken Wood and 
Denis Cotterell. Wood has had a contract with the Chinese Swimming Association 
since 2008, and 15 of China's swimmers in London, plus five of its relay 
swimmers, have trained at his academy north of Brisbane, rotating through in 
groups for a couple of months at a time, he told The Associated Press in a 
phone interview.

"I get paid per month, per swimmer four times more than I do with my home 
swimmers," Wood said from Australia after Ye qualified comfortably fastest 
Monday in the 200 medley heats. China pays him bonuses for Olympic gold and for 
swimmers' personal bests, and he also got a bonus for Ye's 200 medley world 
championship win in 2011.

"China is putting a lot of money into its program and I am only too happy to 
work with them," he said. "The whole Chinese philosophy is that they want to be 
the best they can."

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke