Perang 6 hari 1967, Israel MENANG, gabungan negara2 Arab dibawah kepemimpinan Mesir dihancurkan dan semua pemimpin Arab berhasil ditawan !!! Jendral Gamal Abdul Nasser yang memimpin penyerangan penyebab kekalahan ini dipaksa mengundurkan diri untuk kemudian dirumah sakitkan dan mati setelah beberapa tahun.
Israel berhasil merebut Jerusalem Timur yang tadinya milik Jordania, merebut Westbank, Gaza, Sinai dan Golan yang tadinya milik Mesir, merebut lembah Bekaa yang tadinya milik Syria, merebut lembah Shebaa yang tadinya milik Libanon. Semua yang direbut Israel ini dijadikan pangkalan militer Israel karena tempat ini sangat strategis untuk pertahanan Israel yang tidak akan sampai kiamatpun akan diserahkan kembali ke negara2 Arab yang khianat yang menyerang secara curang dan mendadak ini. Sekali kejadian dan Israel berhasil lolos dari bencana ini, tidak akan terulang untuk kedua kali apalagi sampai ketiga kalinya. Demikianlah, tahun 2000 dibawah perjanjian Camp David, Israel dengan dipaksa oleh Clinton akhirnya mau menandatangani setuju memberikan wilayah Westbank dan Gaza kepada Palestina. Tapi pada tahun 2005 dibawah kepemimpinan Mahmud Abbas terjadi pemberontakan Hamas yang membatalkan perjanjian Camp David secara keseluruhan. Westbank dam Gaza belum resmi diserahkan kepada Palestina akhirnya dibatalkan dan Israel kembali menduduki Westbank dan Gaza. Jadi kekalahan Mesir dalam perang 6 hari 1967 penyebab Mesir kehilangan Sinai dan Golan yang direbut Israel. Seluruh eselon kepemimpinan Mesir kemudian diganti dengan orang2 yang ditunjuk dan diangkat oleh Israel. Saat inilah Mesir sudah menjadi aliansi Israel dalam memerangi semua terorist Hamas ini. Israel memerintahkan agar Mesir menyumbangkan pasukannya untuk menjaga Sinai dari penyusupan2. Tapi bukan tidak mungkin, bahwa pasukan2 Mesir itu adalah orang2 Yahudi yang diberi seragam tentara Mesir. Jadi siapapun yang menjaga perbatasan Sinai itu, selalu untuk kepentingan Israel sehingga apabila terjadi penembakan2 terhadap penjaga perbatasan Sinai, maka pelakunya adalah musuh2 Israel. Tentu yang dianggap tentara Mesir yang mati itu dirahasiakan data2 atau identitasnya karena kemungkinan justru tentara Israel yang berseragam tentara Mesir kemudian dibunuh oleh terorist yang mau menyelundup ke Israel atau ke Gaza. Israel pasti mengejar para pelakunya, bisa jadi Musri cuma cuap2 saja padahal dia terlibat dalam penembakan ini, dan kalo hal itu terbukti, maka Musri tidak akan diampuni Israel dan untuk hal ini saya ragu apabila Musri berani menentang Israel. Oleh karena itulah, Musri bertanggung jawab harus mengejar, menangkap atau membantai para pelakunya yang sudah diketahui siapa2 pelakunya maupun otak pemimpinnya. Kalau pelakunya orang2 Hamas, maka Israel tidak akan bertindak tapi kalo penembakan ini dilakukan oleh Abbas atau Musri, maka bencana akan menimpa keduanya. Ini penembakan yang bukan main2, karena menyenggol keamanan asset Israel dan siapapun yang bertanggung jawab pasti bernasib sial. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
