Seperti sudah diketahui semua, bahwa pengakuan negara Palestina di UN tergantung kepada pengakuan oleh Israel. Dilain pihak, Israel membolehkan Palestina berdiri apabila negara ini tidak memiliki tentara atau angkatan perang. Sedangkan negara yang tidak memiliki angkatan perang bukanlah negara dan disebut sebagai "protectorate".
Tahun lalu, Abbas gagal diterima jadi anggauta UN, padahal sudah diperingati oleh Israel dan Amerika agar jangan coba2 melamar menjadi anggauta UN karena hal itu bertentangan dengan kesepakatan bernegosiasi dengan Israel. Padahal Israel tahun lalu juga sudan mengusulkan kepada Abbas agar mengajukan lamaran sebagai "non-state member" atau keanggautaan bukan sebagai negara, tapi oleh Abbas ditolak. Gagal tahun lalu, Abbas mau coba lagi, sekarang dia mengikuti nasihat Israel tahun lalu yang ditolaknya yaitu melamar sebagai "non-state member" yang olehnya dianggap bisa diterima Israel maupun Amerika. Namun lain dulu lain sekarang, kalo tahun lalu dia tidak melamar keanggautaan UN maka hubungan dengan Israel bisa baik, tapi karena tahun lalu dia menolak nasihat Israel, maka niat baiknya sudah pupus tidak dipercaya Israel. Umur Abbas makin lama makin tua, dana pensiun belum tersedia, oleh karena itu di sisa umurnya dia akhirnya mau menjual Palestina ini untuk dijadikan protectorate Israel asalkan dia bisa mendapatkan uang pensiun dihari tua dari Israel. Akibat tindakannya ditahun yang lalu melamar jadi anggauta UN, maka bantuan Amerika maupun Israel dipotong banyak sekali sedangkan bantuan dari luar negeri tidak lagi ada, negara2 Arab sedang dalam peperangan. Untuk hal inilah akhirnya dia berpikir apabila memang bisa berhasil melamar sebagai "non-state member" tentunya lebih baik daripada tidak sama sekali. Namun Abbas lupa, dia seharusnya mewakili rakyat Palestina yang dicatut namanya. Padahal rakyat Palestina yang mendukung dirinya hanya kurang dari 10% saja selebihnya adalah pendukung Hamas, sementara itu untuk bergabung dengan Hamas pun kemungkinannya tidak ada dan Hamas menolak mendukung Abbas. Jadi andaikan pun Abbas melamar sebagai "non-state member" kemungkinan berhasilnya zero karena biarpun sebagai non-state member sebenarnya tidak ada yang diwakilinya selain dia mewakili dirinya sendiri. Jadi Israel sendiri menolak mengakui Abbas sebagai pemimpin Palestina sehingga kalopun nantinya jadi protectorate Israel maka yang diangkat jadi pemimpin Palestina adalah Salam Fayyad. Jadi tindakan Abbas untuk melamar sebagai "non-state member" akan membangkitkan kemarahan rakyat Palestina yang akan menuduh pengkhianatan Abbas ini sebagai menjual Palestina ke Israel. Bukan cuma Abbas sendiri yang butuh uang pensiun ya, semua orang dimasa tua sama2 mendambakan uang pensiun yang dibayar oleh masing2 negaranya. Tapi masalahnya beda dengan Abbas, negaranya pun tidak ada, lalu negara mana yang mau membayar pensiun kepada dirinya ??? Jawabannya cuma satu, hanya Israel yang jadi tumpuan harapannya bisa menempatkan Abbas sebagai juga bagian dari rakyat Israel yang bertugas di Palestina. Abbas mengharapkan usahanya bisa berhasil karena dibulan November nanti Amerika sedang sibuk2nya mengurus pemilihan umum dinegearanya sehingga kesempatan bagi Abbas untuk mencuri kesempatan diluar dari perhatian Amerika. Namun Hillary Clinton memperingatkan Abbas untuk jangan macam2 sebelum dan selama pemilu di Amerika karena resikonya semua bantuan Amerika akan dihentikan total. Ny. Muslim binti Muskitawti. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
